Home Mobil 10 Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas, Pahami dan Hindari

10 Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas, Pahami dan Hindari

0 143

Kecelakaan Lalu Lintas, Kendaraan pribadi yang lalu-lalang di jalanan sudah menjadi pemandangan umum setiap hari. Hingga saat ini masyarakat masih lebih suka menaiki mobil atau sepeda motor pribadi ketimbang memanfaatkan transportasi publik. Alasannya bisa karena lebih praktis ataupun sarana transportasi umum yang belum memadai.

Tingginya masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi juga membuat angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia ikut besar. Bahkan disebutkan ada 3 orang yang meninggal setiap jam karena kecelakaan di jalan. Lantas apa saja penyebab umum kecelakaan lalu lintas?

Korlantas POLRI baru saja mempublikasikan 10 penyebab kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Untuk mengetahui lebih jauh silakan simak detail berikut ini, dirangkum dari laman GridOto.

Gangguan Mengemudi

Yang dimaksud di sini adalah adanya telepon, mengetik pesan, makan ataupun minum ketika berkendara. Seperti yang diketahui banyak pengendara, terutama pengendara motor yang berkendara sambil mengoperasikan smartphone-nya. Hindari hal ini supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Memacu Kendaraan dengan Cepat

Penyebab berikutnya adalah senang mengebut di jalan. Perlu dicatat, semakin cepat Anda mengemudikan kendaraan, maka semakin sedikit waktu yang Anda punya untuk bereaksi.

Pengemudi Sembrono

Mungkin salah satu dari Anda pernah menjumpai pengemudi yang berpindah lajur dengan cepat. Akan tetapi hal ini tidak dibenarkan lantaran bisa mengganggu atau justru mengancam keselamatan pengemudi itu sendiri ataupun pengguna jalan lain.

Menerobos Lampu Merah

Penyebab kecelakaan lalu lintas yang satu ini masih saja kerap terjadi. Biasanya mereka berdalih ingin mengejar waktu. Padahal salah-salah justru nyawa yang bisa menjadi taruhannya.

Pengendara Remaja

Pengendara yang usianya masih remaja biasanya senang mengendarai motor ataupun mobil secara ugal-ugalan. Belum lagi emosinya yang labil atau mudah terpancing suasana.

Melawan Arus

Khusus untuk hal ini biasanya banyak dilakukan oleh pengendara roda dua. Tujuannya untuk mempersingkat jarak dan waktu. Hanya saja hal ini berpotensi menyebabkan kecelakaan yang merugikan.

Tidak Menggunakan Lampu Sein

Ketika belok ada pengendara yang tidak menghidupkan lampu sein kendaraannya, baik lupa ataupun disengaja. Usahakan untuk tidak melakukannya agar pengendara di belakang atau dari arah lain mengetahui maksud Anda untuk berbelok.

Berkendara di Bawah Pengaruh Alkohol

Meminum minuman keras atau minuman yang mengandung alkohol tidak dibenarkan. Terlebih bila berkendara di bawah pengaruh alkohol. Pengendara bisa kehilangan konsentrasi dan berkendara tidak karuan.

Balap Liar

Biasanya anak muda gemar adu cepat dengan teman-temannya. Balap liar pun masih banyak ditemui hingga sekarang. Padahal selain merugikan pengguna jalan lain, balap liar juga dapat membahayakan diri sendiri.

Modifikasi yang Tidak Sesuai

Modifikasi motor ataupun mobil sah-sah saja untuk dilakukan. Asal hal tersebut tidak menyalahi aturan. Jangan korbankan kenyamanan dan keselamatan hanya untuk kesenangan.

Menurut AKBP Aldo Siahaan, Kasi Kemitraan Subdit Dikmas Ditkamsel Korlanas Polri, selain 10 penyebab di atas masih banyak pelanggaran lain yang bisa memicu terjadinya kecelakaan atau kematian di jalan.

Seperti tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman dengan benar. Ia mengatakan sabuk pengaman yang digunakan dengan benar bisa mengurangi risiko kematian hingga 61 persen dalam kecelakaan. Sementara helm dapat mengurangi risiko cedera kepala hingga 45 persen.

Didominasi Usia Muda

Menurut data Korlantas, usia muda masih mendominasi kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Selama Januari hinga Mei 2017 terdapat 88.849 orang yang mengalami kecelakaan. Dari angka tersebut 19 persen atau 17.248 korban berusia antara 15-24 tahun.

Di samping itu ada 24.028 pelajar atau mahasiswa yang menjadi korban kecelakaan sepanjang tahun ini hingga Mei. Yang lebih mencengangkan, 8.700 korban di antaranya belum mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM).

Aldo mengatakan, kecelakaan lalu lintas biasanya berawal dari pelanggaran lalu lintas. Apalagi pengendara yang masuk berusia muda, belum mendapatkan pembekalan yang cukup mengenai keselamatan berkendara.

“Pengendara pemula rentan terlibat dalam pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas jika mereka tidak diperkenalkan bagaimana etika berkendara yang baik dan benar, ataupun mereka tidak memahami peraturan lalu lintas,” jelasnya, mengutip dari laman Kumparan.

Semoga ke depannya masyarakat lebih berhati-hati dalam berlalu lintas. Dengan begitu kecelakaan lalu lintas bisa dihindari.

Source: penyebab kecelakaan selain pengendara yang mengendarai motor dengan cepat, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply