Home Mobil Tips Mencegah Mesin Mobil Overheat dan Water Hammer

Tips Mencegah Mesin Mobil Overheat dan Water Hammer

0 224

Mesin Mobil Overheat, Mengemudikan mobil tidak selamanya mudah, sebab ada hal-hal yang perlu Anda waspadai dan pahami. Jika sembarangan, mobil justru mengalami masalah seperti mesin overheat dan water hammer.

Untuk pertama-tama, kita akan kupas lebih jauh mengenai overheat atau panas berlebih. Dilansir dari DetikOto, permasalahan tersebut terjadi lantaran adanya sistem pendinginan mesin yang tidak berfungsi secara maksimal atau tidak bekerja dengan baik.

Kejadian yang paling sering menyebabkan terjadinya engine overheat adalah kebocoran atau kerusakan radiator setelah mobil mengalami kecelakaan pada bagian depan. Dalam keadaan tersebut pengemudi masih dapat memacu mobil. Oleh karenanya, jangan memaksa menjalankan mobil setelah terjadi kecelakaan. Lebih baik periksa kondisi air radiator pada sistem pendingin dan carter oil.

Jika terdapat kerusakan atau kebocoran, segera hubungi layanan darurat. Namun apabila Anda tidak menemukan kerusakan, lebih baik bawa mobil ke bengkel terdekat. Di samping itu cek indikator temperatur yang ada di instrumen cluster. Jika temperatur naik hentikan mobil dan lakukan penderekan.

Baca juga: Penyebab Overheat Mesin Mobil

Permasalahan berikutnya adalah engine water hammer atau hydrolocking. Water hammer adalah kondisi saat mesin mobil mati mendadak karena air yang masuk ke dalam ruang bakar melalui air intake. Air ini mendapat tekanan yang sangat besar di ruang silinder oleh piston. Hal tersebut dapat membuat stang piston bengkok ring piston akan rusak, dinding silinder terluka, atau yang paling parah adalah melengkungnya head silinder.

Untuk itu ketika Anda menjumpai genangan air di jalan, pastikan ketinggian air 30 cm di bawah air intake. Dengan demikian saat Anda melalui genangan, air intake tetap aman dan tidak menyedot air. Di samping itu injak gas secukupnya dan jangan menggunakan putaran mesin tinggi supaya knalpot tidak kemasukan air.

“Cara terbaik untuk menghindari engine water hammer ini sebenarnya adalah menghindari genangan itu sendiri, apabila belum terlanjur lebih baik putar balik dan lewat jalan lain. Jangan pernah memaksa atau sengaja menerjang genangan,” kata Iwan Pranoto, Head of Communication and Event Asuransi Astra.

“Untuk itu, perhatikan selalu kondisi mesin mobil Anda, dan cara yang paling sederhana adalah dengan tidak memaksakan mesin untuk bekerja terus-menerus tanpa waktu istirahat, terlebih saat kondisi mesin sudah tidak laik jalan,” papar Iwan.

Source:

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply