Tips Ganti Oli Mesin, Lihat Jarak Atau Waktu?

Loading...

Oli Mesin, Setiap bagian kendaraan butuh perhatian dan perawatan secara berkala. Salah satunya adalah pelumasan pada mesin kendaraan. Oli mesin merupakan salah satu komponen penting pada kendaraan. Hanya saja tidak sedikit pemilik yang kurang peduli terhadap kondisinya.

Loading...

Padahal jika jarang dirawat bukan tidak mungkin bisa menimbulkan permasalahan atau kerusakan yang pada akhirnya mengharuskan pemilik mengeluarkan banyak biaya. Salah satu yang menjadi permasalahan dari oli mesin adalah waktu atau frekuensi yang tepat untuk menggantinya.

Ada beberapa pendapat terkait hal ini. Sebagian berpedoman pada aturan pabrikan yang mengharuskan untuk mengganti setiap 10.000 km. Akan tetapi juga ada yang berdasarkan waktu ataupun bulan. Lalu mana yang lebih baik, berpedoman pada jarak tempuh atau waktu?

Mengenai hal tersebut, Chief Technical and Training Officer Liqui Moly Gordon Alexander Lit memiliki penjelasannya. Melansir dari KompasOtomotif, mengenai kedua hal tersebut tergantung dari situasi pemakaian.

Dikatakan bahwa sesuai anjuran pabrikan tidak salah. Akan tetapi pemilik juga perlu melihat kondisi. Sebagai contoh, di Jakarta atau kota besar biasanya didominasi kemacetan. Secara otomatis masa tercapai jarak ideal akan lebih panjang.

Gordon memberi contoh, batas pergantian oli dari dealer setiap 10.000 km. dengan situasi jalanan yang macet, angka tersebut kemungkinan baru dapat tercapai setelah enam bulan. Lain halnya dengan jalan yang sepi atau kota kecil yang bisa dicapai dalam kurun waktu yang lebih cepat.

Yang perlu diketahui, walaupun jarak belum sampai mesin bekerja terus setiap hari dengan kondisi macet yang cukup parah seperti di Jakarta. Belum lagi cuaca yang panas. Maka dari itu untuk pemilik yang tinggal di kota besar disarankan tidak melihat patokan jarak, namun berpedoman pada waktu.

“Takutnya pelumas tidak maksimal lagi melindungi mesin,” ungkapnya.

Di samping itu seiring pemakaian kendaraan oli mesin akan mengalami penurunan kualitas. Akan tetapi degradasi kualitas oli dapat lebih cepat turun karena faktor kondisi jalan, cara pemakaian dan cuaca.

“Untuk Jakarta, saya sarankan itu ganti oli dalam setahun dilebihkan saja. Biasanya satu tahun dua kali, ini tambah satu jadi tiga kali ganti oli, empat bulan sekali ideal lah, jangan tunggu sampai 10.000 km,” jelas Gordon.

Baca juga: Cara Mengecek Kondisi Oli Motor

Loading...