Home Auto News Motor Listrik Diuji untuk Ajang Balap MotoGP

Motor Listrik Diuji untuk Ajang Balap MotoGP

Motor Listrik, Seiring berkembangnya zaman dan semakin meningkatkan polusi udara di seluruh penjuru dunia, pabrikan otomotif tertantang untuk mengembangkan kendaraan listrik yang digadang-gadang menjadi salah satu solusi untuk mengurangi polusi. Sederet kendaraan listrik, baik mobil maupun motor bertenaga listrik pun hadir di pasaran.

Tentu saja ada beberapa perbedaan pada kendaraan listrik. Akan tetapi salah satu yang cukup menarik perhatian adalah performanya. Khusus untuk roda dua, motor listrik mulai dilirik untuk dipakai di ajang balap. Salah satu yang pernah menyinggung motor listrik untuk balap adalah Dorna Sport.

Promotor MotoGP itu pernah menyinggung balap motor kemungkinan akan beralih ke tenaga listrik. Benar saja, Dorna Sport terlihat mengetes motor listrik setelah sesi MotoGP Aragon selesai. Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sport tampak serius memperhatikan Loriz Capirossi yang tengah menguji motor listrik. Motor ini dikabarkan akan dipakai dalam ajang MotoGP 2019 mendatang.

“Proyek ini sedang berjalan. Kemungkinan besar pada 2019 kami akan memiliki beberapa balap (listrik) pendukung di seri-seri Eropa,” jelas Ezpeleta, dikutip dari Sindonews.

Ezpeleta mengklaim pihaknya telah mendapatkan empat penawaran dari pabrikan. Nantinya balapan akan menggunakan motor yang sama, minimal sebanyak 10 lap.

Untuk diketahui, motor balap listrik dipercaya dapat melesat hingga kecepatan 200 km/jam. Sedikit lebih lambat dari Moto3. Menurut informasi yang beredar, balap motor listrik akan diikuti oleh 18 peserta.

Balap motor listrik nantinya tidak akan mengganggu jadwal grand prix di kelas Moto3, Moto2 maupun MotoGP. Akan tetapi kontestan pada balapan tersebut akan melibatkan tim pabrikan dan satelit yang sudah berpengalaman di ajang MotoGP.

Dalam sesi uji coba, Capirossi menggunakan Saroléa SP7. Motor balap ini juga mendapat perhatian khusus dari para kru tim MotoGP yang penasaran. Untuk informasi, Saroléa SP7 merupakan motor listrik yang sudah dipakai dalam balapan di ajang Man TT Zero.

Sementara itu, Bjorn Robbens, bos Saroléa mengatakan Loris Capirossi terkesan dengan karakter motor dan bobot motor tersebut. “Loris Capirossi terkesan dengan karakter motor dan bobot sepeda yang relatif ringan, tentu Capirossi telah menguji motor lain yang lolos di ajang MotoGP, dan saya menduga mereka punya motor yang lebih berat bobotnya.” Jelasnya, melansir dari Dapurpacu.

Saroléa SP7 bukanlah satu-satunya motor listrik yang diuji di Circuit of the Americas. Selain itu Capirossi juga melakukan uji coba pada motor balap listrik lain seperti Lighting LS-218.

Tidak hanya itu, pihak Dorna diklaim akan membuat keputusan mengenai keberadaan motor listrik tersebut pada akhir bulan depan.

 

Balapan dengan motor listrik di ajang balap sekelas MotoGP tentu saja akan menghadirkan pengalaman dan tantangan yang berbeda. Maka dari itu sebelum keputusan diambil penting bagi Dorna untuk melakukan tes terlebih dahulu.

Source:

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply