Home Mobil City Car Honda Brio RS vs Honda Brio Satya E, Apa Bedanya?

Honda Brio RS vs Honda Brio Satya E, Apa Bedanya?

0 111

Honda Brio, Ada cukup banyak pilihan jika Anda tertarik untuk membeli city car atau mobil perkotaan. Salah satu yang baru saja mendapat pembaruan adalah Honda Brio. Di Indonesia ada dua versi Honda Brio, yakni Brio reguler dan Brio Satya yang masuk dalam kelas Low Cost Green Car (LCGC).

Secara garis besar tampilan keduanya mirip. Perbedaan utama tentu saja terdapat pada harganya. Sebagai perbandingan kali ini akan dibahas komparasi Honda Brio RS dan Honda Brio Satya. Keduanya ini sama-sama mengusung transmisi otomatis CVT.

Walaupun transmisinya sama, harga mobil Honda ini terpaut jauh. Selisihnya mencapai Rp 27,5 juta. Lantas mana yang lebih layak untuk dibeli?

Pertama-tama mari kita lihat harganya. Harga Honda Brio RS mencapai Rp 190 juta. Sementara Honda Brio Satya E dijual lebih terjangkau, yakni Rp 162,5 juta.

Perbedaannya terbilang signifikan. Padahal beberapa bagian dibuat sama. Selain transmisi, mesinnya juga serupa. Kedua mobil berdimensi kompak ini mengandalkan mesin 1,2 liter SOHC 4 silinder. Mesin ini sanggup menghembuskan daya hingga 90 PS dengan torsi 110 Nm. Di samping itu keduanya juga sama-sama dibekali fitur steering sistem, pengereman, struktur rangka bodi, gear rasio dan lampu DRL.

Walaupun terbagi ke dalam beberapa varian, uniknya varian tertinggi umumnya paling banyak diburu oleh konsumen Tanah Air. Ada beberapa alasan yang menjadi latar belakang hal tersebut. Seperti kenyamanan yang lebih baik, fitur lebih melimpah atau bagian dari gengsi.

Melihat tampilan keduanya, tidak ada perbedaan berarti antara Brio RS dan Brio Satya. Keduanya tampil dengan desain yang mirip. Mulai dari grille, lampu depan, dan foglamp. Hanya saja untuk Brio RS terdapat logo RS dan grille dengan warna hitam. Sedangkan Honda Brio Satya dominan dengan sentuhan krom di bagian depan.

Baca juga: Honda Brio vs Toyota Avanza, Pilih Mana?

Kemiripan juga terdapat di bagian belakang. Stop lamp atas dan bawah mempunyai tampilan yang mirip. Hanya saja pada Brio RS dilengkapi dengan diffuser plastik. Selain itu Brio RS juga dibekali sideskirt yang tidak terlalu menonjol, dengan blacktop alias atap berwarna hitam.

Selain itu sisi pelek juga berbeda. Honda Brio RS dibekali dengan pelek berdiameter 15 inci dengan laburan dual tone. Alhasil tampilan kaki-kaki menjadi lebih menarik. Sementara Honda Brio Satya masih memakai pelek 14 inci monotone. Hanya saja perbedaan ini tidak terlalu krusial, sebab jika Anda ingin Anda bisa membelinya sendiri di pasar aftermarket.

Sisi interior menyajikan nuansa yang cukup menarik meski belum dipermanis dengan jok kulit. Pada Brio RS Honda menyematkan head unit layar sentuh berukuran 6,2 inci dengan tweeter.

Lalu untuk Honda Brio Satya mengusung 2 Din bluetooth tanpa tweeter. Keduanya juga dilengkapi dengan fitur steering switch. Untuk mempermanis interior, dasbor Brio RS dilabur dengan garis kontras oranye yang menyesuaikan warna bodi.

Honda Brio RS didominasi dengan warna hitam yang membuatnya lebih sporty. Sementara Brio Satya dilabur dengan warna ivory.

Kesimpulannya, perbedaan yang ditawarkan Honda Brio RS terasa kurang sesuai dengan harga yang ditawarkan. Jika Anda ingin mencari mobil karena fungsinya, maka Brio Satya menurut kami sudah lebih dari cukup.

Baca juga: Harga Honda Brio 2018 Indonesia

Apalagi Honda Brio Satya juga baru saja mendapat pembaruan yang membuatnya lebih menarik dari sebelumnya. Jika mempunyai dana lebih maka Anda bisa mengganti dengan sistem audio 2 way. Selain itu juga bisa upgrade pelek sehingga sektor kaki-kaki lebih menarik.

Meski begitu keputusan tetap di tangan Anda. Jika menurut Anda sepadan dan Anda tidak ingin repot-repot untuk mendapat sebuah city car yang mempunyai tampilan lebih sporty, maka Brio RS menjadi pilihan yang tepat.

Source:

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply