Powerbank Bisa Sebabkan Mobil Terbakar, Benarkah?

Loading...

Mobil Terbakar, Masing-masing pabrikan mobil selalu menganjurkan kepada konsumen untuk melakukan perawatan mobil secara berkala. Tujuannya tidak lain adalah untuk menjaga performa kendaraan supaya tetap prima. Perawatan mobil juga menjadi salah satu cara agar kerusakan pada mobil bisa terdeteksi lebih dini.

Loading...

Pada intinya mobil butuh perawatan supaya lebih tahan lama dan bebas dari permasalahan. Hanya saja terkadang ada masalah yang bisa muncul tiba-tiba dari kendaraan pribadi. Salah satunya adalah mobil terbakar.

Masih hangat diperbincangkan mobil Honda Brio yang terbakar secara misterius di Tambun, Bekasi. Video terbakarnya city car ini sontak viral dan mendapat sorotan banyak masyarakat. Meski belum diketahui pasti apa penyebab mobil tersebut terbakar, ada sejumlah spekulasi yang beredar di dunia maya.

Ada yang menduga power bank yang terhubung ke lighter-lah yang membuat mobil itu terbakar. Terlepas dari benar atau tidaknya hal tersebut, apakah benar peranti yang satu ini bisa membuat mobil terbakar?

Menurut Lucky Sebastian yang merupakan pengamat gadget, powerbank yang terhubung ke lighter di mobil tidak akan berfungsi bila mobil dalam kondisi mati. “Rumornya karena ada powerbank yang sedang tersambung dengan colokan lighter, sehingga powerbank meleleh, itu hoax saja. Karena kalau kondisi mobil mati, begitupula colokan lighter tidak akan berfungsi,” jelasnya, dikutip dari DetikOto.

Akan tetapi, terlepas dari kondisi tersebut pemilik gadget dianjurkan untuk tidak meletakkan powerbank di tempat yang terkena sinar matahari atau panas berlebih. Seperti di atas dashboard mobil, atau di dalam mobil yang terjemur.

Baca juga: Mobil Terbakar, Bagaimana dengan Asuransinya?

Lucky mengatakan, powerbank kebanyakan berisi baterai lithium-ion, sama seperti ponsel. Oleh karenanya sangat rentan rusak bila terkena panas berlebih.

Dijelaskan bahwa di dalam baterai lithium-ion terdapat berlapis-lapis bahan katode dan anoda dengan jarak yang sangat tipis. Saat terjadi panas berlebih, maka bahan tersebut akan memuai dan saling menempel. Alhasil akan menimbulkan korslet layaknya kita mempertemukan kutub positif dan negatif baterai.

Korslet itulah yang bisa menyebabkan kebakaran. Meskipun tidak sampai terbakar, powerbank yang sering terkena panas berlebih akan mudah rusak atau tidak awet. Sebab panas yang berlebih akan menimbulkan reaksi kimia yang menghasilkan gas berlebih. Kejadian ini biasanya membuat baterai menjadi kembung seperti yang sering dijumpai oleh para pengguna gadget.

Lucky menyarankan supaya pengguna gadget lebih teliti dalam memilih powerbank. Pilihlah produk yang mempunyai kualitas bagus. Jangan tergiur dengan powerbank yang dijual dengan harga murah namun memiliki kapasitas tinggi.

“Salah satu part yang banyak dihilangkan pada powerbank murah, selain kapasitas yang tidak sesuai adalah sirkuit yang mengatur keamanan, seperti pencegah over-charge dan pengontrol panas. Jika lupa dan terus menerus di-charge, powerbank ini rentan rusak, atau malah mungkin saja terbakar karena panas berlebih akibat over-charge,” paparnya.

Dengan adanya fenomena mobil terbakar semoga kita semua lebih waspada dalam menaruh barang di dalam kabin mobil. Jangan tinggalkan barang-barang yang berpotensi terbakar dengan sendirinya supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Loading...