Home BMW Test Ride BMW G310R Indonesia, Apa Saja Keunggulannya?

Test Ride BMW G310R Indonesia, Apa Saja Keunggulannya?

0 105

BMW G310R, BMW Motorrad coba menggoda pecinta motor Tanah Air dengan menghadirkan G310R. Motor ini mempunyai beberapa daya tarik. BMW G310R sejauh ini menjadi satu-satunya motor BMW termurah yang dijual di pasaran. Pasalnya harga BMW G310R mencapai Rp 112,5 juta on the road Jakarta.

Hal ini pastinya menjadi salah satu modal untuk memikat para pecinta motor premium yang tidak ingin mengabaikan performa dan tawaran kualitas. Lantas bagaimana sensasi berkendara dengan  motor baru BMW ini? Berikut adalah detail seputar BMW G310R, termasuk test ride yang dilaporkan laman Otomotifnet.

Desain

Sebelum membahas seputar kesan berkendara dengan naked bike Eropa ini, tidak ada salahnya untuk melihat bagaimana tampilan G310R ini. Motor sport ini tampil menarik dan terkesan gagah.

Kesan tersebut muncul berkat hadirnya suspensi upside down yang mempunyai diameter as cukup besar, yakni 41 mm. Suspensi ini tampil mencolok dengan warna emas menyala. Alhasil tampilan kaki depan tampak lebih gagah.

Meski begitu ada satu kekurangan yang dijumpai di bagian depan. Motor ini masih mengandalkan lampu utama bohlam biasa, belum LED. Lain halnya dengan lampu rem yang tampil dengan dimensi mungil dan sudah menggunakan LED. Walaupun kecil sorotan cahayanya sudah sangat terang.

BMW G310R Indonesia ini merupakan produksi dari India. Awalnya ada beberapa orang yang meragukan kualitasnya. Akan tetapi hal tersebut akhirnya terjawab sudah. Melihat tampilannya, motor ini mendapat sentuhan finishing yang halus dan rapi di berbagai part. Sehingga menonjolkan build quality khas BMW.

Fitur

Kini saatnya membahas fitur yang dibawa motor BMW ini. Bagian panel indikator G310R sudah menggunakan full digital dengan layar berwarna biru. Pada panel tersebut ada spidometer, odometer, trip 1 dan 2, fuel range, engine temperature, fuel consumption average, fuel consumption real time, speed average, date dan setup.

Tampilan panel ini mudah untuk dilihat karena memiliki ukuran angka yang besar. Hanya saja rpm mesin yang terlihat kecil. Di bagian kiri terdapat penunjuk bahan bakar yang dibuat berbentuk blok atau batang.

Baca juga: Kelebihan BMW G310R

Sedangkan bagian tengah terdapat penunjuk kecepatan dan penunjuk gigi transmisi. Juga terdapat shift light yang akan menyala di putaran mesin 10.000 rpm.

Melirik sektor kaki-kaki, pelek BMW G310R ini tampil menarik dengan palang 5. Untuk bagian depan mempunyai lebar 3 inci dan bagian belakang 4 inci. Pelek ini dipadukan ban Michelin Pilot Street berukuran 110/70-17 dan 150/60-17.

Swing-arm G310R juga terlihat menarik dan memunculkan kesan kokoh. Sedangkan sistem pengereman memakai rem Bybre yang merupakan sub brand Brembo untuk produk entry level.

Untuk bagian depan memakai cakram dengan diameter 300 mm yang diapit kaliper radial 4 piston dengan kesan empuk ketika handle ditekan tetapi tetap pakem.

Lalu bagian belakang menggunakan cakram berdiameter 240 mm dengan kaliper tunggal. BMW juga menyertakan fitur keamanan anti-lock brake system (ABS) pada kedua rodanya. Juga terdapat sensor standar samping yang akan mematikan mesin motor secara otomatis ketika masuk gigi 1 dan standar samping masih diturunkan.

Sektor dapur pacu juga menyimpan daya tarik tersendiri. BMW memutar mesin hingga 180º. Alhasil lubang intake, throttle body 42 mm dan air box berada di bagian depan. Tepatnya berada di bawah komstir.

Lalu untuk knalpot keluar ke belakang, tepat di bawah jok. Hal tersebut diklaim membuat konsumsi bahan bakar mesin lebih hemat. Di samping itu centre of gravity juga lebih optimal dan manuver menjadi lebih baik.

Pengendalian dan Posisi Berkendara

Mtoor ini mempunyai riding position yang terbilang nyaman. BMW G310R dibekali jok yang tebal, empuk dan nyaman. Hal ini akan membuat pengendara betah, terutama ketika melakukan perjalanan jauh.

Tidak hanya itu, joknya juga cukup rendah, yakni 785 mm. Sehingga cukup nyaman untuk pengendara dengan tinggi 168 cm. posisi footstep pengendara juga santai dan tidak membuat kaki terlalu menekuk ketika dikendarai. Dengan begitu kenyamanan selama perjalanan akan menjadi lebih baik.

Motor sport ini mempunyai cover tangki bahan bakar yang terlihat besar. Kendati begitu cover tangki tersebut tidak membuat kaki membuka lebar. Alasannya desain cover tersebut menyempit di bagian paha pengendara.

Tidak hanya itu, motor ini juga mempunyai handling yang mudah walaupun mempunyai bodi yang terlihat besar. Pengendara dapat dengan mudah mengendalikannya saat melintasi tikungan dengan cepat ataupun melesat di tengah kemacetan. Hanya saja karena setangnya cukup lebar, pengendara perlu berhati-hati ketika berada di jalanan yang macet.

Keunggulan lainnya terdapat pada redaman suspensi depan yang pas saat melewati jalan rusak. Motor tetap bisa dikendarai dengan nyaman tanpa adanya efek mengayun. Rebound-nya juga cukup lambat sehingga motor tidak mengayun berlebihan saat menikung dengan kecepatan tinggi.

Untuk suspensi belakang yang mengandalkan model monoshock dirancang bertumpu di swing arm. Monoshock ini mempunyai 10 setelan. Setiap setelan naiknya sedikit sehingga bisa lebih detail dalam mengaturnya. Di sisi lain motor ini tetap nyaman untuk dipakai pengendara dengan bobot 57 kg dan setelan preload paling lembut.

Performa

BMW G310R dibekali dengan mesin 1 silinder berkapasitas 313 cc. diameter pistonnya 80 mm dan stroke 62,1 mm. Mungkin sebagian orang meragukan performa mesin motor BMW ini. Akan tetapi faktanya tidaklah seburuk yang dibayangkan. Mesin motor ini mempunyai torsi yang melimpah.

Pada rpm berapa pun torsi yang dihasilkan mesin ini cukup besar. Hal ini akan memudahkan pengendara untuk mendahului kendaraan atau melintasi jalan tanjakan. Putaran mesin belum sampai 4.000 rpm respon mesin G310R sudah baik.

Untuk melihat bagaimana grafik torsinya, maka motor ini diuji di atas Dynojet 250i. Menurut hasil pengamatan, mesin BMW G310R ini mempunyai tenaga maksimum 27,98 dk pada putaran mesin 9.800 rpm dengan torsi puncak 23,29 Nm pada 8.200 rpm.

Jika melihat grafik torsinya, sejak 4.000 rpm torsi mesin G310R sudah berada di 20 Nm hingga putaran 10.000 rpm. Itulah mengapa torsi motor ini sangat terasa setiap kali buka gas.

Hanya saja untuk air fuel ratio (AFR) motor ini sangat basah. Berdasarkan hasil uji dyno mencapai 11,72 : 1. Padahal motor standar umumnya berada di kisaran 13 : 1.

Kelebihan lain dari BMW G310R 2017 ini adalah perpindahan gigi yang terasa halus. Koplingnya empuk dan tidak selip sehingga membuat pengendara tidak cepat pegal.

Hanya saja suara mesin motor BMW ini terdengar cukup kasar. Akan tetapi pihak BMW mengatakan hal tersebut adalah normal. Permasalahan lain akan dijumpai ketika terjebak macet parah. Suhu mesin terasa cukup hangat di kaki kanan. Perlu diketahui, temperatur mesin tertinggi ketika macet dapat menembus 104 derajat Celcius.

Konsumsi Bahan Bakar

Setelah mengetahui performa mesin motor ini, mari kita lihat bagaimana konsumsi bahan bakarnya. Menurut hasil uji coba, diperoleh bahwa konsumsi BBM G310R mencapai 4 liter per 100 km atau 25 km/liter.

Uji coba dilakukan dengan melewati berbagai macam kondisi di ibu kota. Sedangkan bahan bakar memakai RON 92 dan dilakukan dengan berkendara agresif.

Data Tes BMW G310R
0 – 60 km/j: 3,7 detik
0 – 80 km/j: 5 detik
0 – 100 km/j: 7,5 detik
0 – 100 meter: 6,9 detik (95,8 km/j)
0 – 201 meter: 10,3 detik (116,1 km/j)
0 – 402 meter: 15,9 detik (133,9 km/j)
Kecepatan di spidometer: 152 km/j
Kecepatan di Racelogic: 149,8 km,j
Konsumsi bensin : 4 liter / 100 km
Spesifikasi BMW G310R
Dimensi
Panjang : 2.005 mm
Lebar : 820 mm
Tinggi : 1.080 mm
Tinggi jok : 785 mm
Berat isi : 158,5 kg
Kapasitas tangki : 11 liter
Mesin
Tipe mesin : Berpendingin air, satu silinder 4-tak, DOHC 4 klep
Piston x langkah : 80 mm x 62,1 mm
Isi silinder : 313 cc
Tenaga maksimal : 27, 98 dk / 9.800 rpm
Torsi maksimal : 23, 29 Nm / 8.200 rpm 
Rasio kompresi : 10,6 : 1
Pengabutan bahan bakar : Electronic fuel injection, BMS-E2
Perangkat emisi : Closed-loop 3-way catalytic converter, emission standard EU-4
Transmisi
Kopling : Multiple-disc terendam oli
Gearbox : Synchromesh 6-speed
Rangka & Rem
Rangka : Bolted steel frame, drive unit loadbearing, tubular steel rear frame
Suspensi depan : Upside down fork , Ø 41 mm
Suspensi belakang : Solid die-cast aluminum swingarm, directly hinged monoshock, adjustable, preload
Jarak main suspensi depan / belakang : 140 mm / 131 mm
Jarak sumbu roda : 1,374 mm
Radius putar : 64,9°
Pelek : Cast aluminium wheels
Pelek depan : 3.0 x 17”
Pelek belakang : 4.0 x 17”
Roda depan : 110/70 R 17
Roda belakang : 150/60 R 17
Rem depan : Single disc, diameter 300 mm, 4-piston fixed caliper, radially bolted
Rem belakang : Single disc, diameter 240 mm, single-piston floating caliper
ABS : BMW Motorrad ABS
Kelistrikan
Alternator : 330 W
Aki : 12 V / 8 Ah, maintenance free

Itulah data test ride BMW G310R Indonesia. Motor ini memang berstatus sebagai motor termurah BMW. Akan tetapi tawaran fitur, performa dan kualitasnya tidak bisa dikatakan murahan. Dengan banderol harga Rp 100 jutaan, G310R menawarkan cukup banyak keunggulan. Terutama dalam hal performa yang tampaknya akan cocok untuk konsumen yang suka memacu kendaraan dengan kencang. Dari hasil di atas, terjawab sudah atas keraguan masyarakat mengenai bagaimana kualitas produk dan mesinnya. Semoga informasi di atas bisa menjadi referensi untuk Anda, terutama yang tertarik membeli motor BMW tersebut.

Source:

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply