VW Kombi Generasi Baru Disiapkan, Jauh Lebih Futuristik!

Loading...

VW Kombi, Volkswagen mempunyai banyak produk yang dilepas di pasaran. Salah satu mobil legendaris buatannya adalah Kombinationskraftwagen atau lebih akrab disapa dengan nama Kombi. Mungkin Anda sudah pernah mendengar nama mobil VW yang satu ini.

Loading...

Rupanya Volkswagen tengah berupaya untuk kembali menghadirkan minibus itu. Tujuannya agar mobil ini dapat diterima oleh masyarakat zaman sekarang. Bahkan VW sempat terlihat beberapa kali merancang dan memajang konsep VW Kombi di sejumlah pameran otomotif dunia.

Kabar baiknya VW menyatakan siap untuk kembali menghadirkan produk tersebut. Belum lama ini VW mengumumkan akan menghadirkan Kombi terbaru dan tercanggih. Model ini nantinya akan dipasarkan di Tiongkok dan Amerika Serikat mulai 2022.

Ketua dewan komisaris Fiat Chrysler Automotive untuk Merck Volkswagen, Dr. Herbert Diess mengatakan latar belakang dihadirkannya generasi penerus VW Kombi itu. “Tujuan kami jelas: membuat mobil sepenuhnya bertenaga listrik dan terkoneksi yang kembali menjadi ikon global,” jelasnya, sebagaimana dilansir Metrotvnews dari Fortune.

Ada alasan lain yang membuat VW pada akhirnya menyiapkan generasi penerus mobil ini. Hal tersebut didasari oleh keinginan banyak konsumen yang menginginkan mobil tersebut diproduksi kembali.

“Setelah presentasi di pameran automotif di Detroit dan Jenewa, kami menerima banyak surat dan email dari pelanggan yang mengatakan, ‘Tolong bangun mobil ini’. Mikrobus telah lama menjadi bagian dari gaya hidup California. Sekarang kita membawanya kembali dengan menginvestasikannya kembali sebagai kendaraan listrik,” jelas Diess, mengutip dari laman Okezone.

Ditujukan sebagai transportasi bagi generasi Z, VW Kombi terbaru haruslah dilengkapi dengan fitur-fitur yang canggih. Tidak hanya itu, dapur pacu yang disematkan juga harus ramah lingkungan.

Nantinya Volkswagen tidak akan menamai minibus andalannya ini dengan nama Kombinationskraftwagen, Microbus ataupun Transporter. Mobil baru ini akan diberi nama I.D Buzz yang terkesan lebih futuristik.

Menariknya, siluet I.D Buzz ini cenderung mendekati generasi pertama Kombi. Begitu Jung dengan pemakaian pintu tengah dengan kaca jendela berukuran lebar. Di samping itu dimensi dan kombinasi tempat duduk juga menyisakan living room di baris tengah. Yang berbeda, terdapat sunroof yang juga berfungsi sebagai panel solarcell pada bagian atap.

Saat masuk ke bagian kokpit, VW tidak menyertakan setir kemudi untuk pengemudi. Nantinya mobil VW ini akan dirancang dengan memakai teknologi autonomous. Dengan kata lain mobil ini akan dikendalikan oleh perangkat penginderaan jarak dekat dan sensor canggih yang terhubung radar.

Untuk menggunakan mobil ini, pengguna hanya perlu memasukkan alamat tujuan dan sesekali mengoreksi arah atau kecepatan melalui tombol panah kiri dan kanan di monitor layar sentuh.

Monitor berteknologi touchscreen itu memiliki ukuran besar dan diletakkan di antara pengemudi dan  penumpang depan. Pengguna bisa mengaktifkan ataupun mengatur fitur-fitur mobil dari monitor tersebut. Tak terkecuali menampilkan radar, navigasi, hiburan maupun mengatur koneksi dengan gadget para penumpang.

VW I.D Buzz menggunakan empat motor listrik yang menggantikan mesin berbahan bakar minyak. Keempat motor listrik ini bertugas menggerakkan semua roda. Kombinasi motor listrik tersebut bisa menghasilkan tenaga sebesar 369 dk.

Sistem penggerak roda mobil ini akan memakai 4WD. Lalu untuk akselerasi dari 0 sampai 96 km/jam dapat dicapai dalam 5 detik dengan kecepatan tertinggi 160 km/jam. Sementara arus listrik didistribusikan baterai 150 kW. Menariknya waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya baterai ini hingga penuh hanya 30 menit saja.

“Bagi saya, I.D. Buzz adalah mobil listrik terindah dan paling menarik di dunia,” ungkap Diess.

Sebagai informasi tambahan, VW Kombi generasi pertama dihadirkan pertama kali pada tahun 1950. Tenaga yang dihasilkan mesin mobil itu masih kecil, yakni hanya 30 hp saja. Mobil ini mulai populer saat Amerika Serikat terlibat perang dengan Vietnam. Generasi muda AS yang tidak ingin mengikuti wajib militer memilih mobil yang memiliki julukan lain Samba atau Microbus itu untuk berkeliling negeri bersama teman-temannya.

Tidak hanya di Amerika Serikat, VW Kombi juga cukup diminati di Indonesia. Sebagian besar merupakan buatan Brazil. Mobil ini populer dan disukai oleh kalangan modifikator maupun pengusaha food truck. Akankah nantinya mobil itu juga hadir di Indonesia?

Loading...