Home Auto News Datsun GO vs Honda Brio Satya, Mana yang Unggul?

Datsun GO vs Honda Brio Satya, Mana yang Unggul?

Datsun GO, Pasar mobil di Tanah Air baru saja kedatangan Datsun GO terbaru. Yang menarik dari mobil ini adalah tersedianya transmisi CVT. Mobil ini memang bukan lagi merupakan mobil LCGC lantaran tidak memenuhi regulasi jumlah komponen lokal. Meski begitu mobil ini bisa menjadi penantang serius dari Honda Brio Satya yang juga punya varian transmisi CVT.

Lantas dari kedua mobil ini mana yang lebih menarik? Apakah mobil Datsun atau mobil Honda? Berikut adalah komparasi spesifikasi Datsun GO CVT dan Honda Brio Satya E CVT.

Dimensi

Menurut spesifikasi teknis, Datsun GO CVT mempunyai panjang 3.788 mm, lebar 1.636 mm dan tinggi 1.507 mm. jarak poros rodanya atau wheelbase mencapai 2.450 mm. lalu Honda Brio Satya mempunyai panjang 3.640 mm, lebar 1.680 mm, tinggi 1.485 mm dan wheelbase 2.345 mm.

Berdasarkan dimensi di atas Datsun GO lebih panjang dan tinggi serta mempunyai kabin yang lebih lapang lantaran wheelbase yang lebih panjang dari Brio Satya.

Tidak hanya itu, Datsun GO CVT juga mempunyai ground clearance yang tinggi, yakni 180 mm. Sementara Honda Brio Satya memiliki jarak ground clearance 165 mm. Hal ini membuat mobil Datsun lebih bisa diandalkan untuk melalui jalanan yang tidak rata.

Eksterior

Desain eksterior keduanya cukup menarik. Soal selera tergantung konsumen masing-masing. Untuk Datsun GO tetap mempertahankan identitasnya yang tampak pada grille depan khas mobil Datsun. Begitu juga dengan Honda Brio Satya yang mengusung grille khas mobil Honda.

Baca juga: Kelebihan-Kekurangan Datsun Go 2018

Fitur eksterior keduanya ternyata juga mirip. Di antaranya lampu depan masih halogen, pelek berdiameter 14 inci dengan material alloy dan wiper belakang.

Untuk Datsun GO CVT dilengkapi dengan lampu siang LED, spion elektrik dengan lampu sein terintegrasi dan sudah dipasangkan aero kit. Lalu Honda Brio Satya mengusung fitur LED high mount stop lamp di spoiler belakang. Hanya saja fitur eksterior Datsun GO sedikit lebih banyak dibanding Honda Brio Satya.

Interior

Berstatus sebagai model baru, Datsun GO CVT mengusung dashboard dengan desain yang lebih segar dan modern. Untuk varian tertinggi sudah dilengkapi dengan layar sentuh berukuran 6,75 inci yang mempunyai dukungan konektivitas yang cukup beragam.

Tampilan interiornya semakin menarik dengan sentuhan ornamen krom di bagian dashboard. Datsun juga tetap mengandalkan material kain untuk bagian jok.

Sementara Honda Brio Satya tampil memikat melalui tawaran dua warna untuk kabin, yakni ivory dan hitam serta bahan kain untuk jok. Sayangnya untuk head unit masih mengandalkan 2DIN standar yang mendukung konektivitas USB, AUX dan iPod serta dapat memutar CD. Keunggulan mobil Honda ini terdapat pada hadirnya pengatur audio palang kemudi dan AC yang sudah digital.

Fitur

Datsun GO 2018 mempunyai fitur baru yang diadopsi dari saudaranya yang baru saja rilis, Dtasun Cross. Fitur tersebut adalah lampu depan yang dapat menyala otomatis saat gelap. Tidak hanya itu, mobil Datsun ini juga mempunyai fitur wiper depan dengan intelligent wiping system, lampu follow me home dan high response linear suspension.

Baca juga: Spesifikasi Suzuki Ignis vs Honda Brio RS

Walaupun dalam beberapa sektor Datsun GO unggul, sayangnya dalam sektor fitur keselamatan mobil ini kalah dari kompetitornya. Pasalnya Datsun GO T Active CVT hanya mempunyai satu airbag saja. Sementara fitur lain yang ditawarkan mobil ini adalah sensor parkir, pengingat seat belt, central door lock dan alarm + shock sensor dan immobilizer.

Honda Brio Satya E CVT menawarkan keamanan yang lebih baik dengan bekal dua airbag. Selain itu juga terdapat fitur seat belt untuk pengemudi, alarm, auto door lock by speed dan immobilizer.

Mesin

Walaupun mesin Datsun GO tidak berubah, Datsun mengklaim telah melakukan perubahan pada beberapa komponen yang tujuannya menyesuaikan dengan transmisi CVT. Mobil ini tetap mengandalkan mesin HR12 3-silinder berkapasitas 1.2 liter yang sama seperti model lama.

Mesin ini dapat mengeluarkan tenaga sebesar 78 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 104 NM pada 4.400 rpm. Dapur pacu ini dikombinasikan dengan transmisi terbaru Nissan X-Tronic CVT yang diklaim halus dan responsif.

Sayangnya daya dan torsi mesin GO terbaru masih kalah dari Honda Brio Satya. Mobil LCGC Honda ini mengandalkan jantung pacu 4-silinder 1.2 liter i-VTEC yang sanggup mengeluarkan tenaga hingga 90 PS pada 6.000 rpm dengan torsi maksimal 110 Nm pada 4.800 rpm. Tidak hanya lebih bertenaga, mesin mobil ini juga lebih minim suara berisik karena sudah mengadopsi 4-silinder.

Harga

Dengan beragam tawaran tersebut, Datsun GO T Active CVT yang menjadi varian tertinggi dilepas dengan harga Rp 142,19 juta. Sementara harga Honda Brio Satya E CVT dibanderol Rp 152,5 juta. Hal ini menarik karena harga Datsun GO yang bukan lagi mobil LCGC justru lebih murah Rp 10 juta dari Honda Brio Satya yang masuk dalam kelas LCGC.

Kesimpulan

Dengan banderol harga yang lebih terjangkau, Datsun GO CVT mempunyai nilai plus yang berpotensi menggoda konsumen yang sedang mencari city car dengan harga terjangkau. Terlebih desain mobil ini juga menarik dan modern.

Kendati begitu Honda Brio Satya tetap menawarkan beberapa keunggulan yang tidak terdapat pada Datsun GO. Seperti performa mesin yang lebih baik dan juga fitur keselamatan yang sedikit lebih unggul.

Jika mencari mobil yang baru saja rilis dengan tawaran fitur yang memadai, maka Datsun GO CVT bisa jadi pilihan. Atau jika mengutamakan fitur keselamatan maka Honda Brio Satya pilihannya.

Source:

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply