Home Mobil Cara Menyetir Mobil Matic Bagi Pemula

Cara Menyetir Mobil Matic Bagi Pemula

0 205

Cara Menyetir Mobil Matic, Di Indonesia, banyak masyarakat yang memiliki kendaraan pribadi, baik sepeda motor ataupun mobil. Keberadaan kendaraan pribadi di Tanah Air seolah sudah tak bisa dipisahkan lagi. Mobil dipilih oleh banyak orang karena lebih praktis. Selain itu model yang ditawarkan juga beragam, sehingga konsumen bisa menyesuaikan dengan kebutuhannya.

Dilihat dari sistem perpindahan gigi, mobil terbagi menjadi dua yaitu mobil bertransmisi manual dan otomatis. Kedua jenis transmisi ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.  Saat ini mulai banyak masyarakat yang tertarik untuk memilih mobil dengan sistem perpindahan gigi otomatis. Transmisi ini dinilai tepat untuk kondisi lalu lintas perkotaan yang erat kaitannya dengan kemacetan.

Jika Anda sebelumnya merupakan pengemudi mobil manual dan ingin beralih ke transmisi otomatis, ada beberapa hal yang patut diperhatikan.  Peralihan dari transmisi manual ke otomatis tidak semudah apa yang kita duga. Sebab transmisi matic tidak hanya sekadar menginjak pedal gas dan rem. Hal inilah yang kerap kali diabaikan oleh para pengemudi.

Padahal sudah banyak kasus kecelakaan yang terjadi akibat pengemudi tidak paham betul mengenai transmisi otomatis pada mobil. Kasus yang paling sering terjadi adalah pengemudi panik ketika kaki salah menginjak pedal. Bukannya menginjak pedal rem, namun justru pedal gas yang diinjak. Oleh karena itu penting bagi pengemudi, terutama pengemudi yang awam dengan mobil matic untuk memahami lebih dulu seputar transmisi matic.

Sebenarnya belajar mobil matic akan lebih cepat bila dibandingkan dengan mobil manual. Alasannya pengemudi tidak perlu memindahkan gigi secara manual dan tidak perlu mengatur kopling untuk setiap perpindahan gigi. Pengemudi juga harus menghafal empat huruf yang terdapat pada transmisi otomatis, yakni P, R, N dan D yang dipakai untuk berjalan maju, mundur dan parkir.

tips-menyetir-mobil-matic-2

Lalu bagaimana cara mengemudi mobil matic bagi pemula? Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda pelajari, sebagaimana dikutip dari laman Oto:

Memahami transmisi otomatis

Hal yang patut Anda lakukan sebelum mulai mengemudikan mobil matic adalah mempelajari tentang transmisi otomatis secara umum. Hal ini bisa Anda lakukan dengan melihat buku manual atau mencari referensi di internet.

Perlu Anda catat, mobil bertransmisi otomatis hanya mempunyai dua pedal, yakni pedal gas dan pedal rem yang bentuknya lebih lebar dari pedal rem mobil manual. Di samping itu ada tuas transmisi yang letaknya sama dengan tuas transmisi manual. Ada pula hand brake yang sama persis dengan yang ada pada mobil manual.

Bentuk tuas transmisi otomatis bisa berbeda-beda. Ada yang tipe satu baris dengan tombol di ujung tuas untuk memindahkan gigi dan ada yang model Gate type dengan jalur berkelok. Meski berbeda-beda, pada dasarnya transmisi ini tetap memiliki huruf P, R, N dan D.

Baca juga: 3 Tips Mengemudi Mobil Aman

Huruf P artinya Parking, digunakan untuk parkir dan keempat roda terkunci tanpa perlu menarik hand brake. Sedangkan R berarti Reverse atau mundur yang berfungsi untuk memundurkan mobil. Berikutnya adalah huruf N yang artinya Neutral, sama seperti pada transmisi manual dimana gigi dalam kondisi bebas. Dan yang terakhir adalah huruf D yang berarti Drive untuk kondisi bergerak maju.

Empat huruf di atas selalu ada di tuas transmisi otomatis jenis konvensional, CVT dan dual-clutch. Namun ada sedikit perbedaan pada transmisi Auto Gear Shift (AGS) milik Suzuki Karimun Wagon R. Anda tidak menjumpai posisi P karena transmisi tersebut pada dasarnya merupakan transmisi manual dengan perpindahan robotized. Untuk beberapa mobil terdapat kode tersendiri di bawah posisi D untuk mengindikasikan gear yang diperlukan.

Misalnya tuas transmisi Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Untuk posisi Drive terdapat huruf D4 yang maksudnya adalah angka jumlah gear tersedia yaitu 4 gigi. Pada mode ini gear akan terus meningkat dari gear 1 – 2 – 3 – 4 secara otomatis. Lalu di bawahnya terdapat angka 3 yang berarti transmisi hanya akan mencapai gear 3 saja.

tips-menyetir-mobil-matic-4

Posisi tersebut akan berguna ketika pengemudi melintasi jalanan menanjak panjang yang butuh gear rendah untuk mengejar torsi. Selain itu bisa juga untuk engine brake. Sedangkan paling bawah adalah angka 2 yang berarti gear hanya akan berada di posisi gear 1 dan 2. Posisi ini dipakai ketika mobil melewati jalur yang lebih curam dan begitu juga sebaliknya.

Lantas kapan kita harus menggunakan posisi 3 dan 2? Mengenai hal ini, sebenarnya tidak ada bedanya dengan mekanisme transmisi manual. Ketika sedang mengemudi di gigi 4 lalu jalanan mulai menanjak, hal tersebut akan membuat torsi menjadi turun jika pengemudi tetap memaksakan memakai gear tersebut.

Agar torsi tetap ada untuk menanjak, maka pengemudi harus menurunkan gear ke posisi 3 atau 2. Hal ini juga berlaku pada mobil matic. Namun lebih sederhana dengan hanya memindahkan tuas transmisi tanpa perlu menginjak kopling lagi.

Transmisi otomatis Honda Mobilio juga berbeda karena memiliki huruf P, R, N, D, S dan L. hal ini dikarenakan model transmisinya merupakan Continuous Variable Transmission (CVT) yang pada dasarnya tidak memiliki gigi. Huruf S mengindikasikan Sport atau Slow yang artinya transmisi berada di rentang rasio yang lebih lebar hingga putaran mesin lebih tinggi.

Posisi tersebut berguna untuk melahap jalanan menanjak, turunan atau mendahului kendaraan di depan. Sedangkan huruf L atau Low ibarat di gear 1 saja untuk kondisi menanjak atau engine brake.

Lain ceritanya dengan Suzuki Ertiga yang dilengkapi tombol overdrive seperti mobil matic di tahun 80 dan 90-an. Apabila overdrive dalam kondisi aktif, posisi D akan beroperasi dari gear 1 sampai 4 secara normal. Apabila overdrive tidak aktif, maka gear akan sampai posisi 3 saja, sama seperti posisi 3 pada Calya-Sigra ataupun Agya-Ayla.

Tahapan mengemudi mobil matic

Untuk mengemudikan mobil matic, pertama-tama pastikan bahwa hand brake aktif dan tuas transmisi berada di posisi P. Sebab beberapa mobil tidak dapat dihidupkan jika tuas tidak berada di posisi P. Lalu hidupkan mesin dan injak pedal dengan kaki kanan ketika memindahkan tuas transmisi, diikuti melepas rem tangan. Pindahkan ke posisi D dan dilanjutkan melepas injakan pedal rem, mobil akan langsung berjalan. Biasanya Anda akan merasakan sedikit sentakan ketika memindahkan ke posisi D.

Setelah mulai berjalan, langkah berikutnya adalah sama seperti mobil manual, injak pedal gas untuk akselerasi dan injak pedal rem untuk deselerasi. Apabila Anda berhenti di lampu merah atau di tengah kemacetan, pindahkan tuas transmisi ke posisi Neutral. Jangan biarkan bertahan di posisi D. Sebab kopling dan gear akan terus menyatu yang akan menyebabkan kopling cepat aus dan panas. Cukup di N saja dan tarik rem tangan, serta tidak perlu memindahkan ke posisi P setiap berhenti.

tips-menyetir-mobil-matic-3

Yang perlu dicatat

Walaupun kaki kiri tidak dibebani dengan tugas menginjak kopling, bukan berarti Anda dibolehkan menginjak pedal rem dengan kaki kiri. Hal ini tidak boleh Anda lakukan karena instruktur mengemudi di mana pun sepakat bahwa menginjak rem dengan kaki kiri justru sangat berbahaya. Hal ini tentu ada alasan yang kuat.

Formasi kaki kanan di pedal gas dan kaki kiri di rem bisa menimbulkan kebingungan jika terjadi situasi darurat. Pengemudi yang biasa menggunakan mobil manual memakai kaki kiri untuk menginjak pedal kopling. Oleh karenanya, agar pengemudi tidak salah, jangan menginjak pedal rem mobil matic dengan kaki kiri.

Selain itu tenaga kaki kiri dan kaki kanan berbeda. Sekilas memang terlihat lebih praktis karena tidak perlu memindahkan kaki kanan dari pedal gas ke pedal rem. Akan tetapi rasa injakan berbeda antara kopling dan rem akan menyebabkan mobil berhenti mendadak. Hal ini tentu bisa menimbulkan permasalahan yang serius.

Mengerem dengan kaki kiri hanya bisa dilakukan oleh pembalap profesional dan biasanya dilakukan hanya di lintasan balap. Teknik tersebut dikenal dengan istilah heel-and-toe yang berfungsi untuk menjaga putaran mesin sambil mengerem,

Hal lain yang perlu Anda ingat adalah ketika hendak parkir paralel. Ada anggapan yang beredar bahwa mobil matic parkir tidak bisa dinetralkan. Akan tetapi hal tersebut adalah salah. Semua mobil matic dapat dinetralkan dan dapat didorong apabila dibutuhkan.

Pada tuas transmisi matik modern terdapat satu fungsi yang kerap dilupakan. Bentuknya seperti tombol atau berupa lubang bernama Shift Lock. Fungsinya adalah untuk memindahkan tuas transmisi dari posisi P ke posisi N ketika mesin mati.

Perlu dicatat, mobil keluaran baru harus berada di P dahulu agar mesin bisa mati dan mencabut kunci. Oleh karena itu ketika mematikan mesin, cabut kunci dan tekan tombol Shift Lock dan kunci tuas akan terbebas untuk dipindahkan ke N. Namun jangan aktifkan rem tangan ketika parkir paralel.

Demikian adalah cara menyetir mobil matic yang bisa Anda praktekkan. Semoga informasi yang tersaji di atas bermanfaat. Jadilah pengemudi yang santun dan mengutamakan keselamatan. Berlatihlah di tempat yang aman agar tidak mengganggu pengguna jalan lain dan tidak membahayakan diri sendiri.

Img source: http://autonetmagz.net

Source: perbedaan kelebihan dan kekurangan calya dan sigra, belajar mengendarai mobil, perbedaan mesin calya dan sigra, mengatur orang yang sedang menyetir di depan, Lampu lalu lintas yang berada di samping empat jalan berfungsi untuk mengatur lalu lintas agar tidak, kelebihan mobil mobilio dan kekurangan, fungsi transmisi ertiga matic, cara menyetir mobil manual, cara mengendarai mobil matic agya, cara mengendarai mobil matic, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply