Home Mobil 9 Penyebab Klaim Asuransi Ditolak, Cermati dan Pahami

9 Penyebab Klaim Asuransi Ditolak, Cermati dan Pahami

0 1098

Penyebab Klaim Asuransi Ditolak, Banyak orang yang memiliki kendaraan bermotor, baik mobil atau motor. Kendaraan akan memudahkan pemiliknya untuk melakukan aktivitas. Misalnya untuk pergi ke tempat kerja, liburan atau pergi ke rumah teman dan saudara.

Karena pentingnya keberadaan kendaraan, sang pemilik biasanya melakukan beragam cara untuk melindungi mobil maupun sepeda motor miliknya. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan mengasuransikan kendaraan. Bagi sebagian orang, asuransi merupakan hal wajib yang harus dilakukan oleh pemilik kendaraan. Dengan adanya asuransi, pemilik akan terbantu ketika kendaraan mengalami permasalahan, baik itu dicuri atau kecelakaan.

Hanya saja pada praktiknya banyak pemilik polis asuransi yang tidak membaca aturan dengan cermat terkait yang harus dilakukan supaya klaimnya disetujui. Hal ini diungkapkan oleh Laurentius Iwan Pranoto, Communication and Event Manager Asuransi Astra.

“Pada umumnya pemilik asuransi tidak mau membaca ketika diberikan klausul saat pertama kali melakukan perjanjian. Hal ini menyebabkan saat melakukan klaim, bisa ditolak oleh perusahaan asuransi,” kata Laurentius, sebagaimana dikutip Liputan6.

Ia menambahkan, setiap pemilik polis seharusnya memahami dengan benar. Walaupun membutuhkan waktu untuk memahami syarat yang dituliskan. Untuk diketahui, syarat tersebut ditulis dengan menggunakan bahasa hukum yang terkadang sulit untuk dimengerti banyak orang.

Agar pengetahuan Anda seputar asuransi lebih terbuka, berikut ini ada 9 alasan mengapa klaim asuransi yang diajukan ditolak oleh perusahaan asuransi, sebagaimana dirangkum Liputan6:

Batas waktu

Perlu dipahami, klaim asuransi dapat tertunda dan ditolak jika pengurusan klaim melebihi waktu yang telah ditentukan di dalam polis. Asuransi selalu menyertakan batas waktu tertentu untuk pengurusan klaim. Biasanya dilakukan dalam waktu 3 x 24 jam.

Dokumen pengemudi tidak lengkap

Pemilik polis asuransi diwajibkan mempunyai dokumen yang lengkap. Seperti fotokopi polis asuransi, fotokopi SIM dan STNK serta formulir pengajuan klaim. Tidak hanya itu saja, pemilik juga harus menyertakan surat keterangan dari polisi apabila kendaraan mengalami kerusakan berat.

Pengemudi melakukan pelanggaran hukum

Apabila asuransi yang dimiliki berjenis comprehensive, lalu mobil miliknya mengalami kecelakaan karena pemilik mengemudi secara agresif atau melanggar lalu lintas. Tindakan tersebut tentu membuat klaim ditolak. Begitu juga bila pemilik polis tidak mengantongi SIM ketika berkendara, parkir di sembarang tempat dan dalam pengaruh minuman keras ketika mengemudi.

Wilayah kejadian tidak termasuk ke dalam kontrak

Ada polis asuransi yang menyertakan klausul mengenai wilayah ke dalam kesepakatan. Klaim hanya diterima jika insiden terjadi di wilayah-wilayah tertentu. Contohnya bila mengasuransikan kendaraan di Indonesia, maka klaim hanya bisa diajukan hanya jika kecelakaan terjadi di Indonesia. Sedangkan kecelakaan di luar negeri bisa ditolak.

Tidak melaporkan tambahan aksesori

Para pemilik harus melaporkan ke perusahaan asuransi jika ingin menambah aksesori mobil, berikut lampiran nilai pertanggungan aksesori tersebut. Hal ini perlu dilakukan supaya jika terjadi klaim aksesori tersebut dapat di-cover oleh perusahaan asuransi.

Untuk penambahan NSA (Non Standard Accessories) akan dikenakan rate yang sama dengan yang dikenakan pada kendaraan dan akan dikalikan dengan nilai NSA tersebut untuk mendapatkan nilai premi yang perlu ditambahkan. Penambahan premi sebatas sisa periode yang belum dijalani.

Kerusakan terjadi merupakan awal sebelum mobil diasuransikan

Untuk poin ini, perlu dilakukan survei dan foto untuk bukti. Apabila sebelum diasuransikan mobil sudah mengalami kerusakan, maka hal ini tidak dapat diklaim.

Polis tidak dalam masa tunggu

Masa tunggu dalam asuransi dapat diartikan periode tertentu sesudah polis diterbitkan. Biaya klaim kendaraan tertanggung tidak dijamin oleh polis. Biasanya masa tunggu ini mencapai satu bulan setelah pemilik menandatangani klausul.

Kerusakan karena disengaja

Hal ini sering dilakukan oleh pemilik kendaraan agar dapat mengajukan klaim. Biasanya pemilik akan menabrakkan mobilnya ke kendaraan lain atau memukul supaya kendaraannya penyok. Hal semacam ini tentu tidak dapat diklaim. Termasuk sengaja melintasi banjir yang membuat mobil mogok karena mesin kemasukan air.

Polis sedang tidak aktif (lapse)

Dalam beberapa situasi, polis asuransi bisa berada dalam keadaan tidak aktif. Kondisi semacam ini disebut dengan istilah lapse. Jika dijumpai hal ini, perusahaan asuransi tidak akan membayar klaim asuransi yang diajukan pemilik.

Itulah 9 penyebab klaim asuransi ditolak yang dapat Anda simak dan pahami. Semoga dengan informasi di atas Anda dapat lebih berhati-hati sehingga klaim yang Anda ajukan dapat diterima perusahaan asuransi.

Source:

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply