Home Motor Cara Cek Kerusakan Mesin Motor dari Suaranya

Cara Cek Kerusakan Mesin Motor dari Suaranya

0 194

Mesin Motor, Mesin merupakan salah satu komponen vital pada sepeda motor. Untuk itu perlu perhatian khusus supaya motor terbebas dari masalah. Selain melakukan servis secara berkala, penting bagi pemilik motor untuk memastikan mesin motor terbebas dari masalah.

Kerusakan pada mesin sepeda motor sebenarnya dapat diketahui dari suara yang dihasilkan. Bila suara yang dihasilkan mesin halus maka itu berarti seluruh komponen bekerja sebagaimana mestinya. Lain halnya dengan jika Anda mendengar suara aneh dari area mesin. Hal ini bisa menandakan bahwa mesin motor Anda sedang bermasalah.

Perlu diketahui, di luar negeri ada ilmu yang khusus menganalisis mesin melalui bunyinya. Ilmu ini disebut dengan nama analysis through engine sound. Mendeteksi secara presisi komponen mana yang rusak dapat diketahui dengan memeriksa asal suara. Untuk diketahui, beda asal suara maka komponen yang mengalami kerusakan juga berbeda. Untuk lebih jelasnya silakan simak ulasan berikut yang dihimpun dari Liputan6.

Suara berisik setelah ganti oli

Apabila sesudah ganti oli motor ada suara berisik dari mesin. Kemungkinan penyebabnya adalah spesifikasi oli yang tidak cocok dengan kebutuhan kendaraan. Suara berisik biasanya terdengar merata di seluruh bagian mesin.

Oli yang baik adalah yang bisa melumasi mesin secara menyeluruh. Apabila kekentalannya tidak sesuai dengan kerenggangan setiap komponen, maka hal tersebut dapat memicu terjadinya gesekan tanpa ada pelumas di antaranya. Alhasil suara berisik muncul dari sektor dapur pacu.

Suara berisik juga dapat timbul lantaran oli motor belum naik. Kejadian semacam itu biasanya terjadi ketika pagi haris saat mesin baru pertama kali dihidupkan. Akan tetapi setelah beberapa saat suara tersebut akan hilang. Hal ini menandakan bahwa oli sudah naik. Di sisi lain hal tersebut menunjukkan bahwa memanaskan motor perlu dilakukan sebelum kendaraan dipakai.

Berisik di kanan mesin

Gejalanya suara berisik muncul di sisi kanan mesin mirip seperti benda yang lepas atau longgar. Biasanya suara tersebut muncul saat kopling ditekan. Penyebabnya yang paling umum adalah bearing atau laher kopling yang aus, pecah maupun retak. Masalah tersebut juga bisa berasal dari rumah kopling sentrifugal yang sudah oblak. Untuk mengatasinya Anda harus mengganti komponen yang rusak tersebut.

Suara kasar dari sisi kiri mesin

Apabila Anda mendengar suara “kretek-kretek” di bagian kiri mesin, tidak menutup kemungkinan rantai keteng atau rantai mesin sudah kendur. Rantai keteng yang baik adalah yang memiliki kerenggangan yang pas. Saat kendur, maka rantai akan bergesekan dengan komponen terdekat lainnya.

Baca juga: Apakah Engine Brake Merusak Mesin Motor?

Hanya saja permasalahan rantai keteng tidak selamanya menimbulkan suara kasar dari sisi kiri mesin. Untuk motor jenis tertentu seperti Yamaha Scorpio misalnya, rantai keteng berada di sisi kanan. Maka analisis asal suara kasar juga harus melihat jenis motornya.

Jika Anda merasakan gejala tersebut dan ternyata emang benar rantai keteng sudah kendur, maka tidak ada pilihan lain. Anda harus menggantinya dengan yang baru. Harga komponen motor yang satu ini beraga, tergantung modelnya. Sebagai contoh, rantai keteng Suzuki Satria FU dibanderol dengan harga Rp 170 ribu.

Sekian informasi seputar pengecekan kerusakan mesin motor dari suaranya. Tips ini tergolong standar sehingga Anda bisa mempraktekkannya sendiri di rumah. Bila menemui gejala yang tidak wajar, alangkah baiknya untuk segera membawanya ke bengkel terpercaya untuk mendapat penanganan lebih jauh. Kecuali jika Anda bisa mengatasinya sendiri.

Source: Indonesiautosblog com/, mesin motor saat kopling halus, oprek mesin motor dan apa kerusakan nya, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply