Home Mobil 10 Tanda Transmisi Mobil Bermasalah

10 Tanda Transmisi Mobil Bermasalah

0 306

Transmisi Mobil, Tidak selamanya mobil mempunyai performa yang baik. Seiring berjalannya waktu biasanya ada permasalahan yang muncul pada mobil. Seperti permasalahan pada transmisi.

Tidak terlalu mudah untuk mendeteksi adanya keanehan pada transmisi mobil, baik transmisi otomatis maupun manual. Meski demikian ada beberapa gejala yang bisa jadi bersumber pada transmisi kendaraan yang tidak beres.

Menurut situs remsi Daihatsu, setidaknya ada 10 gejala yang menandakan transmisi mobil Anda bermasalah. Berikut uraiann selengkapnya yang bisa Anda cermati.

Telat Respons

Gejala yang pertama bisa dirasakan ketika menginjak pedal gas. Ketika pedal gas diinjak mesin menderu akan tetapi laju mobil justru lambat tidak normal. Apabila Anda merasakan permasalahan tersebut, kemungkinan drive plat kopling mobil sudah sangat tipis. Sementara jika terjadi pada mobil matic kemungkinan kinerja body valve sudah melemah.

Suara dari Sistem Transmisi

Permasalahan berikutnya adalah munculnya suara mendengung mirip suara mesin. Akan tetapi lama kelamaan suara tersebut bertambah keras, diikuti dengan munculnya suara mirip ketukan benda-benda tumpul yang beradu.

Baca juga: 3 Kelebihan Transmisi CVT pada Mobil

Suara ini bisa berasal dari beberapa komponen di sistem transmisi yang saling berbenturan. Sebab mekanisme pergerakannya eambat lantaran kurang kuatnya dorongan oli transmisi.

Bocornya Cairan Transmisi

Gejala selanjutnya adalah kebocoran cairan transmisi. Untuk masalah ini tidak sulit dideteksi.

Perlu diketahui, cairan transmisi pada mobil matic sangat penting untuk kemampuan pertukaran gear. Bila mengalami kebocoran transmisi maka bisa menimbulkan permasalahan yang cukup fatal pada kendaraan.

Normalnya cairan transmisi mobil matic berwarna merah terang, bersih dan sedikit berbau mannis. Sedangkan oli transmisi yang sudah harus diganti memiliki ciri berwarna gelap dan aroma seperti benda terbakar.

Lalu untuk transmisi manual, pengecekan cairan transmisi tidak begitu mudah. Anda harus membuka langsung kotak transmisinya. Jika tidak terlalu paham, tidak ada salahnya untuk minta bantuan kepada yang lebih ahli.

Terasa Bergetar

Jika transmisi mobil bermasalah, gejala yang dirasakan bisa berupa getaran ketika dikendarai. Untuk kendaraan matic permasalahan ini bisa berasal dari kendala mesin dan transmisi.

Anda bisa memeriksa bagian kampas kopling karena bisa saja berasal dari kampas kopling yang sudah mulai aus. Maka dari itu permukaan kampas kopling menjadi tidak rata.

Bau Terbakar

Apabila Anda mencium bau oli terbakar maka ada bagian yang butuh penanganan. Hal ini bisa terjadi lantaran transmisi overheating. Untuk mengatasinya Anda harus memberikan pelumas.

Fungsi pelumas tidak sebatas melancarkan pergerakan komponen saja. Pelumas juga berfungsi utuk menjaga stabilitas suhu komponen yang dilumasinya. Bahkan beberapa kendaraan dilengkapi mini radiator untuk transmisi yang fungsinya tidak lain untuk mendinginkan pelumas.

Umumnya, yang menimbulkan bau terbakarnya pelumas oli pertanda transisi panas berlebihan adalah berkurangnya volume pelumas transmisi, baik karena bocor atau pelumas telah berubah kotor.

Sulit Pindah Gear

Permasalahan selanjutnya adalah susah pindah gear atau gigi transmisi. Hal ini umumnya terjadi pada mobil bertransmisi manual. Gejalanya tiba-tiba susah untuk memindahkan gear dari netral ke gigi 1.

Penyebabnya bisa karena adanya masalah pada sarana penghubung tuas dengan withdrawl lever atau juga disebut dengan nama garpu kopling. Komponen ini mempunyai peran untuk memindahkan gear.

Sarana penghubung tadi bisa berupa tali kopling untuk mobil produksi lama atau master kopling untuk mobil keluaran terbaru. Selain itu bisa juga karena komponen yang sudah aus atau memiliki jam terbang tinggi sehingga perlu segera diganti.

Nyala Indikator Check Engine

Hidupnya indicator check engine merupakan salah satu pertanda bahwa terjadi hal yang tidak beres pada sistem kerja transmisi. Akan tetapi indikator ini menyala bukan karena permasalahan itu saja. Ada permasalahan lain yang tidak ada kaitannya dengan transmisi.

Oleh karenanya jangan selalu menduga transmisi bermasalah bila lampu indikator check engine menyala.

Pada mobil keluaran terbaru pabrikan menyematkan sensor pada seluruh bagian mesin yang akan mengirimkan informasi ke komputer  ketika terjadi kesalahaan pada komponen tertentu. Untuk kasus transmisi, sensor dapat mengenali getaran dan mengidentifiksai masalah lebih dulu dari yang pengemudi rasakan. Bila sudah merasakan perubahan atau keanehan alangkah baiknya segera ditangani.

Suara Berisik di Posisi Netral

Ketika dihidupkan, mobil konvensional pasti mengeluarkan suara yang bersumber dari mesin dan bagian-bagian lain yang bekerja. Akan tetapi terkadang ada suara yang tidak semestinya muncul.

Dalam kasus ransmisi, muncul suara yang mengganggu yang bisa disebabkan bearing-bearing yang sudah aus, terutama yang berada di input shat. Bila mengalaminya segera perbaiki sebelum bertambah parah.

Gear Slip

Pada fungsi transmisi gear mobil tetap pada posisi yang sudah diatur pengemudi atau sistem komputer akan memindahkan sendiri gearnya pada jangkauan RPM tertentu. Hanya saja gear bisa mengalami slip secara tiba-tiba dengan berganti posisi gear sendirinya. Misalnya dari sebelumnya gigi tiga tiba-tiba berubah ke gigi netral.

Tentu saja masalah ini akan sangat membahayakan pengguna mobil, terlebih bila saat sedang melintas di tengah jalan dalam kecepatan tinggi. Sebab hal tersebut dapat membuat mobil kehilangan daya di bagian roda dan membuat pengemudi kehilangan kendali.

Kopling Seret

Gejala terakhir yang menandakan transmisi bermasalah adalah kopling yang seret. Hal ini bisa diakibatkan oleh gagal terlepasnya disk kopling dari flywheel ketika menginjak pedal kopling. Hal ini membuat pengemudi tidak bisa memindahkan gigi karena kopling masih terlibat dalam putaran mesin.

Bila dipaksakan justru membuat suara seret seperti mesin penggilingan. Kopling seret ditimbulkan oleh terlalu kendurnya pedal kopling. Banyak kopling yang kosong sehingga menyebabkan kabel atau hubungan antara pedal kopling dengan disk tidak cukup melepaskan disk clutch dari roda gila atau pressure plate.

Itulah beberapa gejala transmisi mobil yang bermasalah. Agar kerusakan tidak terjadi, alangkah baiknya Anda tidak melewatkan servis rutin mobil. Dengan begitu kondisi mobil akan selalu prima.

Source:

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply