Home Motor Cara Mengerem Motor Matic yang Benar di Turunan

Cara Mengerem Motor Matic yang Benar di Turunan

0 881

Cara Mengerem Motor Matic yang Benar, Belakangan ini dunia maya dihangatkan dengan pemberitaan motor matic alias skuter matik (skutik) yang gagal melakukan pengereman ketika melintasi jalan menurun. Peristiwa tersebut dikabarkan terjadi di Pacet, Mojokerto. Beruntung insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Kabar mengenai motor matic yang mengalami kegagalan pengereman itu langsung menjadi perbincangan banyak netizen. Beberapa orang mengatakan juga pernah mengalami kejadian serupa ketika melintasi jalanan menurun dengan motor matic.

Seperti yang diketahui, motor matic dinilai mudah untuk dipakai karena pengendara hanya perlu memutar tuas gas agar motor berjalan.

Pengoperasiannya berbeda dengan motor bebek ataupun motor sport yang mengharuskan pengendara untuk mengoperasikan transmisi. Akan tetapi kemudahan motor matic itu justru menjadi kelemahan dalam kondisi tertentu. Ketika turunan, sistem pengereman motor matic menjadi tumpuan utama untuk memperlambat laju motor.

Alasannya pada skuter matik tidak terdapat engine brake, tidak seperti pada motor bebek dan sport. Skutik bekerja dengan CVT dan tidak mempunyai tambahan pengaman engine brake atau deselerasi akibat penurunan transmisi. Pada motor bebek atau sport, engine brake dapat dilakukan dengan cara memindahkan ke gigi terendah.

Lantaran hal tersebut, maka penting bagi pengendara untuk selalu memperhatikan kondisi sistem pengereman sebelum bepergian jauh.

“Oleh karena itu, sebelum berkendara jauh, terutama skutik, adalah pemeriksaan kondisi kampas rem dan oli rem. Ini penting agar rem dapat berfungsi melambatkan motor,” kata Siswanto, Safety Instructor dari Wahana Honda, dikutip dari Otomania.

Teknik Pengereman

Cara mengerem motor matic juga perlu dicermati. Tidak asal tarik tuas rem depan dan belakang begitu saja. Semua ada tekniknya supaya perjalanan aman dan terhindar dari kecelakaan.

Pemakaian rem depan dan belakang harus diatur sedemikian rupa supaya tidak ada yang dominan. Bila salah satu dominan hal tersebut dapat membuat motor tergelincir. Yang paling fatal kampas rem motor matic bisa panas dan mengakibatkan blong.

Baca juga: Cara Merawat Motor Matic

Dijelaskan bahwa posisi yang benar adalah pengendara harus siap melakukan pengereman dengan rem belakang. Gunakan empat jari untuk menggunakan rem belakang. Ketika mengoperasikan rem belakang, bantu dengan rem depan sedikit demi sedikit. Ingat, jangan meletakkan jari di atas tuas rem depan.

“Ini kadang yang tidak disadari. Pengendara sudah menekan rem sejak lama, lalu kampas panas dan blong. Jauhkan tangan dari tuas rem,” saran Siswanto.

Yang Perlu Diperhatikan

Saat melalui turunan, para pengguna motor matic perlu memperhatikan beberapa hal. Seperti yang sudah disinggung di atas, skutik tidak mempunyai engine brake. Untuk itu teknik melambatkan motor harus dipahami oleh pengendara. Siswanto menyarankan untuk tidak menutup tuas gas penuh.

“Skutik tidak ada engine brake, namun agar motor melambat juga harus diperhatikan. Jangan menutup tuas gas penuh,” kata Siswanto.

Ia menjelaskan, pengendara skuter matik dilarang menutup habis tuas gas lantaran dapat menyebabkan motor ngelos. Hal ini tentu akan berbahaya jika terjadi di turunan. Motor bisa melesat tidak terkendali.

Lalu bagaimana cara melakukannya?

Caranya adalah dengan tetap membuka tuas tuas gas sedikit. Teknik ini dikenal dengan istilah digantung. Tujuannya supaya mesin tetap bekerja.

Sesudah diatur bukaan gasnya supaya mesin tetap bekerja, pakai rem depan dan belakang dengan cermat. Prioritaskan rem depan daripada rem belakang.

Siswanto mengungkapkan, pengendara harus siap saat melalui jalan menurun dengan rem belakang dan rem depan bergantian. Perlu dicatat, rem hanya berfungsi untuk memperlambat laju motor. “Perkirakan dimana kita akan berhenti pada titik yang ditentukan,” ungkapnya.

Itulah cara mengerem motor matic yang benar saat melalui turunan. Mengingat banyaknya kejadian rem motor matic blong saat turunan, jangan menyepelekan sistem pengereman pada motor Anda. Selain itu berhati-hatilah saat melalui turunan.

Jangan justru terpancing untuk memacu kendaraan lebih kencang lagi. Hal tersebut bisa berpotensi membahayakan Anda dan juga pengguna jalan lainnya. Tidak hanya itu, berkendara ugal-ugalan juga mengganggu pengendara lainnya.

Semoga informasi mengenai cara mengerem motor matic yang benar di atas bermanfaat untuk Anda.

Source: cara mengerem motor matic yang benar, teknik pengereman motor matic, cara mengerem motor matik, cara pengereman motor matic yang benar, pengrreman motor matic, cara penggunaan rem matik yang baik dan benar, cara rem matic di turunan, kapan harus mengerem motor matic, pengereman motor saat turunan, cara mengerem di motor matic, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply