Home Mobil Cara Mengasuransikan Mobil yang Perlu Anda Ketahui

Cara Mengasuransikan Mobil yang Perlu Anda Ketahui

0 308

Cara Asuransi Mobil, Banyak masyarakat Indonesia yang mempunyai mobil pribadi. Penjualan mobil baru di Tanah Air juga terbilang tinggi. Hanya saja seiring banyaknya orang yang mempunyai mobil, maka bayang-bayang kecelakaan lalu lintas juga cukup tinggi.

Maka dari itu ada asuransi mobil. Asuransi ini juga menjadi hal yang penting bagi pemilik mobil. Sebab untuk mengurangi ketidakpastian dan juga kemungkinan kerugian lantaran mobil mengalami hal-hal yang tidak diharapkan.

Hanya saja tidak semua orang paham bagaimana langkah mengasuransikan kendaraan. Perlu diketahui, jika ingin mengasuransikan mobil maka Anda setidaknya harus mengetahui jenis asuransi.

Biasanya ada dua jenis asuransi yang ditawarkan kepada masyarakat, seperti Comprehensive dan Total Loss Only. Keduanya ini mempunyai perbedaan. Berikut adalah perbedaan asuransi comprehensive dan total loss only yang dikutip dari Liputan6:

Comprehensive

Menjamin risiko kerugian atau kerusakan sebagian (partial loss) dan keseluruhan (total loss) yang disebabkan oleh seluruh risiko sepanjang tidak dikecualikan dalam polis asuransi.

Total Loss Only

Menjamin risiko karena kerusakan dan pencurian bila biaya perbaikannya diperkirakan sama dengan atau melebihi 75% dari harga kendaraan sesaat sebelum kerugian.

Setelah mengetahui perbedaan dua jenis asuransi di atas, maka selanjutnya adalah memahami bagaimana cara mengasuransikan mobil. Berikut penjelasan selengkapnya.

Minta Penawaran Asuransi

Supaya Anda mengetahui berapa premi asuransi untuk mobil yang Anda miliki, dianjurkan untuk meminta penawaran asuransi untuk mobil Anda. Jika sudah memperoleh penawaran, minta penjelasan dari marketing asuransi, meliputi kerugian apa saja yang dijamin asuransi atas mobil Anda.

Jika Anda sudah paham mengenai asuransi yang hendak Anda pilih, serahkan dokumen yang dibutuhkan untuk proses berikutnya.

Lengkapi Dokumen

Biasanya Anda akan diminta untuk mengisi data diri dan dokumen lain yang diperlukan oleh marketing Asuransi. Untuk dokumen yang diperlukan seperti Mengisi Formulir Penutupan Asuransi Kendaraan Bermotor atau SPPAKB.

Bila pelanggan atas nama perorangan, maka dokumen yang dibutuhkan meliputi fotokopi atau foto STNK. Akan tetapi jika mobil baru dan masih di showroom maka Anda diminta untuk melampirkan copy BSTK atau faktur kendaraan. Selain itu jangan lupa untuk menyiapkan fotokopi atau foto KTP atau SIM untuk WNI dan KITAP atau KITAS untuk WNA.

Apabila pelanggan atas nama perusahaan, siapkan fotokopi atau foto STNK atau BSTK/faktur kendaraan jika mobil baru dan masih di showroom. Juga siapkan fotokopi SIUP atau NPWP.

Survei Kendaraan

Setelah seluruh dokumen yang diminta sudah lengkap, maka petugas survei akan mengecek mobil Anda sebelum diasuransikan. Hasilnya akan dimasukkan dalam laporan suvei dan kemudian Anda tandatangani.

Anda bisa melewati proses tersebut bila kendaraan masih baru atau masih berada di dealer. Dalam hal tersebut Anda cukup menyetorkan Bukti Serah Terima Kendaraan (BSTB). Pertanggungan asuransi akan berlaku mulai tanggal survei kendaraan atau tanggal yang tertulis pada BSTB.

Pembuatan Polis

Selesai proses survei di atas, maka pihak penyedia asuransi akan mencetak polis asuransi. Setelah itu polis tersebut akan dikirimkan ke alamat Anda.

Pembayaran Premi

Untuk melakukan pembayaran premi Anda bisa memanfaatkan layanan transfer melalui virtual account terkait. Nomor Virtual Account dapat dilihat pada nota debet yang dilampirkan bersama polis asuransi Anda.

Itulah beberapa cara mengasuransikan mobil yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi di atas bisa menambah wawasan Anda mengenai asuransi kendaraan.

Source:

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply