Home Auto News Membaca “Status” Toyota C-HR Indonesia

Membaca “Status” Toyota C-HR Indonesia

Toyota C-HR Indonesia, Toyota C-HR Indonesia, Di samping pasar MPV, pasar LSUV (low sport utility vehicle) mulai diminati oleh masyarakat, termasuk di Indonesia. Menurut data wholesale Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan LSUV pada Januari-November 2016 menyentuh angka 108.253 unit.

Penjualan tersebut jauh lebih tinggi dibanding periode yang sama di tahun 2016. Sebagai pembanding, penjualan segmen tersebut periode Januari-November 2015 hanya menembus 67.520 unit. Itu artinya ada kenaikan sebesar 60,3 persen.

Dengan tingginya penjualan LSUV tersebut, merek-merek mobil di Tanah Air mulai tertarik untuk menghadirkan low SUV andalannya. Saat ini ada beberapa model yang bersaing di segmen ini, antara lain Chevrolet Trax, Ford Ecosport, Nissan Juke, Toyota Rush dan Daihtasu Terios. Selain itu ada pula Honda HR-V dan BR-V.

Sementara itu, kabar terhangat datang dari PT Toyota Astra Motor (TAM). Agen pemegang merek Toyota itu dikabarkan bersiap-siap untuk meluncurkan produk barunya yang akan mengisi pasar crossover. Mobil tersebut adalah Toyota C-HR yang sempat dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) tahun lalu.

Seiring munculnya kabar tersebut, beragam spekulasi muncul. Tidak sedikit yang penasaran kapan mobil Toyota terbaru itu resmi dijual di Indonesia. Di samping itu ada pula yang bertanya bagaimana mobil ini hadir, apakah diimpor atau produksi lokal. Wajar saja, sebab hal tersebut menjadi salah satu faktor penentu harga Toyota C-HR di Indonesia nantinya.

Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas bagaimana status Toyota C-HR di Indonesia nanti. Mulai dari skema produksi, segmen yang akan ditempati plus posisi harganya. Berikut adalah pembahasan yang bisa Anda simak:

Baca juga: Detail Spesifikasi Toyota C-HR 2017

Lokal atau impor?

Jika Anda penasaran apakah mobil terbaru Toyota ini akan diproduksi lokal atau diimpor, pihak TAM sudah memberikan jawabannya. Dikatakan bahwa untuk tahap awal crossover Toyota ini akan didatangkan secara utuh (completely build up/CBU). Hanya saja belum dipastikan diimpor dari negara mana C-HR untuk pasar Indonesia. Namun diprediksi akan didatangkan dari Thailand yang menjadi salah satu negara yang memproduksi Toyota C-HR.

“Tahun ini belum dimulai, rencana tahun depan tetapi masih CBU dulu,” kata Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), dikutip dari Otomania.

Ia menambahkan, Toyota ingin melihat seberapa besar pangsa C-HR jika terjun di segmen crossover Tanah Air. Apabila hasilnya menjanjikan maka mobil tersebut bisa diproduksi di Indonesia juga. Warih mengatakan setidaknya TMMIN bisa memasarkan atau memproduksi 1.000 unit per bulan agar dapat memproduksi mobil tersebut sendiri.

“Setidaknya, bisa menjual atau memproduksi 1.000 unit per bulan, baru bisa diproduksi di Indonesia,” ungkapnya.

Segmen

Toyota menawarkan beberapa pilihan mesin untuk C-HR. antara lain 1.2 liter turbo, 1.8 liter hibrida dan 20 liter. Lalu mesin mana yang akan dipilih untuk Indonesia?

Jika diperhatikan, pilihan mesin 1.2 liter turbo kemungkinan besar tidak akan dipilih. Sebab dapur pacu ini mengharuskan pemiliknya memakai bahan bakar dengan oktan tinggi yang belum begitu populer di Tanah Air. Pun demikian dengan varian 1.8 liter hibrida. Harga yang dipatok sudah pasti mahal karena teknologi hibrida yang dibawa.

Interior Toyota C-HR 2017

Interior Toyota C-HR 2017

Warih mengungkapkan Toyota C-HR ideal dipasarkan di bawah Toyota Fortuner. Jika demikian, bisa jadi LSUV ini akan mengandalkan mesin 2.0 liter. Perlu diketahui, Fortuner yang menghuni segmen SUV menengah memiliki dua pilihan mesin, yakni 2.4 liter diesel dan 2.7 liter bensin.

Di sisi lain ada spekulasi lain yang menyebutkan bahwa Toyota Indonesia sedang melobi prinsipal untuk bisa merakit C-HR dengan pilihan mesin lain. Rencana Toyota Indonesia untuk merakit lokal mobil ini juga tertulis pada situs Wikipedia. Disebutkan bahwa produksi Toyota C-HR akan dilakukan di Karawang mulai 2017.

Sementara jantung pacunya memakai mesin aluminium 1.5L 2NR-FE. Perlu diketahui, mesin tersebut sudah diproduksi lokal oleh TMMIN di Karawang untuk beberapa model, seperti Sienta, Yaris dan Vios. Hanya saja Warih belum memberikan informasi lebih lanjut.

Posisi harga

Jika muncul rumor mengenai mobil baru, sudah bisa dipastikan masyarakat juga penasaran dengan harga jualnya di samping tampilan dan spesifikasi yang dibawa. Untuk Toyota C-HR, lantaran awalnya berstatus CBU maka sudah bisa dipastikan harganya akan lebih mahal. Lain halnya jika diproduksi lokal, harga C-HR mungkin bisa lebih terjangkau.

Mengenai harga mobil Toyota terbaru ini, Warih belum bisa menyampaikannya sekarang. Akan tetapi ia berpendapat bahwa harga Toyota C-HR harus di bawah Fortuner jika ingin laris. Dengan demikian model ini bisa bersaing dengan rival sekelasnya. Menurut situs resmi Auto2000, harga Toyota Fortuner di Indonesia berkisar mulai Rp 451,2 juta sampai Rp 644,3 juta on the road Jakarta.

Seperti yang hangat diperbincangkan, Toyota C-HR digadang-gadang akan menjadi penantang Honda HR-V yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia. Di Tanah Air Honda menawarkan dua pilihan mesin untuk HR-V, yaitu 1.5 liter dan 1.8 liter.

Harga Honda HR-V versi 1.5 liter mulai dari Rp 272 juta untuk tipe S sampai Rp 330 juta untuk tipe E CVT Mugen. Sementara versi mesin 1.8 liter hanya ada dua tipe, yaitu Prestige yang dipatok Rp 377 juta dan Mugen yang dibanderol Rp 403 juta.

Apabila ingin laris dibeli konsumen, maka harga crossover Toyota itu harus di bawah Rp 450 jutaan. Mungkin Toyota bisa mengupayakan supaya banderol harga produk terbarunya itu berada di kisaran Rp 300-400 jutaan. Dengan begitu C-HR akan bisa melawan HR-V dengan harga yang kompetitif.

Interior Toyota C-HR 2017

Interior Toyota C-HR 2017

Terlepas dari berapa harga C-HR jika resmi dipasarkan di Indonesia nanti, mobil ini memiliki tawaran yang cukup menarik. Toyota merancangnya dengan membawa konsep desain seperti intan. Tampilan Toyota C-HR terlihat modern dan agresif, lengkap dengan Keen Look yang menjadi ciri khas mobil Toyota. Desain eksterior mobil yang aerodinamis dan tegas semakin menarik berkat hadirnya pelek 18 inci aluminium dengan perpaduan cat hitam dan metalik.

Interior mobil ini juga tak kalah mengesankan dengan teknologi canggih. terdapat dual-zone climate control dan speaker aktif di beberapa titik. Di samping itu di tengah dashboard terdapat layar sentuh 8 inci dan head unit yang dipadukan audio JBL 9 speaker. C-HR juga mengusung fitur smart key dengan push button start sebagai kelengkapan standar

Toyota menawarkan sederet fitur yang siap memanjakan penggunanya. Diantaranya Pre-Collision System, radar cruise control, Lane Departure Alert, Automatic High Beam dan Blind Spot Monitor. Produsen mobil raksasa asal Negeri Bunga Sakura itu juga menyematkan sistem Rear Cross Traffic Alert yang akan memudahkan pengemudi saat hendak parkir mundur. Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai spesifikasi Toyota C-HR, Anda bisa menyimak artikel kami pada tautan berikut.

Hadirnya Toyota C-HR Indonesia nanti bisa menjadi jawaban untuk konsumen, termasuk pecinta crossover yang ingin sesuatu baru. Siapkan dana Anda jika tertarik untuk membeli mobil ini.

Source:

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply