Home Mobil City Car Komparasi Honda Brio Satya 2016 E Manual dan Datsun GO T-Active

Komparasi Honda Brio Satya 2016 E Manual dan Datsun GO T-Active

0 4870

Honda Brio Satya 2016 vs Datsun GO T-Active, Hingga saat ini kehadiran mobil murah ramah lingkungan atau low cost and green car (LCGC) mendapat tempat tersendiri di mata masyarakat. Persaingan di segmen ini juga terbilang cukup sengit. Sejumlah produsen menghadirkan mobil LCGC untuk memikat hati konsumen. Selain itu serangkaian pengembangan turut dilakukan agar LCGC terus eksis di pasar otomotif Indonesia.

Langkah tersebut juga dilakukan Honda Prospect Motor (HPM) yang beberapa waktu lalu meluncurkan Honda Brio Satya facelift. Mobil ini dirilis di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016. Tidak hanya tampilan luarnya saja yang berubah menjadi lebih memikat. Honda juga membenamkan fitur mewah di sisi interior, yakni Digital A/C.

Honda Brio Satya E dengan transmisi manual bersaing dengan Datsun GO Panca T-Active yang merupakan varian tertinggi model GO Panca. Berikut adalah komparasi kedua mobil LCGC tersebut, sebagaimana dilansir dari Carbay:

Desain bodi

Pertama-tama mari kita bahas desain bodinya. Untuk Brio Satya hadir dengan tetap mempertahankan desain double triangle form, sama seperti model sebelumnya. Hanya saja Honda memberikan perbedaan pada bagian grille depan yang didesain dengan konsep solid wing berwarna hitam.

Selain itu Brio Satya facelift mengusung bumper depan yang lebih modern, dan pelek alloy dengan palang model baru berdiameter 14 inci. Sementara tampilan belakangnya juga tampak berbeda dengan rumah lampu belakang yang dominan dengan aksen mika berwarna merah.

Sementara rivalnya, GO T-Active dirancang dengan bentuk yang mirip GO+. Hanya saja dimensinya dibuat lebih pendek, namun lebih mengedepankan nuansa sporty. Kesan ini terlihat dari penyematan beberapa part seperti spoiler, body add-on kit pada bagian depan, side skirt dan belakang yang menjadi kelengkapan standar pada varian ini.

Hanya saja GO T-Active mengandalkan pelek dan ban 13 inci. Namun pemilik dapat menggantinya dengan ukuran R15 yang tersedia di aksesoris resminya.

Datsun GO T-Active 2016 Indonesia

Untuk dimensinya, Honda Brio Satya tipe E memiliki panjang bodi yang lebih pendek 175 mm dari GO T-Active. Brio Satya memiliki panjang 3.610 mm, dengan lebar 1.680 mm, tinggi 1.485 mm dan sumbu roda 2.345 mm. Sementara GO T-Active memiliki panjang 3.785 mm, lebar 1.635 mm, tinggi 1.485 m dan sumbu roda 2.450 mm. Menariknya, bobot Datsun GO T-Active jauh lebih ringan dari Brio Satya, yakni 785 kg. Sementara LCGC andalan Honda itu memiliki bobot hingga 930 kg.

Interior

Kini beralih ke sisi interior, Honda Brio Satya facelift menawarkan nuansa yang lebih segar. Perbedaan signifikan terlihat pada bagian dashboard yang dibuat menyerupai milik Honda Jazz yang lebih sporty dan modern. Desain ini juga diaplikasikan pada dua model lain, yakni Honda Mobilio dan BR-V. Selain itu, salah satu daya tarik utama dari mobil Honda ini adalah hadirnya fitur pengaturan pendinginan udara secara digital. Fitur ini disematkan di bagian tengah dashboard.

Sementara itu, GO Panca T-Active hadir dengan kesan simpel dan praktis. Nuansa tersebut hadir melalui desain dashboard yang dirancang minim lekukan dan campuran aksen. Dashboard ini sama seperti yang terdapat pada GO+ Panca. Agar kesan praktis lebih terasa, Datsun menyematkan rem tangan model tarik dengan tuas persneling di bagian dashboard. Selain itu terdapat pula glove box, hanya saja Datsun tidak melengkapinya dengan penutup.

Meski nuansa kedua mobil tersebut berbeda, baik Brio Satya facelift maupun GO T-Active sama-sama dapat memuat hingga lima orang penumpang. Selain itu ruang bagasi keduanya juga cukup mumpuni. Kedua pabrikan juga membekalinya dengan fitur hiburan, seperti headunit JVC. Akan tetapi tipenya tidak serupa, GO T-Active mengusung model 1DIN yang dapat dimanfaatkan untuk radio, USB dan AUX in. Sementara Honda Brio Satya mengandalkan 2DIN yang memiliki kemampuan untuk memutar CD dan dapat tersambung dengan iPod atau iPhone.

Mesin

Honda Brio Satya dipersenjatai dengan dapur pacu 4-silinder yang dilengkapi dengan teknologi i-VTEC. Honda mengklaim, berbekal teknologi tersebut mesin berkapasitas 1.2 liter itu dapat menyajikan performa yang maksimal dan tetap irit bahan bakar.

Mesin tersebut dapat menghembuskan daya hingga 90 PS dengan torsi maksimum 110 Nm. Tenaga yang dikeluarkan mesin disalurkan ke roda melalui transmisi manual lima percepatan. Jika melihat data spesifikasinya, performa mobil ini sama dengan Brio RS yang menjadi varian tertinggi Honda Brio versi city car.

Sementara kompetitornya, Datsun GO T-Active mengandalkan mesin 3-silinder yang memiliki kapasitas sebesar 1.2 liter. Datsun mengklaim, mesin berkode HR12DE itu sudah mengusung teknologi mesin mobil balap. Dengan begitu tenaga dan torsi yang dapat ditorehkan menjadi lebih maksimal. GO T-Active memiliki tenaga maksimum sebesar 68 PS dengan torsi sebesar 104 Nm. Untuk sistem perpindahan giginya, Datsun membenamkan transmisi manual lima tingkat percepatan.

Meski performa GO T-Active lebih rendah, berat kosongnya jauh lebih ringan dari Brio Satya. Hal tersebut memberikan dampak berupa distribusi pembagian tenaga dan bobot yang berselisih sangat tipis, yaitu 0,01 kW/kg.

Fitur dan garansi

Mengingat harganya yang tidak berbeda jauh, maka perlu dipertimbangkan pula kelengkapan fitur dan garansinya. Kedua mobil ini ditawarkan dengan sejumlah fitur unggulan. Untuk Brio Satya E facelift sudah dilengkapi dengan ECO indicator. Fitur ini dapat memberikan panduan real-time kepada pengemudi seputar berkendara hemat BBM

Di samping itu Honda menyematkan lampu kabut yang memberikan penerangan maksimal saat cuaca tidak bersahabat. Untuk penunjang keselamatan, mobil ini mengusung fitur dual airbag yang akan melindungi pengemudi dan penumpang di baris pertama.

Sementara Datsun GO Panca T-Active hadir dengan fitur parking sensor yang dapat mendeteksi benda di belakang saat melakukan parkir mundur. Selain itu ada fitur follow me home. Fitur ini akan menghidupkan lampu depan mobil untuk menerangi jalan saat pemilik membuka pintu atau berjalan menuju rumah. Disematkan pula fitur immobilizer yang membuat mobil lebih aman. Sebab mesin tidak akan hidup jika tidak menggunakan anak kunci asli. Datsun juga menyertakan airbag untuk pengemudi.

Sementara untuk garansi, Datsun menawarkan jaminan perlindungan kepada pemilik GO T-Active dengan jangka waktu 3 tahun atau 100.000 kilometer, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu. Sementara Brio Satya E transmisi manual juga ditawarkan dengan durasi garansi yang sama. Hanya saja Honda memberikan tambahan berupa perpanjangan layanan jaminan hingga 2 tahun atau 40.000 kilometer setelah masa garansi standar habis dengan penambahan sejumlah biaya dan memenuhi syarat dan kondisi yang ditetapkan.

Warna dan harga

Untuk masalah harga, menurut situs resminya New Honda Brio Satya E manual dilepas dengan harga Rp 134,6 juta. Sementara Datsun GO Panca T-Active dibanderol seharga Rp 110,6 juta.

Honda menawarkan LCGC andalannya dalam enam pilihan warna, antara lain Crystal Black Pearl, Taffeta White, Modern Steel Metallic, Briliant Super Blue Metallic, Lunar Silver Metallic dan Rally Red. Sedangkan Datsun GO T-Active tersedia dalam lima pilihan warna, yakni black, white, jade, grey dan silver.

Source: datsun vs brio, datsun go panca t active sv, Datsun go t active sv, datsun go vs brio, honda brio vs datsun go, datsun go vs honda brio, brio vs datsun, datsun go t active, datsun go vs agya vs brio satya, brio satya vs datsun go panca, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply