Wednesday, May 11th, 2016 - Motor, Oto Rubrik
Selamat Datang, Di situs Indonesiautosblog yang mengulas berbagai informasi terkait dengan dunia otomotif baik dari roda empat ataupun roda dua yang mungkin Anda butuhkan. Seperti yang kami ulas secara detail pada artikel berikut di bawah ini, Fungsi Tabung pada Shockbreaker Motor, Jangan Sampai Salah.

Fungsi Tabung pada Shockbreaker Motor, Tak jarang kita jumpai sepeda motor yang menggunakan shockbreaker lengkap dengan tabung di bagian ujungnya. Umumnya, shockbreaker semacam ini diproduksi oleh produsen suku cadang sebagai pilihan alternatif yang dapat dibeli pemilik roda dua. Banyak orang yang menyebut komponen tersebut dengan istilah shockbreaker model gas. Yang terlintas dipikiran, oli di dalam shockbreaker tersebut digantikan fungsinya dengan gas. Yang menjadi pertanyaan, benarkah anggapan tersebut?

Menurut laporan Bikesindia, sebagaimana dilansir Viva, shockbreaker biasa memang mengandung oli. Oli ini memiliki peran tersendiri, yakni untuk mengembalikan shockbreaker ke keadaan semula. Bila tidak ada oli, per suspensi akan terus memantul tanpa jeda.

Hanya saja, saat peranti peredam kejut tersebut bekerja terus-menerus seperti ketika melakukan perjalanan ke luar kota, maka ada senyawa oli yang memisah dan membentuk gelembung busa. Jik hal tersebut terjadi, kemampuan oli untuk meredam gerak naik dan turun per menjadi berkurang.

Agar hal tersebut bisa diatasi, produsen shockbreaker memasang tabung kecil berisi gas. Tabung ini memiliki tugas untuk membuat tekanan oli selalu tinggi dan mencegah timbulnya gelembung busa. Dengan demikian, fungsi gas di dalam tabung kecil tersebut bukan untuk mengganti peranan oli, melainkan membantu menjaga fungsinya.

Biasanya, pemilik motor yang memakai shocbkreaker tabung akan merasa tingkat kekerasannya lebih tinggi dari shockbreaker biasa. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah. Hanya saja, bukan redamannya yang lebih keras, namun adanya gas membuat kinerja shockbreaker tersebut menjadi lebih responsif.

Oleh karenanya, shockbreaker tabung lebih cocok digunakan oleh pengendara yang membutuhkan respon maksimal, misalnya saat turun lintasan balap untuk beradu kecepatan. Dengan respon yang cepat, ban tidak akan kehilangan cengkeram pada aspal.

Related Posts

KLIK (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

INDONESIAUTOSBLOG

×