Home Auto News Tak Bayar Pajak Kendaraan STNK Bakal Dihapus, Ini Aturannya

Tak Bayar Pajak Kendaraan STNK Bakal Dihapus, Ini Aturannya

0 145

Pajak Kendaraan, Kini aturan penghapusan regident (registrasi dan identifikasi) kendaraan resmi berlaku. Itu artinya para pemilik kendaraan yang mengabaikan perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) setelah 2 tahun akan mendapat sanksi. Kendaraan yang tidak dibayar pajaknya bisa dianggap sebagai kendaraan tidak bersurat.

Saat ini sendiri pihak berwenang sudah berupaya untuk menyosialisasikan aturan tersebut. Dengan memasang spanduk-spanduk pemberitahuan akan peraturan tersebut.

“iya betul (sudah berlaku di Jakarta-Red),” jelas Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Bayu Pratama Gubunagi, mengutip dari detikOto.

Bayu mengatakan semuanya sudah tertuang dalam undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan 2009.

“Aturan itu sudah ada di Undang-undang Lalu Lintas 2009, teknis mekanismenya sudah diatur dalam Perkap (Peraturan Kapolri) Nomor 5 2012. Jadi aturan penghapusan itu sudah jelas, memang bisa, tapi di situ ada aturan-aturan persyaratan atas permintaan pemilik atau pejabat yang berwenang,” terangnya.

Untuk informasi, berikut UU No. 22 Tahun 2009 pasal 74 ayat (2) tertuang soal penghapusan registrasi dan identifikasi kendaraan.

Penghapusan registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dapat dilakukan jika:

  1. Kendaraan Bermotor rusak berat sehingga tidak dapat dioperasikan atau
  2. pemilik Kendaraan Bermotor tidak melakukan registrasi ulang sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun setelah habis masa berlaku STNK.

Pemilik Kendaraan Bisa Hapus Nomor Kendaraan

Rupanya tidak hanya petugas berwajib saja yang bisa menghapus registrasi surat kendaraan. Pemilik kendaraan juga bisa melakukannya. Akan tetapi ada beberapa prosedur yang harus dipenuhi.

Baca juga: Bayar Pajak Kendaraan Lewat e-Samsat, Ini Prosedurnya

Bayu mengatakan, ada beberapa kendaraan yang bisa dihapus nomor kendaraannya. Pemilik dapat melakukan permintaan untuk menghapus Regident Ranmor. Diantaranya kendaraan yang bisa dihapus seperti kendaraan rusak berat. Kendaraan yang tidak ingin ada di jalanan seperti untuk pembelajaran para siswa. Dengan begitu penghapusan tersebut dapat dilakukan secara pribadi atau pejabat yang berwenang.

Meski begitu Bayu mengatakan bahwa untuk menghapus Regident Ranmor kendaraan ada peraturannya. “Ini peraturan ada peryaratan yang mengatur, kendaraan harus minimal habis masa STNK 5 tahun + 2 tahun pengesahan baru dapat dihapuskan dari data rekiden ramor oleh petugas,” jelasnya.

Kerugian Jika Nomor Kendaraan Dihapus

Bayu mengingatkan ada berbagai kerugian yang diperoleh pemilik kendaraan jika nomor kendaraannya dihapus. “Aturan konsekuensi sudah ada di UU dan bisa saja tidak dapat diregistrasi kembali. Kalau kendaraan tidak dapat diregistrasi, kendaraan itu sudah tidak memiliki nilai ekonomi dan jual lagi,” ujarnya.

Di samping itu ia juga mengatakan bila memang Regident Ranmor dihapus otomatis kendaraan pemilik tidak akan bisa berada di jalanan umum. Karena kendaraan tersebut sudah tidak mempunyai surat-surat.

Source:

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply