Home Auto News Spesifikasi Motor Listrik SDR, Kendaraan Operasional PLN

Spesifikasi Motor Listrik SDR, Kendaraan Operasional PLN

0 419

Motor Listrik, Pasar otomotif Tanah Air sudah lama diramaikan oleh kendaraan roda dua bermesin konvensional. Akan tetapi belakangan ini motor listrik mulai menunjukkan eksistensinya. Motor yang digadang-gadang ramah lingkungan ini menjadi salah satu solusi untuk mengurangi polusi udara dan pemanasan global.

Karena merupakan teknologi yang tergolong baru, tak mengherankan bila motor listrik mencuri perhatian masyarakat. Bahkan beberapa perusahaan pelat merah juga ikut-ikut penasaran dengan motor tanpa polusi ini. Salah satunya adalah Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang kendaraan operasionalnya mulai menggunakan motor listrik.

Motor ini dipercaya sebagai kendaraan dinas Unit Layanan Cepat oleh PLN. Usut punya usut ternyata motor listrik ini dibeli dari distributor SDR (Surya Darma Rizqi). Seperti apa spesifikasi motor listrik ini? Mari kita lihat lebih dekat.

Menurut spesifikasi, bobot motor ini mencapai 140 kg. Bobotnya lebih berat 8 kg dibandingkan dengan Yamaha All New V-Ixion yang mencapai 132 kg.

Motor listrik ini bertipe BLDC hub motor atau posisinya ada di roda belakang di tromol. Sementara controller-nya 72V 12 Phase. Demikian menurut informasi dari Otomania.

Kapasitas baterainya mencapai 2.500 watt dengan tipe maintenance free – lead acid (72V 20A). Menurut brosur, saat baterai terisi penuh motor diklaim dapat menempuh jarak sejauh 70 km. lalu untuk pengisian baterai hingga penuh membutuhkan waktu selama 5-7 jam, dengan charger input sebesar 220V/50Hz. Lalu untuk output baterainya tertulis 72V 3A.

Spidometer motor ini tampak menarik karena mengusung model full digital. Warna latar belakangnya biru dan membuat informasinya terlihat jelas, meskipun berada di bawah matahari.

Baca juga: Motor Listrik Gesits Siap diproduksi Tahun Depan!

Tampilannya tampak cukup modern karena lampu depan dan sein sudah mengadopsi teknologi LED. Hanya lampu belakangnya yang masih mengadopsi bohlam. Meski begitu motor listrik ini dilengkapi dengan DRL LED. Posisi lampu ini tergolong unik, yakni di bodi samping-depan.

Motor listrik ini mempunyai dimensi yang tidak berbeda jauh dengan motor sport konvensional. Panjangnya mencapai 2.056 mm, dengan lebar 740 mm dan tinggi 1.054 mm. Ground clearance motor listrik ini mencapai 156 mm.

Untuk suspensi depan mengandalkan jenis teleskopik. Lalu bagian belakang memakai double swing shock absorber. Keunikan lain dari motor ini adalah pelek depannya yang berdiameter 18 inci. Pelek ini dipadukan ban merek Kenda 2.75-18. Sementara pelek belakang berukuran 16 inci dengan ban 2.15-16.

Pemakaian pelek dengan ukuran ring 18 inci bisa dikatakan unik. Sebab motor naked umumnya menggunakan roda dengan ring 17 inci.

Di sektor pengereman bagian depan sudah mengandalkan cakram yang dikombinasikan kaliper merk S TXS. Lalu bagian belakang masih mengandalkan sistem pengereman tromol.

Soegeng Rijadi, Owners PT Sugeng Darma Rizqi mengatakan motor ini dijual di Indonesia dengan harga Rp 30 juta. “Motor ini kami datangkan dari Tiongkok, jadi motor yang mampu berlari dengan kecepatan maksimal 60 km/jam ini kami jual di harga Rp 30 juta,” jelasnya, mengutip dari laman Dapurpacu.

Akan Diproduksi di Indonesia

Saat ini status motor SDR itu memang impor dari Tiongkok. Akan tetapi Soegeng mengatakan nantinya pihaknya akan memproduksi motor tersebut di Tanah Air. “Karena kami telah memiliki pabrik untuk pembuatan sepeda motor listrik di Cirebon, Jawa Barat,” jelasnya.

Nantinya pabrik tersebut akan memproduksi secara massal motor listrik dengan model skuter, roda tiga dan sport. Soegeng mengungkapkan dirinya ingin membuat motor sport dengan tenaga yang lebih besar dan nyaman untuk dibawa ke luar kota.

Tidak hanya itu, Soegeng mengatakan keseriusannya dalam menjalankan bisnis motor listrik tidak main-main. Sebab bila perusahaan motor listrik lain masih bekerjasama dengan perusahaan baterai, berbeda halnya dengan PT SDR. Ia mengaku berencana untuk membuat baterainya sendiri.

“Ya kami sedang berusaha untuk membuat baterai, saya punya kawan yang dia kompeten dibidang itu, sehingga nantinya jika semuanya diproduksi di Indonesia, tentu harganya akan sangat bersahabat, makanya doakan saja,” kata Soegeng.

Itulah spesifikasi singkat seputar motor listrik yang menjadi kendaraan operasional PLN. Melihat banderol harga yang ditawarkan, berminat untuk membeli motor listrik tersebut?

Source:

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply