Home Mobil City Car Perbedaan Tipe Honda Brio Indonesia 2017

Perbedaan Tipe Honda Brio Indonesia 2017

0 926

Honda Brio Indonesia, Pada ajang indonesia International Motor Show (IIMS) 2016, PT Honda Prospect Motor (HPM) menghadirkan Honda Brio dengan tampilan yang lebih segar. Melihat sekilas, perubahan terjadi pada bagian bemper depan, lampu belakang, desain pelek dan dasbor yang baru. Tidak hanya itu saja, varian mobil berdimensi mungil ini juga berubah.

Apabila Anda ingin membeli mobil baru ini namun masih bingung, maka tidak ada salahnya untuk melihat lebih dekat tawaran mobil Honda ini dan perbedaan tipenya. Dibandingkan dengan model sebelumnya, perubahan signifikan pada Honda Brio terbaru terletak pada pemakaian transmisi CVT.

Transmisi ini menggantikan pilihan transmisi otomatis konvensional. Di samping itu Honda Brio Indonesia tidak lagi ditawarkan dalam pilihan mesin 1.3 liter. Konsumen ditawarkan dengan pilihan satu mesin saja, yakni 1.2 liter. Khusus untuk Honda Brio non-LCGC namanya diganti menjadi Brio RS dengan desain yang lebih menarik dan sporty.

Honda Brio RS dipasarkan dalam dua varian, yakni tipe transmisi manual dan CVT. Jika disandingkan dengan Brio Satya yang terjun di kelas LCGC, perbedaan keduanya terbilang sedikit. Mobil ini sama-sama mengandalkan mesin L12B 4-silinder berkapasitas 1.2 liter.

Untuk pilihan transmisinya juga tidak berbeda, yakni manual dan CVT. Hanya saja Honda Brio RS mengusung suspensi dengan setelan yang lebih keras supaya pengendalian lebih baik. Di samping itu Honda juga menyematkan pelek ring 15 inci yang dibalut ban 185/55 agar memudahkan pengemudi untuk melakukan pengendalian saat bermanuver cepat. Sedangkan Brio Satya mengusung ban 175/65 R14.

Brio RS juga tampak lebih sporty dengan hadirnya side skirt. Pintu bagasi kacanya dihiasi dengan tambahan garnish. Lain halnya dengan Brio LCGC yang terlihat lebih polos. Lis krom di bawah pintu juga tidak ada dan sein dibuat terintegrasi di spion.

Untuk menunjukkan identitasnya, Honda menyematkan emblem RS pada city car andalannya itu. Logo ini bisa dijumpai di bagian grille dan pintu bagasi. Tidak hanya itu, perbedaan lainnya adalah adanya lampu model projector lengkap dengan LED Light Guide untuk Brio RS. Sementara Brio Satya masih mengandalkan model halogen standar.

Berpindah ke bagian interior, tipe RS terlihat lebih menarik dengan tawaran kabin berwarna hitam. Sedangkan Honda Brio Satya mengusung warna dasbor two-tone. Mobil LCGC pesaing Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Datsun GO dan Suzuki Karimun Wagon R ini mengusung warna interior beige yang cerah. Sementara untuk desain dasbor keduanya sama saja, termasuk kualitas material yang dipakai.

Baca juga: Komparasi Honda Brio Satya Vs Honda Brio RS

Meski begitu masih ada perbedaan lain yang bisa ditemui. Mari cermati fitur hiburannya agar lebih jelas. Honda Brio Indonesia varian RS mengandalkan head unit monitor layar sentuh berukuran 6.2 inci. Monitor ini dilengkapi dengan pemutar DVD, radio, CD Player dan USB port.

Sementara Brio Satya masih mengusung 2 DIN dengan kelengkapan standar head unit masa kini. Kendati begitu keduanya sudah mengusung AC digital yang membuatnya terlihat canggih. Hadirnya fitur ini menjadi nilai plus bagi Honda Brio Satya mengingat statusnya sebagai mobil LCGC.

Tidak hanya itu saja, Brio Satya tipe E CVT menjadi satu-satunya LCGC yang menawarkan transmisi CVT dan AC digital. Toyota New Agya 1.2 dan Daihatsu Ayla 1.2 yang menjadi rivalnya masih belum dilengkapi dengan fitur tersebut. Dua mobil ini unggul dalam hal headlamp projector dan head unit dengan Bluetooth.

Sementara itu Honda Brio RS manual atau CVT tidak berbeda jauh dengan Brio Satya tipe E CVT. Perbedaan keduanya hanya terletak pada fiturnya saja. Sementara dari sisi eksterior terlihat berbeda dengan adanya logo Satya dan emblem Honda Prospect Motor di bagian buritan. Untuk pelek mengusung ukuran 14 inci, dengan pilar sewarna bodi dan sein yang disematkan di fender.

Sekilas sulit untuk mengetahui perbedaan antara Brio Satya tipe E manual dengan E CVT ataupun RS. Akan tetapi hal tersebut akan diketahui begitu membuka kap mesin. Perbedaan pertama terlihat pada kap mesin.

Pada Satya tipe S dan E manual terlihat polos tanpa hood insulator dan saluran udara. Sedangkan Brio Satya E CVT dan Brio RS sudah memilikinya. Di samping itu belum ada fitur rem ABS dan EBD pada Satya tipe S dan E manual. Kedua fitur ini dapat ditemui pada E CVT dan juga RS.

Perbedaan berikutnya ada pada bagian radiator. Khusus Honda Brio Satya S dan E manual hanya mempunyai satu fan radiator sebagai pembantu pendinginan radiator. Berbeda dengan Brio Satya CVT dan RS yang mempunyai dua kipas yang diletakkan bersebelahan.

Untuk diketahui, kipas yang hanya berjumlah satu buah menjadi permasalahan pada Brio Satya model 2014 dan 2015. Hal ini dapat mengakibatkan mesin overheat. Permasalahan tersebut bukan menjadi biang masalah utama, kemungkinan juga ada cacat produk pada fan sehingga masa pakainya lebih pendek.

Untungnya permasalahan tersebut tidak ditemui pada Brio facelift. Dengan begitu para pemilik Honda Brio Indonesia terbaru bisa sedikit lebih lega.

Sebagai informasi tambahan, menurut situs resmi Honda Indonesia, harga Honda Brio Satya mulai Rp 131,5 juta untuk tipe S bertransmisi manual. Satya tipe E manual dipatok Rp 136,5 juta, lalu E CVT mencapai Rp 151,5 juta. Brio RS transmisi manual dilepas Rp 163 juta dan Rp 178 juta untuk transmisi CVT. Juga tersedia Honda Brio Indonesia RS CVT Special Edition yang dilepas Rp 179,2 juta.

Source: perbedaan brio satya s dan e 2017, tipe honda brio, perbedaan tipe mobil brio, perbedaan tipe brio, beda brio s dan e 2017, tipe honda brio 2017, perbedaan signifikan brio S dan brio E matic, perbedaan satya tipe e dan s 2017, perbedaan lampu honda brio type s e dan e cvt 2017, perbedaan honda brio type e dan s 2017, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply