Home Honda 4 Perbedaan Honda PCX 2018 Indonesia dan Jepang

4 Perbedaan Honda PCX 2018 Indonesia dan Jepang

0 177

Honda PCX 2018, Untuk menggerus dominasi Yamaha NMAX di Tanah Air, PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan All New PCX 150. Jika sebelumnya motor ini diimpor utuh dari negara lain, kini motor Honda terbaru itu diproduksi secara lokal.

Di sisi lain Honda PCX 150 2018 juga dihadirkan di negara asalnya, Jepang. Lalu apakah ada perbedaan di antara kedua motor matic ini?

Honda PCX terbaru yang dijual di Tanah Air maupun Jepang mempunyai beberapa kemiripan. Panel instrumen keduanya menggunakan sistem full digital. Di samping itu skuter matik ini juga dibekali dengan sistem pencahayaan LED, berikut fitur keyless. Sedangkan untuk segi desain sendiri juga tidak ada perbedaan.

Walaupun begitu bukan berarti motor ini sama. Ada perbedaan spesifikasi antara All New Honda PCX 150 Indonesia dengan Jepang. Berikut adalah perbedaan keduanya.

Tempat Produksi

Mungkin Anda berpikir Honda PCX yang dijual di Jepang diproduksi sendiri oleh Honda di pabriknya yang ada di sana. Namun hal tersebut tidak benar. All New Honda PCX yang hadir di Negeri Samurai itu diproduksi oleh pabrik Honda yang ada di Vietnam.

Lain halnya dengan All New Honda PCX Indonesia yang diproduksi di Tanah Air. Tepatnya di pabrik Sunter, Jakarta.

Mesin

Selain lokasi produksi, jantung pacu keduanya jua sedikit berbeda. Honda PCX versi Jepang mengandalkan mesin berkode KF30R satu silinder berkapasitas 150 cc SOHC berpendingin cairan. Mesin ini telah dilengkapi dengan teknologi enhanced smart power (eSP) dan juga idling sop system (ISS).

Baca juga: Yamaha NMAX vs Honda PCX 2018

Tenaga yang dihasilkan bisa mencapai 15 PS pada putaran mesin 8.500 rpm. Sedangkan torsinya mencapai 14 Nm pada 6.500 rpm.

Secara spesifikasi, mesin PCX Jepang tidak berbeda dengan Honda PCX Indonesia. Ukuran bore x stroke sama-sama 57,3 x 57,9. Begitu juga dengan rasio kompresinya yang mencapai 10,6:1. Termasuk sistem penyemprotan bahan bakar yang juga sudah PGM-FI.

Akan tetapi tenaga Honda PCX 150 Indonesia rupanya sedikit lebih rendah dari versi Jepang. Daya maksimumnya mencapai 14,7 PS pada 8.500 rpm dan torsi puncak 13,2 Nm pada 6.500 rpm.

Belum diketahui kenapa ada perbedaan output daya. Sebagai informasi, Honda PCX 150 2018 Indonesia dibekali dengan mesin yang diadopsi dari Vario 150.

Varian Warna

Honda PCX 2018 Indonesia vs Jepang (img: Oto)

Selain mesin, pilihan warna Honda PCX Jepang dan Indonesia juga berbeda. Di Jepang Honda menawarkan hanya dua varian warna, yaitu Raster Red (merah) dan Bright Bronze Metallic (Silver). Kedua warna ini tidak ada pada Honda PCX versi Indonesia.

Sementara di Indonesia sendiri ada empat varian warna. Antara lain glamour gold (emas), wonderful white (putih), brilliant black (hitam) dan majestic matte red (merah). Walaupun sama-sama mempunyai warna merah, di Indonesia tema yang dipilih adalah matte. Tidak seperti di Jepang yang berwarna merah mengilap.

Untuk pilihan tipe tetap sama. Yakni tersedia varian ABS dan CBS.

Rem Cakram

Honda PCX 2018 Indonesia vs Jepang (img: Oto)

Rem belakang Honda PCX 150 di Indonesia dan Jepang ternyata juga berbeda. Di jepang tidak ada cakram di bagian belakang, alias masih memakai tromol. Sedangkan di bagian depan memakai rem cakram, ditemani fitur ABS khusus untuk varian ABS.

Keputusan Honda Indonesia untuk memasangkan rem cakram belakang agar lebih kompetitif dalam menghadapi Yamaha NMAX yang menguasai pasar motor matic bongsor. Seperti yang diketahui, motor Yamaha ini sudah mengusung rem cakram di depan dan belakang.

Itulah beberapa perbedaan antara Honda PCX Indonesia dan Jepang.

Source: Perbedaan pcx jepang dan lisensi indonesia, 

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply