Home Mobil MPV 5 Fitur Tersembunyi Toyota Calya 2016 Indonesia

5 Fitur Tersembunyi Toyota Calya 2016 Indonesia

0 567

Toyota Calya 2016 Indonesia, Pasar Low cost green car (LCGC) semakin memanas dengan kehadiran Toyota Calya dan saudara kembarnya, Daihatsu Sigra. Keduanya hadir untuk melawan Datsun GO+ panca di kelas LCGC tujuh penumpang. Berstatus sebagai mobil murah ramah lingkungan, harga Calya tentu terjangkau.

Untuk tipe termahal (G A/T) Toyota Astra Motor ‘hanya’ mematoknya dengan harga Rp 150 juta. Walaupun harganya tergolong terjangkau untuk ukuran MPV, mobil Toyota terbaru ini tetap mengusung fitur-fitur yang dapat menghipnotis konsumen di Tanah Air. Terbukti dengan larisnya Toyota Calya sesaat setelah diluncurkan. Bahkan mobil ini sempat menggeser tahta Toyota Avanza yang selama ini dinobatkan sebagai mobil terlaris di Indonesia.

Meski begitu ada beberapa kekurangan yang ada pada Calya. Seperti tidak adanya lampu rem tengah. Di samping itu pergerakan transmisi dirasa terlalu ringan. Alhasil pengemudi sering kebablasan ketika menggerakkan tuas transmisi. Terlepas dari hal tersebut, Toyota Calya tetap menarik untuk dibeli dengan bekal fitur-fitur yang memikat.

Spesifikasi singkat

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Toyota Calya memiliki fitur yang menarik hati. Fitur yang ditawarkan cukup lengkap, bahkan bisa dikatakan mobil ini memiliki seluruh kelebihan LCGC kompetitor.

lcgc-toyota-calya-2016-indonesia-2

Toyota merancang Calya dengan platform A buatan Daihatsu yang biasa dipakai untuk mobil-mobil kecil. LCGC 7-penumpang ini mengandalkan mesin berkapasitas 1,2 liter 4-silinder. Pabrikan mobil ternama asal Negeri Bunga Sakura itu juga sudah memadukan mesin tersebut dengan teknologi Dual VVT-i untuk mengatur waktu pengapian.

Diusungnya mesin 4 silinder bukan tanpa alasan. Jika kita melihat LCGC model hatchback, Honda Brio Satya juga mengusung mesin serupa dengan dukungan VTEC. Hal inilah yang menarik banyak konsumen untuk membeli mobil tersebut. Sementara rivalnya, seperti Agya, Ayla, Go Panca dan Karimun Wagon R masih mengandalkan mesin 3-silinder. Perlu diketahui, mesin 4-silinder dikenal lebih bertenaga dan minim getaran sehingga nyaman untuk dikendarai harian.

Guna menunjang pengendalian, Toyota Calya mempunyai suspensi independen di keempat roda, plus stabilizer. Untuk Calya tipe G, stabilizer terdapat pada bagian depan dan belakang. Dengan begitu pengendalian tetap mumpuni di segala medan.

Lantas bagaimana dengan fiturnya? Untuk masalah fitur, kami sempat membahasnya pada artikel sebelumnya.

Baca juga: Detail dan Fitur Toyota Calya 2016 Indonesia

Namun selain fitur-fitur yang terdapat pada brosur, Toyota Calya juga memiliki fitur tersembunyi yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang. Untuk lebih jelas, berikut adalah 5 fitur tersembunyi Toyota Calya, sebagaimana dilansir dari laman Oto:

Blinker

Fitur pertama yang dapat ditemui pada MPV murah Toyota ini adalah blinker atau lampu sein. Ketika tuas ditekan setengah, maka lampu akan berkedip sebanyak tiga kali. Fungsinya adalah untuk memberikan informasi kepada pengendara lain bahwa kita akan berpindah jalur.

lcgc-toyota-calya-2016-indonesia-3

Fitur yang satu ini dinilai sangat bermanfaat. Sebab tidak sedikit pengemudi yang pindah jalur dengan menyalakan lampu sein namun lupa untuk mematikannya. Hal tersebut tentu membuat pengemudi di sekitarnya bingung. Kondisi tersebut juga cukup membahayakan keselamatan.

Sebenarnya fitur ini sudah ada pada mobil premium asal Eropa. Namun untuk kelas LCGC, hanya Calya saja yang memiliki fitur tersebut. Bahkan model sedan Toyota Camry yang dipasarkan di Indonesia juga belum mempunyai fitur tersebut. Hal ini merupakan bagian dari standarisasi fitur tersebut untuk seluruh line up Toyota yang terbaru.

Auto Cut-off

lcgc-toyota-calya-2016-indonesia-4

Ketika pengemudi meninggalkan kendaraan, seringkali ia lupa untuk mematikan lampu. Untuk itulah fungsi fitur auto cut-off. Fitur ini akan mematikan lampu secara otomatis beberapa detik setelah pintu ditutup.

Sekilas fitur ini terdengar sederhana dan sepele. Namun sering terjadi aki tekor hanya karena sang pengemudi lupa untuk mematikan lampu utama. Terlebih pengguna mobil LCGC ada yang masih awam dengan mobil. Untuk fitur ini, Anda tidak akan menjumpainya pada brosur. Namun tim teknis TAM menyebutkan bahwa fitur tersebut tercantum pada buku manual.

Pengaturan jok tengah

lcgc-toyota-calya-2016-indonesia-5

Pada brosur tertulis bahwa pelipatan kursi baris kedua Toyota Calya menggunakan sistem one touch tumble. Dalam bahasa Indonesia, artinya cukup satu tuas untuk melipat kursi. Fitur ini merupakan metode untuk memberikan akses ke kursi baris belakang.

Khusus untuk Toyota Calya, sandaran kursi tengahnya dapat diatur. Di samping itu posisi maju dan mundur untuk memberikan ruang kaki penumpang juga dapat disesuaikan menurut kebutuhan. Hanya saja hal tersebut akan mempengaruhi ruang kaki untuk kursi baris ketiga.

Namun jika diatur sekadarnya, ruang kaki kursi paling belakang bisa optimal. Namun optimal dalam artian mempertimbangkan ruang kabin sebuah mobil MPV kompak. Jangan membandingkannya dengan Toyota Avanza maupun Innova yang memiliki kabin lebih besar.

Rear air circulator

lcgc-toyota-calya-2016-indonesia-6

Fitur yang satu ini dapat ditemui di plafon mobil. Fungsinya adalah untuk menghembuskan udara dari depan ke belakang. Umumnya MPV yang dipasarkan di Indonesia mengandalkan double blower untuk menghembuskan udara ke belakang. Namun pada Calya, Toyota menggantinya dengan air circulator. Hal ini bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan pengguna.

Yang menjadi kelebihannya, air circulator hanya menghisap udara dari depan dan menghembuskannya ke belakang. Tidak seperti double blower yang memerlukan kompresor. Dengan begitu, kelegaan kabin tidak akan terganggu karena tidak adanya kompresor tambahan. Selain itu mesin juga bekerja lebih ringan dan lebih hemat bahan bakar.

Hal ini bisa jadi merupakan cara Toyota agar mesin tidak terbebani. Perlu diketahui, dengan kapasitas yang hanya 1,2 liter, mesin Calya memiliki tenaga sebesar 88 PS. Dengan begitu akan cukup memberatkan jika dibebani dengan AC tambahan.

Bluetooth audio

lcgc-toyota-calya-2016-indonesia-7

Fitur yang satu ini tidak tercantum pada brosur yang disediakan oleh dealer. Padahal fitur ini bisa menjadi senjata Toyota Calya untuk bersaing dengan rivalnya. Sebab model LCGC lain tidak memiliki fitur tersebut.

Yang menjadi catatan adalah head unit yang tampak sedikit jadul seperti head unit mobil keluaran lama. Bagi sebagian orang head unit Toyota Calya tidak menarik. Namun setidaknya Toyota menutupi kekurangan tersebut dengan kemampuan konektivitas Bluetooth. Dengan fitur ini Anda dapat menghubungkan head unit Calya dengan telepon genggam Anda.

Demikian adalah 5 fitur tersembunyi Toyota Calya 2016 Indonesia. Dengan mengusung fitur-fitur yang terbilang melimpah, Toyota Calya bisa menjadi ancaman bagi kompetitornya di kelas LCGC. Namun terlepas dari hal tersebut, sebelum membeli mobil jangan lupa untuk mempertimbangkannya dengan matang. Selain fitur, pertimbangkan faktor lain seperti bagaimana spesifikasi mesin, harga dan kekurangan yang ada pada mobil tersebut. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari kesalahan dalam membeli mobil.

Baca juga: 9 Permasalahan Toyota Calya-Sigra 2016 dan Solusinya

Source: toyota mobil baru, kelebihan toyota calya, bunga sakura indonesia, fitur tersembunyi calya, 5 fitur calya, kelemahan toyota calya yang tidak diketahui orang, kemampuan head unit pada calya, mobil terlaris di indonesia, plafon mobil avanza, spesifikasi calya, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply