Home Mobil Tips Menghindari Lubang di Jalan, Agar Perjalanan Lebih Aman

Tips Menghindari Lubang di Jalan, Agar Perjalanan Lebih Aman

0 729

Tips Menghindari Lubang Jalan, Sudah menjadi rahasia umum bahwa kebanyakan jalanan di Indonesia tidak rata dan berlubang. Hal ini menuntut para pengguna jalan untuk lebih waspada. Jalan berlubang bisa menyebabkan komponen kendaraan mengalami kerusakan. Bahkan lebih parahnya dapat menimbulkan kecelakaan.

Berikut adalah beberapa tips menghindari lubang jalan, agar perjalanan Anda lebih nyaman dan aman.

Kurang kecepatan

Saat mengendarai mobil, kurangilah kecepatan dan perlambat laju kendaraan saat melihat ada lubang di depan. Agar hal ini bisa dilakukan, hindari menguntit mobil di depan supaya Anda dapat melihat lubang dengan jelas.

Usahakan untuk tidak mengurangi kecepatan secara mendadak. Hal tersebut dapat mengagetkan pengendara mobil yang ada di belakang Anda. Hindari juga mengerem kuat saat ban memasuki lubang. Sebab hal ini akan memperkuat benturan antara pelek, ban dan pinggir lubang. Disarankan untuk menginjak rem secara bertahap hingga sesaat sebelum ban menerjang lubang dan langsung melepas dengan cepat pedal rem.

Lihat kedalaman lubang

Sebelum melewati lubang, perkirakan bagaimana kedalaman dan kondisi lubang yang akan dilewati. Anda dapat menjadikan mobil di depan sebagai patokan untuk melakukan pengukuran kedalaman lubang tersebut. Bila terlalu dalam, ambil sisi lain secara perlahan dari garis yang akan dilalui. Jika memungkinkan, tempatkan lubang tepat di antara roda mobil.

Tips Cara Menghidari Jalan Berlubang 2

Perlu Anda ingat, waspadai kendaraan lain saat melakukan manuver menghindar. Hal ini dapat Anda lakukan dengan memantau kondisi di sekitar mobil secara berkala. Dengan begitu Anda memiliki referensi seberapa jauh mobil dapat bermanuver.

Posisi mengemudi

Ketika melalui jalan berlubang, pastikan posisi mengemudi Anda sudah mantap. Artinya, Anda duduk dengan nyaman tanpa kemungkinan terpental ketika terkena guncangan. Jangan lupa kenakan sabuk pengaman agar posisi Anda lebih terjaga.

Di samping itu pastikan Anda memegang kemudi dengan kokoh. Melalui jalan berlubang dapat mempengaruhi gerak setir. Hal ini dapat membuat roda depan mobil Anda berubah Arah.

Lewati lubang secara menyeluruh

Bila mobil Anda terpaksa harus masuk ke lubang, lewatilah secara perlahan dan biarkan seluruh permukaan telapak ban masuk ke lubang. Dengan begitu mobil akan terhindar dari resiko kerusakan ban, khususnya kerusakan dinding ban. Pasalnya dinding ban tidak dirancang sekuat bagian telapaknya. Cara ini juga dapat menjaga mobil agar tetap terkendali.

Akan tetapi jika lubang ternyata cukup dalam dan lebar, jangan memaksakan untuk melaluinya. Sebab dikhawatirkan diameter ban dan ground clearance mobil tidak memadai. Hal tersebut justru dapat merusak bodi mobil.

Saat terlanjur melalui lubang dengan keras, ada beberapa teknik yang bisa Anda pakai untuk meminimalisir kerusakan yang lebih parah. Salah satunya adalah dengan mengecek kondisi ban. Jika terlihat sedikit kempis, segera menepi saat mendapat lokasi aman untuk mengganti ban. Penggantian ini dilakukan untuk mencegah kerusakan pada pelek.

Jika kondisi ban tidak kempis, periksa kondisi pelek mobil. Pelek yang rusak dapat menyebabkan ban kempis pada perjalanan berikutnya.

Cermati gerakan mobil apakah mengarah ke satu sisi tanpa Anda mengubah arah setir. Permasalahan tersebut dapat terjadi karena berubahnya alignment roda. Untuk mengatasinya perlu melakukan pengaturan ulang.

Demikian adalah tips aman menghindari lubang di jalan. Dengan beberapa tips ini, perjalanan Anda akan lebih aman dan nyaman. Yang tak kalah penting adalah jaga kesehatan Anda selama mengemudi. Jangan paksakan diri untuk mengemudi jika sudah lelah. Keselamatan pengguna tentu menjadi yang utama bukan.

Source:

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply