Home Auto News 4 Fakta Balap MotoGP 2017 yang Menarik untuk Diketahui

4 Fakta Balap MotoGP 2017 yang Menarik untuk Diketahui

0 180

Balap MotoGP, Untuk pecinta balap motor, sebentar lagi MotoGP musim 2017 akan resmi digelar. Seret pembalap MotoGP 2017 sudah mempersiapkan persiapan dan strategi terbaiknya untuk saling bersaing menjadi juara dunia MotoGP. Yang membuat Berita MotoGP 2017 nantinya lebih menarik adalah adanya perpindahan sejumlah rider ke tim lain.

Di samping itu juga ada peningkatan performa masing-masing motor MotoGP 2017 yang akan membuat jalannya pertandingan semakin menarik untuk diikuti. Belum lagi aturan baru yang melarang tim menggunakan winglet atau sayap karena dinilai berpotensi membahayakan para pembalap.

Di samping itu juga muncul nama-nama baru yang bisa menjadi salah satu kandidat peraih juara dunia MotoGP musim ini. Contohnya adalah Maverick Vinales yang jadi rekan duet baru Valentino Rossi di tim Movistar Yamaha.

Dengan sederet hal tersebut, bukan tidak mungkin jalannya pertandingan akan semakin seru. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyimak beberapa fakta balap MotoGP 2017 berikut ini yang dilansir dari laman Liputan6.

Motor MotoGP tercepat

Pembalap bukanlah satu-satunya faktor yang membuat kuda besi di ajang balap bergensi ini bisa melesat kencang. Motor balap itu sendiri juga turut andil dalam perlombaan. Pada MotoGP yang lalu setidaknya ada tiga merek yang mendominasi. Diantaranya adalah Honda, Yamaha dan Ducati.

Akan tetapi persaingan semakin sengit saat Suzuki kembali mengikuti ajang kejuaraan MotoGP. Suzuki resmi masuk MotoGP 2015 dengan mengandalkan GSX-RR. Tahun ini Suzuki GSX-RR disebut tidak mendapat banyak ubahan. Spesifikasi mesin tetap 1.000 cc DOHC 4-valve dengan seamless-gearbox.

Kendati begitu performa motor balap Suzuki ini tidak bisa dipandang remeh. Untuk MotoGP 2016 motor ini bisa melesat hingga 330 km/jam. Sayangnya belum diketahui apakah ada peningkatan signifikan dari segi waktu. Sebagai informasi, pada balap MotoGP 2017 Suzuki mengandalkan Andrea Iannone dan Alex Rins.

Di samping itu Honda yang mengandalkan RC213V juga memiliki performa baik. Mesin motor Honda itu memiliki kapasitas 1.000 cc DOHC 4 silinder. Tenaga yang dapat dihasilkan mencapai 235 hp. Untuk kecepatannya bisa mencapai 350 km/jam. Honda RC213V yang dipakai Marc Marquez dan Dani Pedrosa dilengkapi suspensi depan telescopic fork dan suspensi belakang Pro-Link.

Tim yang tidak kalah kuat sudah pasti Yamaha. Tim yang identik dengan warna biru ini tetap mengandalkan YZR-M1 berkapasitas 1.000 cc empat silinder segaris dengan crossplane crankshaft dan sistem pendingin liquid cooled. Motor ini sudah mendapat beberapa penyempurnaan. Tenaga yang dihasilkan bisa menembus angka 240 tenaga kuda dengan torsi maksimum 176 Kw.

Yamaha bisa dikatakan memiliki daya saing yang lebih kuat. Pasalnya selain pembalap legendaris andalannya, Rossi, Yamaha juga memiliki Maverick Vinales. Pembalap muda yang hijrah dari tim Suzuki ini memiliki performa balap yang cukup menjanjikan. Catatan balap saat tes pramusim MotoGP 2017 memuaskan sehingga bisa menjadi ancaman bagi Marquez, Rossi, Lorenzo dan pembalap lainnya.

Lalu tim yang juga tak bisa diremehkan adalah Ducati. Tim asal Italia ini sempat membuat heboh pecinta balap MotoGP dengan merekrut Jorge Lorenzo sebagai salah satu pembalapnya. Hingga saat ini Ducati belum membeberkan spesifikasi resmi mesin yang dipakai motor balap andalannya, Desmosedici 2017. Akan tetapi menurut informasi motor ini sanggup mengeluarkan tenaga 245 tk.

Pelarangan winglet

Seperti yang sudah dijelaskan di atas dan artikel kami sebelumnya, balap MotoGP 2017 melarang tim yang berpartisipasi menggunakan winglet atau sayap. Walaupun dinilai berbahaya, sebenarnya tambahan aksesoris ini membuat efek aerodinamis pada motor balap MotoGP menjadi lebih baik.

Baca juga: Tren Winglet MotoGP, Kontroversi Sampai ‘Winglet Siluman’

Terkait pelarangan tersebut, beragam spekulasi bermunculan. Lorenzo adalah salah satu pembalap MotoGP 2017 yang buka suara. Ia menilai pelarangan winglet itu merupakan siasat untuk menjatuhkan Ducati. Seperti yang diketahui, Ducati menjadi tim MotoGP pertama yang memopulerkan penggunaan winglet atau sayap tambahan tersebut.

“Jika winglet benar-benar dikhawatirkan penyelenggara dapat mengganggu keselamatan (pembalap), mereka pasti sudah melarangnya sejak balapan kedua (MotoGP 2016). Layout Sirkuit Montmelo (Barcelona) langsung diubah 10 menit setelah insiden tragis Luis Salom. Jadi mengapa mereka memperbolehkan kami balapan dengan winglet jika itu berbahaya,” jelasnya, yang dikutip dari Motorsport.

Akan tetapi hal ini bukanlah akhir dari penggunaan winglet. Masing-masing tim rupanya sudah berpikir keras untuk menyiasati aturan tersebut. Terobosannya adalah fairing baru yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menggantikan fungsi winglet sebagai peningkat aerodinamis.

Pembalap MotoGP 2017 baru

MotoGP tahun ini diramaikan dengan perpindahan banyak pembalap. Salah satunya yang menyedot banyak perhatian adalah hengkangnya Lorenzo dari Yamaha untuk bergabung bersama Ducati. Salah satu dugaan yang muncul terkait alasan Lorenzo pindah adalah ketidakcocokan dirinya dengan Rossi.

Baca juga: Jadwal MotoGP 2017 Final

Selain Lorenzo, Vinales juga menjadi sorotan banyak pihak. Pembalap muda yang menemani Rossi ini dinilai menjadi pembalap potensial. Selain itu keputusan memasukkan Vinales untuk menggantikan Lorenzo tersebut dianggap tepat.

Sementara itu, Andrea Iannone yang pindah ke Suzuki juga cukup menarik. Ia yang sebelumnya membela tim Ducati dipindah dan bergabung dengan tim berlambang ‘S’. Performa Iannone menjadi salah satu yang cukup menarik untuk diikuti perkembangannya.

Kehadiran KTM

KTM menantang pabrikan lain dengan ikut serta dalam balap MotoGP 2017. Pabrikan asal Austria ini mengajukan Bradley Smith dan Pol Espargaro sebagai rider-nya. Daya tarik dari tim ini adalah motor balapnya yang mengandalkan kerangka baja tubular yang unik. Hanya saja belum diketahui seperti apa performa KTM yang sesungguhnya.

Alasannya KTM masih banyak menyimpan data pengujian dan pengalaman balap. Akan tetapi pada tes pramusim di Malaysia dan Austria tim KTM tampak belum berhasil mengeluarkan performa terbaiknya. Kendati begitu Mike Leitner, Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing tetap optimis mengenai kiprah KTM di balap MotoGP. Di sisi lain hubungan Pol dan Bradley harmonis yang menjadi salah satu modal KTM untuk terjun ke MotoGP 2017.

“Saya sudah mengenal Pol dan Bradley sejak lama. Talenta Pol sangat besar, punya kecepatan yang baik dalam dirinya. Bradley telah menunjukkan potensi juga,” kata Leitner, dilansir dari Okezone.

Itulah beberapa fakta balap MotoGP 2017 yang bisa Anda simak. Siapa yang Anda jagokan untuk menjadi juara dunia MotoGP musim ini?

Source: ducati motogp 2017, fakta moto gp 2017, kapasitas mesin motoGp2017, winglet motogp 2017, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply