Home Motor Motor Matic Perawatan Motor Matic, Perhatikan 7 Hal Ini

Perawatan Motor Matic, Perhatikan 7 Hal Ini

0 211

Perawatan Motor Matic, Ada cukup banyak jenis motor yang dijual di Indonesia. Akan tetapi tidak ada satu pun model yang berhasil menandingi dominasi motor matic. Motor yang satu ini memang sangat populer di Tanah Air.

Sebagai penunjang keseharian pemiliknya, motor matic dinilai lebih praktis dan mudah dikendarai dibanding motor jenis lain. Motor ini juga cukup ramah dengan berbagai pengendara, baik pria maupun wanita.

Maka dari itu pabrikan-pabrikan motor menghadirkan berbagai pilihan motor matic yang bisa dipilih oleh masyarakat. Mulai dari yang harganya Rp 10 jutaan sampai yang menembus puluhan juta rupiah, atau bahkan lebih dari itu.

Walaupun mudah dikendarai dan mempunyai beragam keunggulan, skuter matik tetaplah sepeda motor yang membutuhkan perawatan secara berkala. Perawatan ini tidak boleh diabaikan agar performa kendaraan senantiasa maksimal dan komponen motor lebih tahan lama.

Performa yang terjaga tentu akan membuat aktivitas Anda dapat berjalan dengan baik. Begitu juga pengeluaran yang tidak terlalu tinggi karena tidak ada kerusakan serius pada kendaraan akibat kelalaian pemilik. Di samping itu harga motor saat dijual di pasar motor bekas juga bisa terjaga.

Lalu apa saja yang dilakukan jika ingin merawat motor matic? Setidaknya ada 7 tips untuk menjaga motor matic agar selalu optimal. Berikut adalah informasi selengkapnya.

Oli

Salah satu komponen motor matic yang perlu diperhatikan adalah oli. Beberapa fungsi oli adalah untuk mengurangi gesekan antara komponen mesin motor satu dengan lainnya. Selain itu oli juga bermanfaat sebagai pendingin dari panas yang dihasilkan proses pembakaran di dalam silinder dan panas yang dihasilkan dari gesekan antar komponen.

Maka dari itu mengganti oli motor matic secara berkala wajib Anda lakukan. Untuk waktu penggantian oli bergantung lama penggunaan dan jarak yang ditempuh motor Anda.

Misal untuk motor Honda umumnya perlu ganti oli setiap 4.000 km. Akan tetapi untuk motor baru jangka waktu penggantian oli bisa lebih cepat.

Supaya performa mesin tetap terjaga, sebaiknya ganti oli motor setiap 2 bulan sekali atau 2.000 km. Tergantung dari intensitas penggunaan motor dan juga kondisi jalan yang Anda lalui.

Apabila motor jarang dipakai hingga berminggu-minggu, bukan berarti tidak perlu ganti oli. Isadat Salam, Technical and Training Service Engineer Motul Indonesia menerangkan bahwa ada dua hal yang harus dipercati untuk mengganti oli motor yang jarang dipakai.

Baca juga: Komparasi Biaya Servis Motor Matic 150cc

“Pertama, Anda harus ngejar kilometer atau waktu. Mau dipakai atau enggak dipakai, kalau buat motor biasanya 6 bulan harus ganti. Makanya di buku kadang-kadang ada kilometer dan ada waktu. Tetap harus ganti walau gak dipakai motornya,” ujarnya, dikutip dari Liputan6.

Motor yang jarang dipakai justru dapat membuat oli menjadi basi. Bila tidak diganti, mesin motor bisa mengalami jam. “Itu di dalam sudah terjadi oksidasi, sudah tercampur dengan air, kalau begini oli akan bereaksi, bisa jadi sludge (endapan). Pada saat dipompa ke atas kan selangnya kecil-kecil, mampet. Kalau mampet atasnya tidak terlumasi oleh oli, bisa jadi jam,” terangnya.

Selain itu jangan lupa untuk konsultasi dengan teknisi soal pemakaian oli yang cocok untuk motor matic Anda. Selain itu tidak disarankan untuk sering ganti merek dan jenis oli supaya tidak merusak mesin motor.

Atur Kecepatan

Motor matic memang mudah dikendarai, sebab pengendara tidak perlu mengoperasikan kopling ataupun memindahkan gigi ketika melaju. Hanya saja terkadang hal ini membuat sebagian pengguna lalai. Biasanya ada pengendara yang sering mengganti laju kecepatan secara tiba-tiba.

Perubahan kecepatan secara mendadak tidak baik untuk komponen motor. Sebab kebiasaan tersebut bisa membuat mesin motor matic rusak. Ujung-ujungnya Anda harus mengeluarkan banyak uang untuk memperbaiki sparepart yang rusak lantaran cara berkendara yang tidak benar.

Jadi ketika berkendara jauhi kebiasaan memutar gas seenaknya. Usahakan menarik tuas gas dan melepaskannya dengan santai. Hal ini juga berlaku pada saat melakukan pengereman.

Panaskan Mesin

Sama seperti sepeda motor lainnya, sebelum menggunakan motor matic jangan lupa untuk memanaskan mesinnya terlebih dahulu. Memanaskan mesin mempunyai manfaat yang baik bagi mesin. Sebab hal ini dapat menjaga kinerja dapur pacu supaya tetap stabil.

Usahakan untuk memanaskan motor matic selama 5-10 menit setiap hari. Di samping itu tidak disarankan untuk menghidupkannya dengan starter elektrik ketika ingin menghidupkannya pertama kali. Sangat dianjurkan untuk menggunakan starter kaki jika ingin memanaskan mesin.

Cek Aki dan Busi

Aki merupakan salah satu bagian terpenting dari kendaraan, tak terkecuali motor matic. Sebab jika kondisi aki tidak bagus skutik bisa mogok di tengah perjalanan. Maka dari itu jangan lupa untuk memperhatikan kondisinya.

Di samping itu jangan lupa pula untuk memperhatikan kondisi busi motor. Sebab bukan tidak mungkin busi motor berkarat atau kotor. Jika ini terjadi maka pembakaran dalam mesin juga ikut terganggu. Alhasil berkendara menjadi kurang nyaman.

Perhatikan Belt

Belt merupakan komponen motor matic yang bertugas sebagai penggerak. Maka dari itu mengecek van belt harus rutin dilakukan. Pastikan bahwa komponen yang satu ini selalu layak untuk digunakan. Sebab jika kondisinya tidak bagus bisa putus saat Anda sedang melakukan perjalanan.

Pakai Bensin Oktan di Atas 92

Pemilihan bahan bakar skutik juga tidak boleh asal-asalan. Hindari penggunaan BBM dengan oktan rendah. Sebab BBM tersebut dapat menyebabkan pembakaran pada mesin kurang sempurna yang berujung motor boros bensin.

Hal ini perlu diperhatikan oleh para pemilik motor matic, terutama motor matic yang sudah mengadopsi sistem injeksi. Banyak orang menganjurkan untuk memakai bahan bakar dengan nilai oktan minimal 92 atau setara dengan Pertamax.

Hindari Modifikasi Berlebihan

Modifikasi merupakan hal yang menyenangkan bagi sebagian orang. Akan tetapi bukan berarti memodifikasi motor matic tidak memiliki konsekuensi apapun.

Ubahan pada motor bisa mengubah performa motor matic Anda. Misal jika Anda mengganti ban motor bawaan pabrik dengan yang lebar maka dapat membuat kinerja mesin lebih berat. Sedangkan jika mengganti dengan yang lebih kecil bisa menyebabkan motor kurang stabil.

Maka dari itu jika ingin melakukan ubahan lakukan secukupnya saja. Misal menambahkan cutting stiker pada skuter matik. Akan tetapi jangan lupa untuk bertanya kepada dealer soal garansi motor jika ingin melakukan modifikasi, apalagi jika motor baru turun dari dealer. Jangan sampai Anda melakukan ubahan yang mengakibatkan garansi hangus.

Source: cara memperbaiki aki yg rusak, cara service busi motor, oli untuk honda matik, oli yang bagus untuk motor matic, 

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply