Home Motor Kelebihan dan Kekurangan Shock Upside Down

Kelebihan dan Kekurangan Shock Upside Down

0 1253

Kelebihan dan Kekurangan Shock Upside Down, Hingga saat in suspensi depan yang banyak digunakan pada sepeda motor adalah suspensi teleskopik konvensional. Namun suspensi tersebut bukanlah satu-satunya peranti peredam kejut yang dikenal di kalangan pecinta roda dua.

Ada suspensi jenis lain yang juga tak kalah terkenal, yakni shock upside down. Suspensi ini biasanya banyak diaplikasikan pada sepeda motor berperforma tinggi. Meski demikian ada pula motor sport standar yang juga mengusung suspensi ini. Yamaha Xabre adalah salah satunya.

Shock upside down dirancang dengan posisi inner tube atau pipa kecil berada di bagian bawah. Sedangkan outer tube atau pipa besar berada di atasnya. Dengan begitu, tampilannya seperti suspensi konvensional yang dibuat terbalik.

Suspensi ini memiliki kelebihan dan kekurangan bila dibandingkan dengan suspensi konvensional. Dikutip dari Liputan6, Tovan, mekanik Bengkel Shock di kawasan Bogor, Jakarta Timur mengungkapkan, kelebihan suspensi jenis ini terasa ketika motor dikendarai dalam kecepatan tinggi.

“Umumnya kalau buat motor sport (berkecepatan tinggi), tidak goyang. Makanya memang kurang pas kalau digunakan di motor sehari-hari yang sering kena macet,” ungkapnya.

Tovan menjelaskan, hal tersebut disebabkan lantaran posisi tabung atas yang lebih besar. Posisi tersebut membuat suspensi dapat meredam lebih banyak getaran dibanding suspensi teleskopik konvensional.

Namun, kekurangan shock upside down adalah bantingan yang lebih keras, terutama saat melewati jalanan rusak. “Jadi suspensi ini agak gampang penyok dan patah,” kata Tovan.

Ia menambahkan, oleh karenanya suspensi ini tidak cocok untuk semua jenis motor. Motor yang cocok dengan suspensi upside down harus memiliki bobot yang ringan. Selain itu suspensi upside down juga memiliki harga yang lebih mahal.

“Kelemahan lainnya itu tidak semua orang bisa beli. Bayangkan saja, ada suspensi yang untuk Ducati harganya sampai Rp 48 juta. Pasangnya saja biayanya Rp 200 ribu. Padahal secara teknis sama saja dengan suspensi biasa,” ungkapnya.

Source: kelemahan usd expedition, kelebihan upside down, kelebihan shock upside down, kelebihan dan kekurangan shock usd, shock upside down, kelebihan sok expedition, kelebihan dan kekurangan shock upside down, kelebihan pakai upside down, keunggulan upside down, kelemahan upsidown, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply