Home Komparasi Yamaha Mio M3 125 vs X-Ride 2017, Serupa Tapi Tak Sama

Yamaha Mio M3 125 vs X-Ride 2017, Serupa Tapi Tak Sama

Yamaha Mio M3 125, Seperti yang diketahui bersama, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) punya banyak motor matic yang dilepas di pasaran. Mulai dari motor matic kecil bermesin 125 cc hingga motor matic berukuran gambot yang tergabung dalam MAXI Series.

Untuk kelas entry level, YIMM punya beberapa model. Salah satunya adalah Mio M3 dan X-Ride. Untuk Yamaha X-Ride terbaru dirilis pada ajang Jakarta Fair Kemayoran 2017. Motor Yamaha ini tampil berbeda bila dibandingkan dengan model sebelumnya.

Salah satu perbedaan yang mencolok adalah mesinnya yang lebih besar, yakni mencapai 125 cc. Platform-nya turut dirombak, kini lebih mirip dengan Mio M3. Walaupun beberapa hal sama, bukan berarti kedua motor matic Yamaha ini sepenuhnya sama. Tetap saja ada perbedaan di antara keduanya.

Jika saat ini Anda tengah bingung ingin memilih Yamaha X-Ride atau Mio M3, Anda bisa simak perbandingan spesifikasi keduanya. Untuk lebih jelas silakan simak ulasan berikut, dilansir dari laman Oto.

Desain

Bila disandingkan, desain kedua skutik ini jelas terlihat beda. Yamaha X-Ride terlihat lebih besar dibanding saudaranya. Motor ini mengusung desain layaknya motor trail yang biasa dipakai untuk berpetualang di medan off-road. Maka dari itu tampilan ala adventure tampak kental pada X-Ride.

Tidak hanya itu, Yamaha juga menyematkan ban yang lebih lebar. Untuk ban depan berukuran 80/80-14 dan bagian belakang 100/70-14. Agar kesan petualang semakin kental, setang memakai model telanjang yang lebar. Perpaduan ban dan setang lebar ini diklaim membuat Yamaha X-Ride lebih mudah untuk menaklukkan berbagai medan.

Hanya saja ground clearance motor matic ini tidak berubah, tetap 135 mm seperti Mio M3. Sementara kapasitas bagasi juga terbatas. Pengguna tidak dapat meletakkan helm half face ke dalamnya.

Baca juga: Yamaha X-Ride 125 vs Honda BeAT Street

Sementara Yamaha Mio M3 mengusung ban yang lebih kecil. Bagian depan memiliki ukuran 70/90-14 dan bagian belakang 80/90-14. Dengan ban tersebut motor ini lebih cocok untuk dipakai melintasi jalanan beraspal.

Kelebihan lainnya adalah bobot yang ringan, yakni mencapai 94 kg. Lebih ringan 4 kg dari Yamaha X-Ride. Dengan begitu pengguna bisa melesat dengan mudah di tengah kemacetan.

Fitur

Yamaha membekali X-Ride dengan fitur eco indicator yang hadir sebagai fitur standar. Fitur ini berfungsi untuk memberitahukan kepada pengendara cara berkendara yang hemat bahan bakar.

Di samping itu lampu depan sudah mengadopsi jenis LED yang lebih hemat daya. Motor matic ini juga memiliki lampu hazard yang dapat dimanfaatkan ketika pengendara sedang dalam keadaan darurat.

Untuk menunjang kenyamanan selama berkendara, Yamaha X-Ride mengusung sistem suspensi dengan subtank. Suspensi ini diklaim membuat motor lebih stabil ketika dipakai melewati berbagai jenis medan.

Yamaha Mio M3 ditawarkan dalam dua varian. Untuk tipe terendah hanya mempunyai fitur eco indicator. Jika ingin mencari model yang mempunyai fitur lebih banyak, pilihannya bisa Mio M3 AKS SSS. Ada dua fitur tambahan pada varian ini.

Fitur AKS (advance key system) mempunyai dua fungsi, yakni answer back dan auto open key shutter. Answer back system dipakai untuk memudahkan pengguna menemukan motor di tempat parkir. Cara kerjanya cukup dengan menekan tombol, maka motor akan memberikan sinyal berupa cahaya dari lampu.

Lalu auto open key shutter akan memudahkan pengendara saat memasukkan anak kunci ke lubangnya. Cukup menekan tombol di anak kunci maka lubang kunci akan terbuka otomatis.

Sedangkan fitur terakhir adalah SSS atau stop & start system. Fitur ini diklaim dapat menekan konsumsi bahan bakar. Fitur SSS memungkinkan mesin mati secara otomatis saat motor berhenti lebih drai lima detik. Untuk menghidupkannya cukup memutar tuas gas. Cara kerja fitur ini mirip dengan ISS (idling stop system) milik motor matic Honda.

Mesin

Baik Yamaha Mio M3 maupun X-Ride mengusung mesin yang sama, yakni 125 cc SOHC dengan teknologi Blue Core. Tenaga yang dapat dihembuskan dapur pacu ini mencapai 9,51 PS pada 8.000 rpm dengan torsi 9,6 Nm pada 5.500 rpm. Untuk sistem transmisinya menggunakan CVT.

Harga

Yamaha Mio M3 terbagi menjadi dua varian dengan banderol harga yang berbeda. Untuk harga Yamaha Mio M3 standar mencapai Rp 15,2 juta. Sementara harga Mio M3 dengan tambahan fitur AKS dan SSS Rp 16,1 juta.

Lalu harga Yamaha X-Ride lebih mahal dari Mio M3. Yakni mencapai Rp 17,25 juta OTR Jakarta.

Melihat spesifikasinya, kedua motor Yamaha ini mempunyai karakter dan plus-minus masing-masing. Jika Anda mencari motor yang ringan, irit bensin dan lebih terjangkau maka bisa memilih Yamaha Mio M3 125. Sementara bila Anda suka berpetualang di berbagai medan, maka X-Ride pilihannya.

Sudah menentukan pilihan Anda? Sekian ulasan seputar Yamaha Mio M3 125 vs X-Ride 125. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk pembaca sekalian.

Source: spesifikasi mio s vs x ride, spek mesin x rade dan mio m3, bagus mana mio s dengan new s ride, mio X, mio x 2017, mio3 vs x ride, motor mio 2017, motor mio m3 125 vs x ride, perbedaan mio m3 125 dgn mio m3 m, perbedaan x ride vs mio m3, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply