Home Mobil Tips Rotasi Ban Mobil, Lakukan Setiap 2.000 Km

Tips Rotasi Ban Mobil, Lakukan Setiap 2.000 Km

0 174

Tips Rotasi Ban Mobil, Agar performa mobil tetap prima dan nyaman ketika dikendarai, pemilik tidak boleh melewatkan perawatannya. Perawatan mobil harus dilakukan secara berkala untuk menjaga komponen agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Salah satu perawatan yang biasa dilakukan pemilik mobil adalah merotasi ban.

Hanya saja tak jarang pemilik mobil yang mengabaikan hal ini. Padahal rotasi ban mobil perlu dilakukan. Dengan merotasi ban secara rutin, tingkat keausan setiap ban baik depan maupun belakang tetap sama. Dengan begitu ban dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Dikutip dari DetikOto, Zulpata Zaenal, Manager Proving Ground Bridgestone Tire Indonesia menganjurkan untuk melakukan rotasi ban setiap 2.000 kilometer. Jarak tersebut disesuaikan dengan kondisi jalanan Indonesia yang sebagian besar kurang bagus.

“Karena jalanan sekarang kita kurang bagus sekarang, kita sarankan minimal per 2.000 km sudah dirotasi. Itu minimal, kalau ada indikasi aus tidak rata, cepat pindahkan (rotasi ban),” ungkapnya.

Zulpata menerangkan, merotasi ban dapat dilakukan dengan memindahkan ban depan ke belakang dan begitu juga sebaliknya. Artinya, ban kanan depan dapat ditukar dengan ban kanan belakang dan ban kiri depan bertukar posisi dengan ban kiri belakang.

“Searah saja, karena kalau searah mau bannya one direction, mau bannya asimetrik, mau ban konvensional, tidak masalah,” kata Zpata.

Di samping melakukan rotasi, pemilik mobil juga dianjurkan untuk melakukan spooring. Spooring adalah meluruskan kembali kedudukan keempat roda mobil. Dengan demikian, ban tetap dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Melakukan spooring disarankan setiap 5.000 km.

Jika ingin mengetahui tingkat keausan ban, pemilik mobil dapat melihat di tread wear indicator (TWI) pada ban. Biasanya terdapat gambar segitiga di dinding ban atau semacam gundukan di sela-sela ulir ban.

“Kalau misalnya ban kita pakai terus, sampai ban habis dan rata dengan TWI, berarti itu sudah tidak direkomendasikan jalan di basah,” terang Zulpata.

“Jadi, tidak ada bahwa umur ban itu sekian tahun. Tapi lihat dari ketinggiannya. Ketinggiannya kalau masih mumpuni, masih bisa digunakan. Kecuali ada cacat, misalnya pinggirannya sobek, atau benjol itu perlu diganti,” tambahnya.

Source: ban mobil sedang dibuka, jangka waktu rotasi ban mobil, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply