Home Auto News Rahasia Lorenzo “Jinakkan” Ducati Desmosedici di MotoGP Jerez

Rahasia Lorenzo “Jinakkan” Ducati Desmosedici di MotoGP Jerez

0 131

Ducati Desmosedici, Bersama dengan Ducati, Jorge Lorenzo berhasil meraih rekor terbaik di MotoGP Jerez 2017. Pembalap Spanyol itu berhasil meraih podium ketiga. Hal ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Lorenzo setelah sebelumnya tampak kesulitan dalam beradaptasi dengan motor Ducati.

Ada alasan tertentu yang membuat Lorenzo sempat terpuruk di beberapa seri balap MotoGP 2017. Motor balap Ducati DesmosediciGP mengharuskan rider untuk menggunakan rem belakang. Hal inilah yang diupayakan oleh Lorenzo sehingga ia bisa meraih juara tiga. Perlu diketahui, sebenarnya selama 2008-2016 Lorenzo tidak pernah mengandalkan rem belakang.

Dalam balap motor hal ini merupakan sesuatu yang tidak mengherankan. Pada ajang balap fokus pengereman berada di sistem rem depan. Hal ini juga berkaitan dengan gaya balap atau riding style.

“Sebenarnya di balapan itu pembalap hanya fokus di rem depan, namun untuk motor di atas 240 dk lebih pengereman depan masih dirasa kurang optimal sehingga pembalap memakai rem belakang,” jelas M. Fadli, pemilik dan mentor 42 Racing School, melansir dari laman Otomotifnet.

Sementara itu Lorenzo dikenal memiliki gaya balap yang halus dan lembut. Bukan tipikal pembalap yang agresif atau menyukai titik pengereman yang dekat ke tikungan alias late braking. Karakter balap seperti itu dimungkinkan tidak menggunakan rem belakang. Begitu juga saat ia menggunakan YZR-M1 saat berlaga bersama Movistar Yamaha.

Sejak bergabung dengan Yamaha di tahun 2008 hingga 9 musim lamanya, Lorenzo mendapat motor yang memang sudah sesuai dengan gaya balapnya. Hal ini diakui oleh Lorenzo.

“Saat saya bergabung dengan Yamaha dan bisa langsung kencang karena motor itu dibikin sesuai gaya balap saya. Di motor baru ini memang belum terbiasa menggunakan rem belakang, tapi cepat atau lambat saya akan terbiasa,” ungkap Lorenzo.

Peran Penting Rem Belakang pada Desmosedici

Manfaat pemakaian rem belakang sudah dirasakan Lorenzo saat sesi latihan MotoGP Jerez. Ia mengakui motor menjadi lebih mudah saat masuk tikungan. Selain itu kuda besi Ducati itu juga lebih halus, mengalir dan stabil sehingga membuat kecepatan di tikungan jadi kencang.

“Dan dengan penggunaan rem belakang, beban yang diterima lengan saat hard braking juga lebih ringan, sehingga secara fisik enggak lekas lelah,” ungkap Lorenzo. Lalu mengapa bisa seperti itu?

Perlu diketahui, Ducati Desmosedici memiliki keunggulan yang terletak pada performa mesin. Motor andalan tim asal Italia itu mempunyai performa dapur pacu yang sangat cepat. Di lintasan lurus Jerez yang cukup pendek Lorenzo dapat melesat hingga kecepatan puncak 294,3 km/jam. Lebih kencang dari Dani Pedrosa yang hanya mencapai 287,7 km/jam.

Hal itulah yang mengharuskan adanya tenaga ekstra untuk menghentikan laju Desmosedici menjelang masuk tikungan. Di sisi lain menggunakan rem depan saja tidaklah cukup. Berbeda dengan motor balap Yamaha yang sudah cukup hanya dengan mengandalkan rem depan saja. Bila tetap dipaksa hanya menggunakan rem belakang, rider Ducati Desmosedici akan cepat lelah untuk mengendalikannya dalam jangka panjang. Selain itu cornering speed menjadi rendah.

Baca juga: Klasemen MotoGP Terbaru 2017 Usai Race Jerez

Sementara itu Rahadi Wibowo, Workshop Manager Ducati Indonesia mengungkapkan mengenai fungsi penggunaan rem belakang di tikungan. “Saat ikut training Ducati di Thailand, saya diajari fungsi penggunaan rem belakang di tikungan yang tujuannya agar laju motor semakin masuk ke tikungan. Beda dengan rem depan yang jika difungsikan saat menikung membuat motor malah berdiri,” jelasnya.

Karena pentingnya fungsi rem belakang pada Desmosedici, Ducati bahkan membuat sistem khusus supaya ketika sedang rebah ke kanan maksimal tetap dapat mengerem. Tim Ducati memasang tuas rem di setang kiri. Oleh karena itu saat melihat dasbor motor Ducati itu terdapat dua buah tabung minyak di setang kiri.

Satu untuk kopling dan satunya lagi untuk rem belakang. Dengan demikian ketika rebah ke kanan di mana tumit harus menekan footstep, pembalap tetap bisa mengerem dengan jempol tangan kiri.

Hasil positif yang ditorehkan Jorge Lorenzo dengan Ducati Desmosedici di MotoGP 2017 Jerez merupakan bukti bahwa rekan satu tim Andrea Dovizioso itu sanggup tampil kompetitif. Lantas seperti apa performa Lorenzo ke depannya? Kita akan mengetahuinya pada MotoGP seri berikutnya.

Source: lorenzo podium jerez 2017, motor ducati lorenzo tampak depan, rahasia lorenzo menjinakkan ducati di jerez, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply