Home Mobil Tips Libur Lebaran, Cek Komponen Pemicu Kecelakaan Ini

Tips Libur Lebaran, Cek Komponen Pemicu Kecelakaan Ini

0 128

Libur Lebaran, Masih dalam suasana libur Lebaran, biasanya ada masyarakat memanfaatkannya untuk berlibur ke suatu tempat atau silaturahmi ke sanak saudara. Mengingat kecelakaan tetap menghiasi mudik 2017 ini, maka Anda patut mewaspadai hal-hal apa saja yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Salah satu yang perlu diperhatikan adalah komponen pada mobil. Sebelum bepergian setidaknya ada 7 hal pada komponen mobil yang bisa memicu terjadinya kecelakaan. Silakan simak uraian selengkapnya berikut ini, yang dihimpun dari Otomotifnet.

Mika Lampu Buram

Permasalahan pertama ini cukup lazim dijumpai. Mika lampu yang dibiarkan buram akan membuat pancaran lampu baik lampu utama maupun lampu rem berkurang. Alhasil kemampuan pengemudi untuk berkomunikasi dengan pengemudi lain juga menjadi berkurang lantaran tidak cukupnya cahaya untuk memberikan aspek visibilitas.

Mika lampu buram biasanya dikarenakan oleh beberapa faktor. Seperti pemakaian lampu dengan voltase tinggi dan terkena sinar matahari dalam waktu lama. Di samping itu juga bisa disebabkan oleh air hujan dan tidak langsung dibersihkan dengan air. Penyebab lainnya adalah membiarkan debu halus menempel dalam waktu lama dan masa pakai yang sudah lebih dari lima tahun.

Campuran Wiper Fluid Tidak Sesuai

Untuk membuat wiper fluid atau cairan wiper ada aturannya. Komposisi antara cairan ini dengan air biasa harus pas. Cairan wiper fungsinya seperti deterjen yang berguna untuk menghilangkan dan mencegah timbulnya jamur pada kaca.

Baca juga: Cek 10 Komponen Mobil Ini Sebelum Mudik

Oleh karenanya jangan terlalu banyak mencampurkan wiper fluid. Lihatlah petunjuk rasio pencampuran antara air bersih dengan wiper fluid. Terlalu banyak memasukkan wiper fluid justru dapat membuat busa tidak mudah hilang ketika disemprotkan. Alhasil pandangan pengemudi juga terganggu.

Isi Ban dengan Nitrogen

Baik angin biasa maupun nitrogen sebenarnya sama saja. Akan tetapi nitrogen mempunyai beberapa kelebihan yang akan menguntungkan Anda selama perjalanan.

Molekul nitrogen lebih besar dari angin. Jika molekul lebih besar maka gaya gesek di dalam ban akan menjadi lebih rendah dibandingkan oksigen. Dengan begitu potensi kebocoran menjadi lebih rendah.

Selain itu ban juga tidak cepat panas dan performanya menjadi lebih stabil. Lain halnya dengan jika memakai angin biasa yang mudah panas.

Ukuran Watt Lampu

Berikutnya yang harus diperhatikan adalah ukuran watt lampu. Perlu diketahui, setiap mobil memakai watt lampu yang berbeda-beda. Oleh karenanya Anda patut memperhatikan hal tersebut ketika akan melakukan penggantian bohlam lampu yang mati. Biasa ditemui ukuran watt lampu yang tidak sesuai dengan mobil.

Hal ini dapat menimbulkan sederet permasalahan jika dibiarkan. Memakai lampu yang arus watt-nya berbeda dapat menyebabkan suhu lampu terlalu panas. Akibatnya mika bisa rusak, begitu juga dengan reflektor lampu.

Di samping itu lampu dengan voltase yang lebih rendah juga menyimpan permasalahan. Seperti cahaya lampu yang tidak terang. Selain itu juga dapat menyebabkan fuse atau kabel yang mengalirkan listrik ke lampu terbakar lantaran arus listrik yang tidak sesuai.

Wiper Sudah Tua

Sama halnya dengan komponen lain, wiper juga memerlukan perhatian dan penggantian secara berkala. Ada beberapa ciri yang menandakan bahwa wiper sudah waktunya ganti. Salah satunya adalah wiper sudah tidak dapat membersihkan air secara maksimal di kaca depan mobil.

Penyebabnya karet wiper mobil sudah kehilangan elastisitasnya sehingga wiper tidak dapat membersihkan secara maksimal. Jika tidak segera ditangani, kaca mobil bisa tergores oleh wiper ini lantaran bilah karet yang mengeras. Untuk itu segera lakukan penggantian supaya kaca mobil bebas gores.

Kaca Film Gelap

Biasanya pemilik mobil mengaplikasikan kaca film dengan tingkat kegelapan tertentu. Akan tetapi perlu dicatat, jangan memakai kaca film dengan tingkat kegelapan yang terlalu tinggi. Pasalnya hal ini dapat mempengaruhi penglihatan pengemudi.

Hal ini memang tidak berpengaruh jika berkendara di siang hari. Akan tetapi jika mengemudi di malam hari akan membuat pengemudi cukup kesulitan untuk melihat. Maka dari itu pilihlah kaca film dengan tingkat kegelapan 40 persen untuk kaca depan dan 40-60 persen untuk kaca samping dan belakang.

Menyesuaikan Spion

Sebelum bepergian, merupakan hal yang wajib bagi pengemudi untuk mengecek beberapa komponen pada mobil, termasuk spion mobil. Fungsi kaca spion ini adalah untuk membantu penglihatan pengemudi selama perjalanan. Maka dari itu merupakan hal yang penting untuk mengecek dan menyesuaikan posisinya.

Terlebih jika mobil yang Anda miliki juga dipakai oleh anggota keluarga yang lain. Biasanya ada beberapa pengaturan pada mobil yang berubah, termasuk kaca spion. Sebelum berkendara, sesuaikan posisi spion sedemikian rupa sehingga memberikan visibilitas kepada Anda dengan baik.

Tujuannya tentu saja untuk meminimalisir blindspot di sekitar mobil. Dengan begitu Anda dapat berkendara dengan nyaman dan aman.

Demikian adalah tips libur lebaran yang berkaitan dengan komponen mobil pemicu kecelakaan. Selamat berlibur dan semoga perjalanan Anda menyenangkan.

Source:

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply