Home Motor Informasi Seputar Ban Tubeless, Kelebihan Sampai Cara Tambal

Informasi Seputar Ban Tubeless, Kelebihan Sampai Cara Tambal

0 180

Ban Tubeless, Saat ini ban tipe tubeless mulai banyak dipakai pada motor baru. Tidak sedikit pula masyarakat yang tertarik membeli ban ini untuk mengganti ban biasa yang terpasang pada motornya.

Untuk diketahui, ban tubeless merupakan jenis ban yang dikembangkan dari arena balap. Ada beberapa kelebihan yang membuat ban ini lebih menarik dari ban biasa yang memakai lapisan ban dalam (tube type). Penasaran apa saja kelebihan dan kekurangan ban tubeless? Silakan simak selengkapnya berikut ini.

Kelebihan

Dilansir dari laman Otomotifnet, menurut Jimmy Handoyo, Technical Service & Development Department Head PT Suryaraya Rubberindo Industries, produsen ban FDR, ban jenis tubeless mempunyai konstruksi yang lebih kokoh dari ban biasa. Dengan demikian ban jenis ini tidak perlu tambahan ban dalam karena memiliki inner liner.

Lantaran mempunyai konstruksi yang kokoh, ban tubeless tidak akan langsung kempis ketika terkena benda tajam. Dengan kata lain, ban tubeless tidak mudah kempis jika terkena benda seperti paku. Bahkan ban tidak akan kempis sama sekali selama paku tersebut tidak dicabut dari ban.

Ban jenis ini lebih cocok dipakai pada motor yang sering digunakan untuk beraktivitas. Khususnya di wilayah perkotaan.

Kekurangan

Ada kelebihan, ada juga kekurangan. Ban tubeless mempunyai beberapa kekurangan dibandingkan dengan ban tube type.

Salah satunya adalah metode penambalan lubang yang berbeda dengan ban biasa. Alhasil hanya bengkel-bengkel tertentu yang bisa melayani penambalan ban tubeless. Biasanya hanya ada di kota-kota besar. Sedangkan di daerah pelosok cukup sulit untuk ditemukan.

Baca juga: Perbedaan Ban Tubeless Dan Ban Tubetype

Kekurangan lainnya adalah harga ban tubeless yang lebih mahal dibandingkan ban tube type. Akan tetapi hal ini dirasa sepadan dengan apa yang diperoleh konsumen.

Perawatan

Karena harga yang tidak murah, jangan lupa untuk memperhatikan kondisi ban tubeless. Perlakuan khusus mutlak diperlukan supaya ban jenis ini bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama.

Untuk perawatan, Anda bisa menggunakan ban tubeless dengan mengacu load index dan speed symbol. Untuk tambahan informasi, load index dan speed symbol merupakan panduan yang memberitahukan bagaimana sebuah ban bisa menahan beban dan batas kecepatan maksimum yang aman.

Sebagai contoh, jika pada dinding ban tertulis kode 90/80-17 M/C 46S, maka load index-nya adalah 46. Artinya ban bisa menahan beban dengan berat hingga 170 kg.

Sedangkan speed symbol ban pada kode tersebut adalah S. artinya ban dapat diajak melesat hingga kecepatan maksimum 180. Jika lebih dari batas tersebut berpotensi pecah.

Selain itu perawatan lainnya yang tak kalah penting adalah menggunakan tekanan angin sesuai dengan rekomendasi pabrik. Umumnya pabrikan sudah menetapkan standar kebutuhan angin untuk ban depan dan belakang. Ban tidak boleh terlalu keras ataupun kekurangan angin.

 

Berikutnya, jika ban tubeless mengalami kebocoran disarankan untuk tambal pada bagian dalam ban supaya tidak merusak ban. Di samping itu jangan lupa untuk membersihkannya secara teratur.

Cairan Ban Anti Bocor

Untuk masalah ban bocor, biasanya toko penjual ban motor menawarkan cairan anti bocor sebagai pelengkap saat konsumen membeli ban tubeless. Cairan ini diklaim bisa menambal seketika lubang pada ban. Sehingga pemilik tidak perlu melakukan tambal konvensional dengan memakai tambahan karet.

Akan tetapi pemakaian zat tersebut pada ban tubeless tidak direkomendasikan oleh pabrikan. Jimmy menerangkan, cairan anti bocor itu bisa merusak bagian dalam ban tubeless dan pelek. Alasannya cairan tersebut mempunyai sifat korosif.

Berdasarkan pengalaman pengguna pemakaian cairan anti bocor memang mempunyai dampak negatif bila dipakai dalam jangka panjang. Cairan biasanya akan mengeras dan berubah menjadi seperti serbuk setelah dipakai beberapa bulan. Alhasil cairan tak lagi optimal menutup lubang.

Bahkan cairan dapat mengeras dan memenuhi celah antara pelek dan ban. Hal inilah yang membuat ban tubeless gampang kempis. Sebab angin mudah keluar dari celah-celah antara pelek dan ban tersebut.

Cara Tambal Ban Tubeless

Salah satu cara yang lazim dijumpai dalam menambal ban tubeless yang bocor adalah dengan menusuk dan disumpal. Metode ini sering disebut dengan istilah string.

Metode ini paling mudah dan tidak membutuhkan waktu lama. Tambal ban semacam ini banyak dipakai oleh tukang tambal ban yang ada di pinggir-pinggir jalan di wilayah perkotaan.

Caranya, ban yang bocor mula-mula dilubangi. Kemudian karet berbentuk cacing disematkan untuk menutupi lubang tersebut. Karena faktor, mudah, cepat dan murah itulah masyarakat lebih memilih tambal ban string.

Meski begitu harus Anda ketahui bahwa metode tambal ban string tubeless ini memiliki dampak negatif. Metode tambal tersebut dinilai bisa merusak struktur ban.

“Memang lebih cepat dan hemat, tapi cara tersebut kurang tepat,” terang Jimmy.

Jimmy mengatakan, cara tersebut langsung bisa merusak permukaan ban tubeless. Parahnya lagi metode itu bisa merusak kawat baja pada ban bila tidak dilakukan dengan hati-hati. Lantas bagaimana cara menambal ban tubeless yang benar?

Jimmy menyarankan untuk memakai metode tire patch. Lebih jelasnya metode ini dilakukan dengan cara melepas terlebih dahulu ban dari pelek. Setelah itu penambalnya ditempel di permukaan dalam ban yang bocor.

Metode tambal ban tubeless tire patch membutuhkan waktu yang lama dan biayanya lebih mahal dari metode string. Kendati demikian cara ini bisa membuat ban tubeless Anda lebih panjang umur.

Itulah ulasan seputar ban tubeless. Setelah mengetahui keunggulan dan kekurangannya, jangan lupa untuk selalu memperhatikan kondisi ban tubeless motor Anda supaya lebih awet dan tahan lama.

Source: ban tubeless adalah, harga ban motor tubeless, kelemahan kelebihan bantubles, liner pada motor, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply