Home Komparasi Komparasi Lengkap Toyota Sienta Indonesia dan Avanza Veloz 2016

Komparasi Lengkap Toyota Sienta Indonesia dan Avanza Veloz 2016

0 3445

Toyota Sienta Indonesia vs Avanza Veloz, Toyota Sienta menjadi produk MPV baru bagi PT Toyota Astra Motor (TAM). Mobil ini diposisikan di antara Toyota Avanza dan Toyota Kijang Innova. Meski harga belum diumumkan secara resmi, Sienta akan dijual dengan kisaran harga Rp 230 juta sampai Rp 295 juta. Melihat harga tersebut, Toyota Sienta tampaknya akan mengganggu penjualan Grand New Veloz yang menjadi varian tertinggi Avanza dan All New Kijang Innova varian terendah.

Namun pihak Toyota meyakini keberadaan mobil baru tersebut tidak akan mengganggu model MPV lain seperti Innova dan Avanza.

“Segmentasinya ada. Irisan tidak akan bisa dihindari. Tapi major segmen terbentuk. Kita punya Veloz akan kena, Kijang tipe E pasti kena. Tapi dia akan tetap ada segmennya,” kata Agus Prayitno, Chief Executive Auto2000, sebagaimana dilansir DetikOto beberapa waktu lalu.

Secara kasat mata, sudah dapat dilihat perbedaan antara Toyota Sienta dan Avanza. Namun, untuk lebih jelasnya kali ini akan dibandingkan varian Sienta E dengan transmisi manual enam percepatan dan Grand New Veloz transisi otomatis empat percepatan.

Desain

Melihat desain eksterior, keduanya tampak jelas berbeda. Toyota Sienta mengusung desain yang segar dan modern. Mobil yang sebelumnya dipasarkan di Jepang ini hadir dengan beberapa sentuhan aksen hitam yang membuatnya terlihat sporty.

Di bagian depan terdapat grill trapezoidal yang serupa dengan milik Grand New Veloz. Desain tersebut mempertegas bahasa desain ‘keen look’ khas Toyota. Sementara tampilan belakang juga tak kalah menarik. Sementara untuk Grand New Veloz yang sudah hadir di Indonesia sejak 2004 sudah memiliki fitur lampu kabut sebagai kelengkapan standar. Kemungkinan Toyota Sienta tidak akan mendapat lampu kabut tersebut.

Toyota Sienta mengusung lampu depan dan belakang yang didesain tajam. Sementara moncong depan yang dibuat rendah menghadirkan kesan MPV modern. Pabrikan mobil asal Negeri Bunga Sakura ini merancang Toyota Sienta dengan platform monokok, sama seperti yang digunakan model hatchback Toyota Yaris.

Berbeda dengan Grand New Veloz yang mengandalkan Chassis ladder frame. Alhasil tampilannya tetap mempertahankan karakter MPV tradisional. Masing-masing platform ini memiliki kelebihan tersendiri. Untuk platform milik Sienta mengedepankan kenyamanan dalam berkendara. Sedangkan Veloz lebih unggul dalam hal ketangguhan dan daya tahan.

Toyota Grand New Veloz 2016 Indonesia

Toyota Sienta juga memiliki dimensi yang sedikit lebih besar dari saudaranya. Mobil keluarga ini mempunyai panjang 4.235 mm, dengan lebar 1.695 mm dan tinggi 1.695 mm. Sementara untuk Veloz memiliki panjang 4.200 mm, lebar 1.660 mm dan tinggi 1.695 mm. Hanya saja untuk ground clearance atau jarak bebas ke tanah, Veloz lebih tinggi. Mobil ini memiliki ground clearance 200 mm, sementara Sienta hanya mencapai 170 mm.

Toyota Sienta menawarkan kenyamanan yang lebih baik dengan pintu geser sama seperti rivalnya, Honda Freed. Pintu geser ini akan memberikan kemudahan kepada penumpang untuk masuk dan keluar kabin. Lalu untuk Veloz hadir dengan pintu konvensional.

Di sektor kaki-kaki, Sienta E M/T masih mengandalkan pelek baja dengan penutup plastik sebagai standarnya. Tipe ini dibekali dengan pelek berdiameter 15 inci yang dilapisi ban berukuran 185/60 R15. Sedangkan untuk Grand New Veloz yang memang diposisikan sebagai varian tertinggi dibekali dengan pelek alloy berdesain baru yang sporty. Pelek ini berukuran 15 inci dan dipadukan dengan ban berukuran 185/65 R15.

Kabin

Beralih ke bagian kabin, kedua MPV andalan Toyota ini sama-sama menawarkan kabin dengan daya muat tujuh penumpang berkonfigurasi 2-3-2. Untuk mengakses bangku baris ketiga, Veloz dan Sienta dibekali dengan tuas on touch tumble. Fitur ini memungkinkan bangku kedua terlipat otomatis dengan mengungkit satu tuas. Dengan ground clearance yang lebih rendah, masuk baris ketiga Sienta terasa lebih mudah dibandingkan dengan Veloz.

Toyota Sienta masih memiliki kelebihan lain yang terletak di bangku baris ketiga. Bangku baris terakhir ini dapat dilipat hingga tersembunyi di bawah bangku baris kedua. Yang perlu dilakukan adalah mengangkat bangku baris kedua, lalu melipat bangku baris ketiga dua kali hingga berada di bawah bangku baris kedua. Lalu dirikan kembali bangku baris kedua.

Hanya saja proses pelipatan ini sedikit tidak terlalu praktis lantaran melibatkan baris kedua. Beda dengan Grand New Veloz yang bangku baris ketiganya terbagi 50:50. Cara melipatnya tidak berbeda dengan model pendahulunya. Yakni dengan cara melipatnya ke depan dan disandarkan ke bangku baris kedua. Proses pelipatan dapat dilakukan dengan cepat meskipun ruang bagasinya tidak selapang milik Sienta.

Berpindah ke baris terdepan, Toyota membekali Sienta dengan dashboard dua tingkat berdesain menarik dan modern. Sedangkan Veloz masih mempertahankan desain yang ada pada generasi pendahulunya. Hanya saja Toyota menambahkan aksen aluminium yang membuatnya tampak lebih segar.

Kedua mobil ini menawarkan kabin dengan balutan warna hitam di bagian dashboard dan trim pintu. Setir kemudi Veloz dilapisi material kulit yang nyaman untuk digenggam. Di samping itu disematkan pula tombol pengatur sistem audio di sebelah kiri. Sedangkan Sienta tipe E belum dilengkapi fitur tersebut.

Untuk sistem audio, Veloz mengandalkan head unit layar sentuh berukuran 6,1 inci. Head unit ini dapat dihubungkan dengan ponsel. Sementara Sienta varian terendah hanya dilengkapi head unit double-din sebagai fitur standar. Untuk mengontrol kesejukan di dalam kabin, kedua mobil ini masih mengandalkan tombol AC analog model putar.

Mesin

Toyota Sienta dan Grand New Veloz mengusung mesin berkode 2NR. Perbedaan keduanya terletak pada sistem penggerak yang dipakai. Toyota Sienta memakai sistem penggerak roda depan, dengan dukungan mesin 2NR-FE berkapasitas 1,5 liter. Sedangkan Grand New Veloz menggunakan sistem penggerak roda belakang yang dikombinasikan mesin 2NR-VE 1,5 liter.

Keduanya sudah dilengkapi dengan teknologi Dual VVT-i. Hanya saja tenaga yang dihasilkan berbeda antara Sienta dan Veloz. Toyota Sienta sanggup menghembuskan daya sebesar 107 ps pada 6.000 rpm dengan torsi maksimum 140 Nm. Untuk Grand New Veloz dapat melontarkan tenaga hingga 104 ps pada putaran mesin 6.000 rpm dengan torsi 136 Nm.

Untuk Veloz 1.5 A/T dibekali dengan transmisi otomatis empat percepatan. Sedang Sienta E M/T mengusung transmisi manual enam percepatan. Hanya saja, Sienta yang mengusung penggerak roda depan memiliki kelebihan dalam hal efisiensi bahan bakar. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya mekanisme tambahan yang menghilangkan daya dari mesin ke roda penggerak.

Sementara Veloz masih harus menyalurkan tenaga untuk memutar poros penggerak dari mesin di roda depan ke roda di belakang. Akan tetapi transmisi otomatis yang dibenamkan pada mobil ini membuatnya lebih handal saat melintasi jalanan di kota besar. Lain halnya dengan Sienta yang lebih cocok untuk menempuh perjalanan jarak jauh dengan berbekal transmisi manual 6-percepatan.

Secara keseluruhan, Grand New Veloz 1.5 A/T dan Sienta E M/T memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kendati demikian beberapa informasi di atas dapat digunakan sebagai gambaran sehingga dapat menentukan mana yang lebih cocok.

Source: sienta vs veloz, toyota sienta vs avanza, ground clearance sienta indonesia, toyota sienta vs avanza veloz, penggerak veloz, new veloz 2017 vs sienta, perbedaan sienta vs avanza, pilih avanza veloz 1 5 atau sienta tipe q, sienta vs avanza, perbedaan sienta dengan avanza, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply