Home Auto News Detail Mesin Mobil Suzuki Ertiga Diesel Hybrid Indonesia

Detail Mesin Mobil Suzuki Ertiga Diesel Hybrid Indonesia

0 389

Mobil Suzuki Ertiga, Pasar mobil Tanah Air akhirnya resmi kedatangan MPV yang menawarkan sesuatu yang baru. PT Suzuki Indomobil Sales resmi meluncurkan Ertiga Diesel Hybrid di Indonesia. Dikatakan menawarkan sesuatu yang baru karena MPV Suzuki terbaru ini mengusung teknologi mild hybrid yang belum ada pesaingnya.

Secara tampilan, memang tidak ada perbedaan signifikan antara mobil baru ini dengan varian bensin. Hanya terlihat adanya tambahan emblem di bagian belakang. Perbedaan mencolok dari mobil ini sudah pasti pada sektor dapur pacunya. Untuk lebih jelas, berikut adalah detail mesin Suzuki Ertiga Diesel Hybrid untuk pasar Indonesia.

Spesifikasi mesin

Melansir dari Otomotifnet, ada kabar yang sempat beredar seputar mesin yang dibawa mobil ini. Konon Ertiga Diesel mengandalkan mesin yang serupa dengan Chevrolet Spin TDCi. Mobil ini juga dipasarkan di Indonesia beberapa tahun lalu.

Akan tetapi Donny Saputra, Deputy Automobile Marketing Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyanggah hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa Ertiga Diesel Hybrid mengandalkan mesin yang berbeda.

Akan tetapi jika melihat spesifikasi mesinnya tampak sangat mirip dengan MPV asal Amerika itu. MPV berlogo ‘S’ ini memiliki bore 69,6 mm x stroke 82 mm dengan kapasitas 1.248 cc. Rasio kompresinya mencapai 17,6 : 1.

Terlepas dari hal tersebut, mesin mobil ini memiliki kode D13A dan mengusung beberapa teknologi. Seperti DDiS (Diesel Direct Injection System), DOHC (Dual Overhead Cams) dan SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki).

Riecky Patrayudha, Head of Service Department PT SIS mengatakan bahwa mesin diesel tersebut sudah dilengkapi dengan turbocharger canggih layaknya mobil bermesin diesel lain seperti Chevrolet Captiva, Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner.

“Mesin diesel di Ertiga Diesel Hybrid ini bukan mesin biasa, sudah canggih karena memakai teknologi turbocharger yang sudah Variable Geometry Turbocharger (VGT) dengan boost 2,45 bar dan intercooler,” ungkapnya.

Berkat fitur dan teknologi tersebut, mesin Suzuki Ertiga Diesel Hybrid dapat menghasilkan daya sebesar 88 dk pada putaran 4.000 rpm dengan torsi puncak 200 Nm pada 1.750 rpm. Bila dibandingkan dengan mesin 4JA1 yang dibawa Isuzu Panther Grand Touring yang memiliki kapasitas 2.500 cc, maka tenaga Ertiga Diesel lebih besar 8 dk dan torsinya lebih tinggi 9 Nm dari Panther.

BBM minimal cetane 51

Meski begitu ada aturan yang harus dipatuhi oleh pemilik mobil ini. Karena teknologi mesin tergolong tinggi, maka pemilik tidak boleh memakai bahan bakar sembarangan.

“Diesel hybrid ini menggunakan cetane number 51 atau setara konsentrasi itu,” ujar Harold Donnel, Head of Brand Development & Marketing Research 4W PT SIS, dikutip dari DetikOto.

Dengan demikian, maka bahan bakar yang sesuai dengan bensin Ertiga Diesel Hybrid adalah Pertamina Dexlite yang memiliki cetane 51. Atau lebih tinggi dari itu seperti Pertamina Dex yang memiliki cetane 53 juga akan lebih baik.

“Jika melihat merek produknya kami merekomendasikan Pertamina Dex untuk penggunaan bahan bakar Ertiga Diesel,” tambahnya.

Di samping itu, Donny menambahkan bahwa garansi Suzuki Ertiga Diesel Hybrid mencakup pemakaian bahan bakar diesel dengan cetane minimal 51. “Dalam cakupan warranty kita hanya memberikan untuk cetane number 51,” ungkapnya.

Aki dengan spesifikasi khusus

Sementara aki yang digunakan MPV baru ini juga memiliki spesifikasi khusus. Kapasitas akinya mencapai 70 Ah, lebih tinggi dari spesifikasi standar mobil pada umumnya yang berada di kisaran 30-35 Ah. Hal ini tentu karena alasan tertentu juga.

Komponen elektronik pada Ertiga Diesel membutuhkan suplai listrik saat mesin dalam kondisi idle stop. Termasuk saat ISG (Integrated Starter Generator) akan menghidupkan mobil kembali. Oleh karena aki berspesifikasi khusus ini, maka Anda tidak akan menjumpai baterai Lithium Ion seperti pada mobil hybrid kebanyakan.

Suzuki Ertiga Diesel Hybrid memiliki sebutan kendaraan mild hybrid karena adanya ISG yang berfungsi sebagai motor listrik. ISG ini menggantikan alternator konvensional yang memberikan torque assist function dan idling start stop.

Hemat bahan bakar

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, mobil ini memiliki tiga komponen utama. Antara lain mesin diesel D13A, baterai khusus dengan kapasitas 70 Ah dan Integrated Starter Generator (ISG). Ketika berkendara secara normal, mesin akan bekerja dan mengisi baterai yang dibantu oleh teknologi ISG.

Baca juga: Harga Mobil Suzuki Ertiga Diesel

“Teknologi ISG ini memiliki dua fungsi berbeda. Pertama sebagai generator untuk menangkap dan menyimpan energi ke baterai saat kendaraan dalam fase deselerasi (perlambatan) dan kedua sebagai motor yang memberikan kendaraan tambahan daya ke mesin saat akselerasi,” paparnya.

Ertiga Diesel mempunyai fitur Idle Stop/Start System. Fitur ini memungkinkan mesin mati saat mobil berhenti total namun sistem kelistrikan tetap menyala. Hal tersebut akan berdampak pada penggunaan bahan bakar yang bisa diminimalisir.

Harold mengatakan, konsumsi BBM Suzuki Ertiga Diesel Hybrid ini mencapai 22,6 km/liter. Hasil ini berdasarkan tes jalan yang dilakukan di BT2MP-BPPT pada Januari 2017.

“Kami mengikuti regulasi (pengujian) yang diset pemerintah. Secara independen diuji oleh pemerintah. Itu dalam kendaraan standar tidak diapa-apain,” kata Harold.

Suzuki Ertiga Diesel Hybrid akan menjadi pilihan baru bagi pecinta mobil diesel. Mobil ini juga menawarkan teknologi canggih layaknya mobil hybrid yang patut untuk dicoba.

Source:

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply