Home Motor Motor Matic Komparasi Biaya Servis Motor Matic 150cc

Komparasi Biaya Servis Motor Matic 150cc

0 194

Servis Motor, Motor matic tetap menjadi pilihan masyarakat Indonesia hingga sekarang. Tak heran bila banyak sekali pilihan di pasar skuter matik atau skutik. Salah satu pilihan menarik di segmen ini adalah skutik bermesin 150cc.

Selain pilihan yang beragam, performa yang ditawarkan juga lebih dapat diandalkan. Selain itu juga ada tawaran fitur yang cukup menarik sehingga membuat motor matic 150 cc layak dimiliki.

Beberapa model yang mengisi segmen motor matic 150 cc adalah Honda Vario 150 eSP, Yamaha NMAX, Yamaha Aerox 155 VVA, Honda PCX 150 dan Vespa Sprint 150 i-get.

Akan tetapi jangan lupa urusan perawatannya. Motor secara berkala membutuhkan perawatan sehingga terhindar dari kerusakan serius. Lalu dari beberapa motor di atas, manakah yang paling murah saat servis di tahun pertama? Berikut informasi selengkapnya, dikutip dari Otomotifnet.

Honda Vario 150 eSP

Melihat buku manualnya, Motor matic Honda ini harus diservis setiap kelipatan 4.000 km. Ada banyak komponen yang perlu diperiksa saat servis rutin. Termasuk penggantian oli, pembersihan filter udara dan pengecekan kerenggangan klep.

Jika ditemukan kerusakan pada komponen, maka disarankan untuk mengganti dengan yang baru. Berikutnya penggantian oli transmisi atau oli gardan dilakukan setiap kelipatan 8.000 km. Pemilik Vario 150 membutuhkan 2 botol dengan isi 120 ml.

Sementara ketika sudah menyentuh angka 16.000 km, akan ada banyak penggantian part. Beberapa di antaranya saringan udara, oli mesin, busi dan oli transmisi. Servis Honda Vario 150 eSP diberikan secara gratis selama satu tahun untuk jasa servis. Sedangkan untuk oli hanya servis pertama saja yang gratis.

Biaya Servis

 1.000 km4.000 km8.000 km12.000 km
Jasa servisGratisGratisGratisGratis
Oli mesinGratisRp 47.500 (SPX2)Rp 47.500Rp 47.500
Busi--Rp 12.000 x 2-
Jasa servis CVT--Rp 17.500Rp 100.000
TotalGratisRp 47.500Rp 89.000Rp 147.500
Total biaya tahun pertamaRp 284.000

Honda PCX 150

Tidak berbeda dengan saudaranya, motor matic bongsor ini perlu servis berkala setiap 4.000 km. Untuk oli dianjurkan memakai AHM Oil tips SPX 2 yang full sintetik. Oli ini mempunyai visikositas yang sama dengan MPX2, yakni 10W-30. Bdanya SPX2 sudah full sintetik.

Untuk filter udara Honda PCX memakai tipe kertas yang dilapisi oli. Dengan begitu tidak boleh dibersihkan maupun dicuci. Filter udara tidak boleh dibersihkan karena dapat menghilangkan kandungan olinya. Perawatannya cukup dilap saja.

Baca juga: Tips Merawat Motor Tua

Komponen ini perlu diganti maksimal setiap 16.000 km. Akan tetapi bisa lebih cepat dari patokan tersebut jika motor sering dipakai melewati jalanan yang sangat kotor. Jika seperti itu kemungkinan di 13.000 km filter udara sudah harus diganti.

Berikutnya adalah memeriksa kerenggangan klep. Untuk Honda PCX 150 mempunyai kerenggangan klep in 0,15 mm dan ex 0,25 mm. Akan tetapi jika tidak ada gejala mesin berisik tidak perlu disetel.

Throttle body juga tak luput dari perawatan. Komponen ini perlu disemprot dengan carburator cleaner. Dan untuk terakhir reset dan cek kinerja mesin, berikut seluruh sensor dengan memakai HiDS-Injection Diagnostic Tool.

Biaya Servis

 1.000 km4.000 km8.000 km12.000 km
Jasa servisGratisGratisGratisGratis
Oli mesinGratisRp 47.500 (SPX2)Rp 47.500Rp 47.500
Busi--Rp 12.000 x 2-
Jasa servis CVT--Rp 17.500Rp 200.000
TotalGratisRp 47.500Rp 89.000Rp 247.500
Total biaya tahun pertamaRp 384.000

Yamaha Aerox 155 VVA

Aerox yang menjadi salah satu skutik bongsor andalan Yamaha perlu mendapat servis setiap kelipatan 3.000 km. Perawatan meliputi penggantian oli dan pemeriksaan torsi dari semua baut pengencang.

Sama seperti motor matic 150 cc lainnya, pemilik Yamaha Aerox 155 VVA mendapat fasilitas servis gratis selama satu tahun. Akan tetapi untuk oli mesin hanya gratis ketika servis 1.000 km saja.

Untuk penggantian komponen selain oli biasanya terjadi ketika servis ketiga. Yang perlu diganti adalah busi. Sementara saat servis 10.000 km dianjurkan untuk melakukan pengecekan CVT.

Pada buku servis, busi perlu diganti setiap 6.000 km. Akan tetapi, bila dirasa tanggung bisa menggantinya sekalian saat servis berkala kelipatan 7.000 km. Biasanya kondisi busi belum mati dan masih dapat menghasilkan api. Akan tetapi percikan bunga apinya sudah berkurang. Hal tersebut dapat menyebabkan boros tenaga lantaran bensin tidak terbakar sempurna.

Biaya Servis

 1.000 km4.000 km7.000 km10.000 km
Jasa servisGratisGratisGratisGratis
Oli mesinGratisRp 57.000Rp 57.000Rp 57.000
Busi--Rp 13.500-
Jasa servis CVT---Rp 70.000
TotalGratisRp 57.000Rp 70.500Rp 127.000
Total biaya tahun pertamaRp 254.500

Yamaha NMAX

Jadwal servis motor Yamaha yang cukup laris di pasaran ini juga sama dengan Aerox, yakni setiap kelipatan 3.000 mm. Begitu juga dengan servis gratis di tahun pertama. Saat servis di 1.000 km pertama sudah bersamaan dengan penggantian oli.

Tidak perlu khawatir lupa waktu ganti oli. Sebab spidometer Yamaha NMAX sudah dilengkapi dengan indikator yang akan berkedip ketika waktunya untuk ganti oli.

Baca juga: 6 Tips Perawatan Motor Setelah Perjalanan Jauh

Lampu indikator tersebut akan menyala saat menyentuh angka 1.000 km pertama. Saat lewat dari angka tersebut lampu indikator akan berkedip. Setelah melakukan penggantian oli nantinya indikator akan direset kembali.

Ketika servis ketiga selain oli, komponen busi juga perlu diganti. Sedangkan saat servis keempat dianjurkan untuk memeriksa sektor CVT. Penggantian oli transmisi dilakukan setiap kelipatan 12.000 km.

Biaya Servis

 1.000 km4.000 km7.000 km10.000 km
Jasa servisGratisGratisGratisGratis
Oli mesinGratisRp 57.000Rp 57.000Rp 57.000
Busi--Rp 14.000-
Jasa servis CVT---Rp 40.000
TotalGratisRp 57.000Rp 71.000Rp 97.000
Total biaya tahun pertamaRp 225.000

Vespa Sprint 150 i-get

Skutik asal Eropa ini perlu mendapatkan 3 kali servis berkala yang dilakukan setiap kelipatan 5.000 km untuk tahun pertama. Yang pertama dilakukan pada 1.000 awal atau 1 bulan. Komponen yang diperiksa adalah filter oli mesin. Komponen ini dicek untuk melihat apakah ada sisa gram ketika perakitan mesin di pabrik.

Motor Vespa ini membutuhkan oli sebanyak 1,3 liter. Untuk itu pemilik Vespa Sprint 150 i-get perlu membeli 2 botol oli.

Servis selanjutnya dilakukan saat 5.000 km. Tidak ada penggantian komponen yang dilakukan, begitu juga dengan oli mesin. Yang dilakukan hanyalah pengecekan dan pelumasan part saja.

Akan tetapi, Purwono, Kepala Mekanik di Premier Vespa Kebayoran menyarankan untuk mengganti oil lebih cepat dari jadwal. “Jika melihat kondisi jalan Jakarta yang macet apalagi jika pemkaian rutin, disarankan untuk melakukan penggantian oli tiap 3.000 km atau maksimal di kelipatan 5.000 km saja,” sarannya.

Di samping itu umur v-belt Vespa terbilang singkat, yakni hanya 12.000 km. Berbeda dengan v-belt motor matic Jepang yang biasanya mencapai 25.000 km menurut buku servisnya.

Selain itu pemilik Vespa Sprint 150 i-get tidak mendapatkan fasilitas jasa servis dan oli mesin gratis. Dengan kata lain seluruh biaya ditanggung oleh pemilik motor.

Biaya Servis

 1.000 km5.000 km10.000 km
Jasa servis ringanRp 72.000Rp 72.000Rp 72.000
Filter oli mesinRp 46.750-Rp 46.750
Oli mesinRp 79.500 x 2--
V-belt--Rp 283.000
Jasa bongkar CVT--Rp 60.000
TotalRp 277.750Rp 72.000Rp 389.500
Total biaya tahun pertamaRp 739.250

Demikian komparasi biaya servis motor matic 150 cc. Semoga artikel di atas bermanfaat untuk Anda.

Source: matic honda motor, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply