Home Auto News Toyota C-HR 2018 Nyaman Dikendarai?

Toyota C-HR 2018 Nyaman Dikendarai?

0 159

Toyota C-HR, Toyota Astra Motor (TAM) mempunyai mobil baru yang cukup menyita perhatian belakangan ini. Mobil tersebut adalah Toyota C-HR. Dibanderol dengan harga nyaris Rp 500 jutaan, mobil Toyota terbaru ini diklaim membawa beragam keunggulan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah soal kenyamanan. Lantas apakah benar Toyota C-HR nyaman untuk dikendarai?

Toyota C-HR dikatakan terinspirasi dari bentuk berlian yang memberikan kesan kokoh pada crossover ini. Struktur bodi C-HR dibuat untuk mengurangi tingkat guncangan dan kebisingan di dalam kabin.

Yang mengesankan adalah ketika dikendarai untuk melewati jalan berlubang yang cukup dalam di kecepatan 50 km/jam. Tingkat kesenyapan kabin sangat baik. Begitu pula dengan guncangan yang terbilang minim berkat suspensi yang kokoh.

Gandhi Ahimsaputra, Head of Product Knowledge PT TAM mengatakan platform TNGA yang dipakai pada Toyota C-HR memberikan rasa stabil di dalam kabin. Dengan begitu penumpang akan merasakan sensasi kenyamanan dengan tingkat guncangan yang sangat minim.

Platform Toyota New Global Architecture (TNGA) ini berfokus pada beberapa hal. Seperti kualitas mengemudi, kenyamanan berkendara, fitur-fitur canggih, desain yang berbeda dan fitur keamanan yang mumpuni.

Tidak hanya itu, terdapat suspensi MacPherson di bagian depan dan Trailing wishbone untuk suspesi belakang yang merupakan teknologi baru. Suspensi ini diklaim memberikan rasa nyaman dan aman ketika berkendara.

Baca juga: 5 Kekurangan Toyota C-HR Indonesia

Hadirnya teknologi tersebut membuat Toyota C-HR mempunyai performa berkendara yang lebih baik dibidang drivability, handling stability, manuverability vibration, riding comfort maupun brake performance. Alhasil pengemudi mobil dapat memegang kontrol penuh terhadap Toyota C-HR.

Tidak hanya soal kenyamanan saja yang menjadi perhatian, desain interior pun juga tak luput dari sorotan Toyota. Interior Toyota C-HR mengusung tema “Sensual Tech”. Lebih jelasnya tema ini merupakan gabungan kabin dengan fitur yang fitur yang melimpah.

Desain berlian juga tampak di dalam interior. Seperti pada bagian steering switch hingga tombol AC konsol tengah. Desain berlian ini tentu membuat tampilan eksterior dan interior Toyota C-HR semakin serasi.

Tidak berhenti sampai di situ saja, posisi berkendara mobil ini juga terbilang nyaman. Pengemudi juga akan dimanjakan dengan hadirnya fitur start stop engine. Fitur ini memungkinkan pengguna menghidupkan mesin dengan mudah.

Tidak hanya itu, ada fitur lain yang tak kalah menarik. Yaitu hadirnya tiga pilihan mode berkendara. Antara lain Eco, Normal dan Sport.

Jika pengemudi mengaktifkan mode berkendara Eco, tarikan mobil akan menjadi lebih berat. Sesuai namanya, mode ini berfungsi untuk menghemat konsumsi bahan bakar kendaraan. Efeknya ketika pedal diinjak rasanya seperti ada jeda dan tidak responsif.

Gandhi menerangkan bahwa mode Eco memang dikhususkan untuk membuat mobil Toyota terbaru itu lebih irit BBM. Jika ingin berkendara biasa atau normal, maka pengemudi bisa memilih mode ECO.

Sedangkan bila pengemudi ingin mendapat performa berkendara yang lebih responsif, maka bisa memilih mode Sport. Ketika memakai mode ini sensasi dan pedal gas diinjak terasa lebih responsif. Begitu pula dengan tarikan yang lebih enteng. Dengan performa ini Toyota C-HR bisa menembus angka 100 km/jam dengan jarak yang tidak panjang dan waktu yang lebih singkat.

Gandhi mengatakan mode Sport mampu memberikan tenaga yang lebih. Akselerasi Toyota C-HR dengan mode ini juga lebih maksimal dibandingkan dengan mode normal. Apalagi hadirnya mesin berkapasitas 1,8 liter dan dukungan transmisi matic yang akan membuat sensasi berkendara lebih baik.

Untuk mengatur mode Eco, Normal maupun Sport pengemudi tinggal menekan tombol di bagian kanan kemudi. Sedangkan keterangan mode ditampilkan di layar speedometer. Dengan begitu pengemudi bisa mengaturnya sesuai kebutuhan.

Tawaran lain dari mobil ini adalah teknologi keamanan. Toyota C-HR dilengkapi dengan Rear Cross Traffic Alert (RCTA). Manfaatnya adalah untu kmemberikan rasa aman saat ada kendaraan lain pada posisi blind spot. Sistem akan bekerja secara otomatis untuk memberi tahu pengemudi melalui lampu indikator yang menyala di kaca spion.

Di Indonesia harga Toyota C-HR tergolong cukup tinggi. Untuk tipe terendah dibanderol Rp 488,5 juta. Sedangkan varian paling mahal dilepas Rp 490 juta on the road Jakarta.

Source:

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply