Home Auto News Kupas Tuntas Mazda CX-3 Indonesia, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Kupas Tuntas Mazda CX-3 Indonesia, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Mazda CX-3 Indonesia 2017

Mazda CX-3 Indonesia, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) akhirnya resmi memasarkan Mazda CX-3 di Indonesia. Mobil baru Mazda ini cukup menarik perhatian, termasuk pecinta mobil di Tanah Air. Pasalnya mobil ini mengusung desain yang menarik dan tawaran fitur yang cukup lengkap.

Untuk informasi terkait harga Mazda CX-3 Indonesia, Anda bisa membacanya di artikel kami sebelumnya. Atau Anda juga bisa klik tautan di bawah ini.

Baca juga: Harga Mazda CX-3 Indonesia 2017

Tawaran banderol Rp 380 jutaan untuk CX-3 2017 bukanlah harga yang murah di kelasnya. Fakta menariknya harga mobil Mazda ini lebih tinggi dari kompetitor di kelasnya seperti Honda HR-V, Nissan Juke dan Mitsubishi Outlander Sport. Yang menjadi pertanyaan, dengan harga tersebut apa saja yang ditawarkan crossover ini?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, beberapa waktu lalu EMI selaku agen pemegang merek Mazda di Indonesia memberikan kesempatan kepada beberapa media nasional untuk mencoba dan berkenalan lebih dekat dengan Mazda CX-3 terbaru. Media test drive dilakukan dengan rute Jakarta-Bandung via Puncak dan kembali ke Jakarta melalui Tol Cipularang.

Seperti apa daya tarik, kesan dan poin plus dari mobil Mazda ini? Berikut adalah ulasan selengkapnya yang bisa Anda simak, dilansir dari Liputan6.

Eksterior

Mazda CX-3 Indonesia 2017

Varian yang dipakai dalam test drive ini adalah Mazda CX-3 Touring yang merupakan tipe terendah. Sementara tipe tertingginya adalah Grand Touring (GT). Melihat tampilan luarnya, SUV ini tampak mirip dengan Mazda2 hatchback dan Mazda CX-5. Wajar saja desain ketiga mobil Mazda ini mirip. Pasalnya mobil tersebut dirancang dengan mengadopsi filosofi desain KODO: Soul of Motion.

Hal ini bisa dilihat dari desain grill dan lampu utamanya. Akan tetapi Mazda CX-3 mendapat tambahan body moulding dan over fender warna hitam doff sehingga memperkuat karakter crossover. Lalu pada sektor kaki-kaki mendapat pelek lebar berdiameter 18 inci yang dikombinasikan dengan ban berukuran 215/50R18.

Mazda CX-3 Indonesia 2017

Perlu diketahui, Mazda CX-3 Indonesia diposisikan di antara Mazda2 dan CX-5. Ada yang mengatakan mobil ini seperti Mazda2 yang dirancang lebih besar atau versi kecil dari Mazda CX-5. Melihat dimensinya, crossover Mazda ini mempunyai dimensi panjang 4.275 mm, dengan lebar 1.765 mm dan tinggi 1.535 mm. Wheelbase atau jarak sumbu rodanya mencapai 2.700 mm.

Interior

Di dalam kabin, pengemudi dimanjakan dengan kenyamanan yang terbilang baik. Kaca depan dibuat cukup lebar sehingga memberikan visibilitas yang baik. Lalu untuk kaca belakang memiliki ukuran yang tidak terlalu besar. Kendati begitu pengemudi tetap bisa melihat kondisi belakang mobil melalui kaca spion tengah dengan baik. Hanya saja kemungkinan pengemudi mengalami sedikit kesulitan memantau belakang mobil jika di baris kedua terisi penuh penumpang dewasa.

Mazda CX-3 memiliki kaca spion yang cukup besar. Dengan begitu pandangan sisi samping menjadi lebih luas. Hanya saja khusus untuk tipe Touring belum dilengkapi dengan fitur Blindspot monitoring. Fitur ini hanya tersedia pada tipe GT saja.

Selama perjalanan, pengguna bisa mendapat posisi berkendara yang nyaman dengan mudah. Untuk bagian setir terdapat fitur tilt & telescopic steering. Sementara jok memakai model semi bucket yang dapat diatur tingkat ketinggiannya dengan sistem pompa.

Mazda CX-3 Indonesia 2017

Selain itu pada mobil baru Mazda ini juga terdapat dashboard, panel instrumen, lubang ventilasi dan pengaturan AC yang serupa dengan milik Mazda2. Tak lupa Mazda turut menyematkan tuas transmisi, lengkap dengan mode berkendara. Sisi interior Mazda CX-3 2017 tampak seperti Mazda2, hanya saja ruangnya lebih lapang. Crossover ini juga memilki head up display yang menampilkan speedometer digital.

Tidak cukup sampai di situ, kenyamanan saat menggunakan mobil ini semakin memuaskan dengan hadirnya tombol start-stop. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menghidupkan dan mematikan mesin mobil hanya dengan sentuhan jari saja. Fitur ini juga terdapat pada Mazda2. Lalu untuk perpindahan posisi tuas persneling juga halus.

Kenyamanan yang ditawarkan pada interior CX-3 semakin menggoda dengan hadirnya fitur MZD Connect. Dengan fitur ini pengguna bisa menghidupkan radio AM/FM, CD dan juga memanfaatkan konektivitas Bluetooth. Sajian suara dari sistem audio mobil ini juga memuaskan. Juga terdapat sistem navigasi, informasi seputar mobil hingga catatan perawatan berkala yang membuatnya semakin menarik.

Sensasi berkendara

Untuk dapur pacunya, Mazda CX-3 Indonesia dipersenjatai dengan mesin SKYACTIV-G berkapasitas 2,0 liter 4 silinder segaris DOHC 16 katup. Tenaga yang dapat disajikan mesin ini mencapai 146,1 hp dengan torsi maksimum 192 Nm. Daya yang dihasilkan diteruskan ke sektor roda melalui transmisi otomatis 6-percepatan.

Performa transmisi mobil ini bisa dikatakan memuaskan. Pasalnya di jalur berkelok-kelok dan relatif ramai, CX-3 bisa menyalip kendaraan ketika posisi menanjak dengan mudah. Belum lagi jika menggunakan mode Sport. Tarikan menjadi lebih responsif sehingga mobil siap dipacu untuk mendahului kendaraan lain. Akan tetapi jangan abaikan keselamatan ya.

Transmisi Mazda CX-3 juga pintar karena dapat melakukan engine brake saat kondisi tertentu. Hal ini dikarenakan terdapat sensor-sensor pada mobil yang bisa membaca situasi dan mampu menurunkan posisi gigi secara otomatis tanpa perlu dipindahkan sendiri oleh pengemudi.

Mazda CX-3 Indonesia 2017

Kelebihan lain dari mobil ini terletak pada handling. Berkat hadirnya SKYACTIV Technology yang mencakup SKYACTIV Engine, Chassis, Drive, dan Body serta pengaplikasian teknologi G-Vectoring Control (GCV), mobil dapat dikontrol dengan mudah. Diusungnya teknologi GVC membuat crossover ini lebih nyaman ketika bermanuver.

Bonar Pakpahan, Product Planning Expert EMI mengatakan, teknologi GVC dapat mengurangi torsi mesin maksimal 3 persen ketika mobil mulai memasuki tikungan dan mengembalikannya saat keluar dari tikungan dengan posisi setir lurus. Tidak hanya di jalur menikung, GVC juga dapat bekerja ketika mobil berjalan lurus.

Benar saja, sensasi menikung dengan Mazda CX-3 terasa lebih menyenangkan. Pengemudi hanya perlu mempertahankan posisi lingkar kemudi tanpa perlu melakukan banyak koreksi, maka mobil seperti menempel dengan permukaan jalan. Hal ini tentu memberikan kenyamanan bagi pengemudi maupun penumpang karena tidak terlalu merasakan gaya sentrifugal ke samping ketika mobil melesat di tikungan. Jadi tidak perlu khawatir merasa badan terlempar keras dari jok.

Walaupun memiliki sederet kelebihan, Mazda CX-3 tetap diliputi beberapa kekurangan. Seperti yang diterangkan di atas, ukuran kaca belakang dinilai cukup kecil. Selain itu tuas rem tangan juga kalah menarik dari rivalnya, Honda HR-V. Crossover Honda itu sudah mengadopsi sistem rem tangan elektrik sehingga membuat HR-V terlihat lebih mewah.

Terlepas dari kekurangan yang dimiliki, Mazda CX-3 tetap menawarkan sesuatu yang menarik untuk dipertimbangkan. Terutama untuk Anda yang berencana membeli mobil baru SUV dalam waktu dekat. Mobil ini menawarkan fitur yang banyak sehingga membuatnya tercanggih di kelasnya.

Itulah mengapa harga Mazda CX-3 lebih tinggi dibandingkan kompetitornya. Di Indonesia, mobil ini berhadapan dengan sejumlah rival. Antara lain Honda HR-V, Mitsubishi Outlander Sport, Nissan Juke ataupun duet Korea, Hyundai Tucson dan KIA Sportage.

Bagaimana, tertarik untuk membeli Mazda CX-3 Indonesia ini?

Source: kelebihan cx 3, best mpv 2017 indonesia, model mobil suv 2017 di indonesia, MOBIL SUV CHEVROLET, mazda cx3 kelebihan, Mazda CX-3 Indonesia, mazda cx 3 kelebihan, mazda 2 gt indonesia, kwunggulan mazda cx 3, kelemahan mobil mazda cx3, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply