Home Auto News Mitsubishi Xpander Pakai Mesin Nissan, Harga Lebih Murah?

Mitsubishi Xpander Pakai Mesin Nissan, Harga Lebih Murah?

0 160

Mitsubishi Xpander, Belakangan ini Mitsubishi tengah naik daun berkat produk baru andalannya, Xpander. Di tengah kesuksesan Mitsubishi Xpander, muncul rencana Mitsubishi Motors akan memproduksi mesin mobil ini di Indonesia. Jantung pacu ini nantinya akan diproduksi di Nissan Motor Indonesia (NMI), anak perusahaan Nissan Motor Co., Ltd di Tanah Air.

Osamu Masuko, Chief Executive Mitsubishi Motors, mengatakan dengan diproduksinya mesin Mitsubishi Xpander oleh Nissan maka akan menambah rasio pemakaian suku cadang lokal. Dari yang sebelumnya mencapai 70 persen naik menjadi sekitar 80 persen. Semua keputusan mengenai mesin Xpander di dapur produksi NMI seluruhnya diserahkan kepada Nissan.

“Kita keluarkan Rp 540 miliar untuk penambahan produksi mobil Mitsubishi di tahun 2020. Namun untuk lokalisasi mesin Xpander, investasinya di Nissan bukan Mitsubishi. Nissan akan punya investasi tersendiri untuk produksi mesin Xpander,” ujarnya, mengutip dari detikOto.

Osamu menambahkan, nantinya Mitsubishi membeli mesin dari pabrik Nissan. Nissan yang memproduksi, lalu akan dipasok ke Mitsubishi Xpander.

Untuk diketahui, dengan memanfaatkan fasilitasnya NMI bisa memproduksi 160.000 unit mesin per tahun. Langkah tersebut rencananya akan berjalan mulai April (fiscal year) 2020 mendatang.

“Kita memang utilisasi pabrik Nissan, tapi semua keputusannya ada di Nissan terkait investasi, jumlah produksi, dan lain sebagainya,” kata Osamu.

Mitsubishi Xpander sendiri sekarang sudah membukukan angka pemesanan hingga 100.000 unit lebih di Indonesia sejak dihadirkan pada Agustus 2017 kemarin. Sedangkan di bulan Maret dan Juli tahun ini Xpander berhasil menduduki posisi pertama pada daftar volume penjualan kendaraan di Indonesia.

Dengan mengembangkan bisnis di Tanah Air, MMC berkomitmen untuk memberikan kontribusi secara berkelanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Salah satunya adalah penambahan volume produksi untuk memenuhi permintaan domestik dan ekspor serta lokalisasi mesin Xpander.

Baca juga: Mitsubishi Xpander Tetap yang Terlaris, Toyota Avanza Bertahan

Mengenai aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi, secara global Mitsubishi Motors kini berada di bawah kendali Nissan Motors setelah diakuisisi pada tahun 2016 lalu. 34 persen saham Mitsubishi Motors telah dimiliki Nissan dengan nilai USD 2,2 miliar atau Rp 29,3 triliun.

Harga Mitsubishi Xpander Turun?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, nantinya Mitsubishi Xpander mempunyai kandungan lokal yang bertambah sekitar 10 persen menjadi 80 persen. Logikanya, kandungan komponen yang lebih tinggi membuat harga jual lebih rendah dibandingkan yang masih banyak mengandalkan komponen impor. Lalu apakah akan ada perubahan harga Mitsubishi Xpander?

Osamu mengatakan ada kemungkinan bahwa nantinya terjadi penurunan biaya produksi. Akan tetapi ia mengaku bahwa sangat sulit untuk menyatakannya sekarang sebab adanya perbedaan kondisi di tahun 2020 nanti.

“Dengan lokalisasi mesin, total cost pada Mitsubishi Xpander tentu berkurang. Tapi bila harus mendetil penyesuaian harganya berapa, saya katakan ini sangat sulit untuk diputuskan sebab masih terlalu dini. Karena kan ini di tahun 2020,” kata Osamu.

“Kita keluarkan investasi Rp 540 miliar untuk penambahan produksi mobil Mitsubishi di tahun 2020. Namun untuk lokalisasi mesin Xpander, investasinya di Nissan bukan Mitsubishi. Nissan akan punya investasi tersendiri untuk produksi mesin Xpander. Jadi nanti kita beli mesin dari pabrik Nissan, Nissan yang produksi, kemudian akan dipasok ke Mitsubishi Xpander,” tambahnya.

Sebagai gambaran, harga Mitsubishi Xpander di pasaran saat ini mencapai Rp 1991 juta untuk varian terendah, GLX MT. Sedangkan untuk varian tertinggi, Ultimate AT dibanderol Rp 255,4 juta.

Meskipun belum ada kepastian apakah akan adanya penurunan harga Mitsubishi Xpander, kabar ini bisa menjadi kabar baik. Seandainya tidak ada penurunan harga, setidaknya Mitsubishi bisa menekan harga jual mobil MPV andalannya ini sehingga tetap kompetitif di kelas Low MPV.

Apalagi pasar Low MPV sampai saat ini masih menjadi pasar yang besar di Indonesia. Masyarakat masih menyukai mobil keluarga karena bisa memuat banyak penumpang sekaligus. Dengan bekal ini, tampilan ala SUV dan harga yang kompetitif Mitsubishi Xpander bisa menjadi salah satu primadona di Indonesia.

Source:

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply