Home Auto News Beda Motor Listrik Gesits Versi Produksi dengan Konsep

Beda Motor Listrik Gesits Versi Produksi dengan Konsep

0 126

Motor Listrik Gesits, Publik tengah menanti kehadiran motor listrik karya anak bangsa, Gesits. Dalam beberapa kesempatan motor baru hasil kerjasama antara PT Garasindo dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) menggoda banyak pihak. Kabarnya motor listrik yang dirilis September kemarin akan segera diproduksi massal.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo ketika melakukan audiensi dengan PT Garasindo dan ITS selaku pihak yang memproduksi GESITS. Motor listrik ini sudah hadir tiga tahun lalu dalam bentuk purwarupa.

Seiring berjalannya waktu, skuter listrik ini mengalami perkembangan dan perubahan. Bahkan Gesits beberapa kali dipamerkan ke masyarakat luas. Dan yang kini versi produksi massalnya sudah menunjukkan seperti apa wujudnya. Menariknya ada beberapa fakta di balik kehadiran GESITS yang belum lama ini dikendarai oleh orang nomor satu di Indonesia itu.

Penasaran apa saja fakta dari motor listrik karya anak bangsa ini? Berikut adalah ulasan selengkapnya.

Desain Berubah

Melihat tampilannya saja sebagian orang sudah bisa menebaknya. Ya, desain GESITS versi produksi massal berbeda dibandingkan dengan versi prototipe yang diperkenalkan beberapa tahun lalu.

Tampilan depan sekarang berupa patahan melandai dengan tambahan lampu LED garis yang sebelumnya berada di bawah lampu utama. Selain itu suspensi depan motor ini merupakan model teleskopik bisa. Bukan up side down seperti yang diperkenalkan saat masih berupa konsep.

Untuk suspensi belakang memakai tipe swing arm, monoshock. Di samping itu untuk sistem pengereman GESITS dibekali Hidrolic Piston Tunggal dan rem belakang Tromol.

Masih ada perubahan lain dari motor listrik ini. Tepatnya di bagian behel atau handle-grip yang sekarang mempunyai bentuk seperti tanduk. Lalu di bawahnya terdapat desain lampu belakang dan spakbor baru yang memiliki pelat nomor.

Harga GESITS di Atas Rp 20 Juta

Zaki Nahdi Saleh, Direktur PT GESITS Technology Indonesia mengatakan bahwa harga motor listrik ‘made in Indonesia’ ini berkisar Rp 22 jutaan sampai Rp 23 jutaan.

Baca juga: Bocoran Brosur Spesifikasi Motor Listrik Gesits

“Kalau dari kami dari industrinya kurang lebih Rp 20 juta, harga pasar kurang lebih Rp 22 juta sampai Rp 23 juta. Kita kan motor listrik pertama. Kuncinya di sini itu motor beli, baterainya dimiliki Pertamina. Jadi harga bisa murah,” jelasnya, dikutip dari kumparanOTO.

Harga GESITS itu dipatok tidak hanya berdasarkan ongkos produksi saja, namun juga dengan melihat harga motor konvensional atau non listrik yang sekelas dengan GESITS.

“Kita mengharap bahwa harga pasar bisa di bawah kompetitor yang sekelas motor konvensional. Kita kan motor listrik pertama,” ungkapnya.

Selain itu Zaki menjelaskan bahwa harga jualnya tergantung harga baterai yang masih tinggi. Untuk diketahui, setiap satu unit sepeda motor listrik, komponen baterainya berkontribusi terhadap harga sebesar 35-50 persen.

Pakai Baterai Lithium-ion 5.000 Wh

GESITS dibekali dengan baterai lithium-ion yang mempunyai daya 5.000 Wh. Baterai ini membuat motor listrik GESITS bisa melesat sejauh 80 km sampai 100 km dalam satu kali pengisian daya. Sedangkan untuk mengisi daya baterai hingga penuh memerlukan waktu 3-4 jam.

Skuter Listrik GESITS (img: detikcom)

Sebagai gambaran, dengan jarak tempuh tersebut motor listrik ini bisa dipacu dari Monumen Nasional, Jakarta Pusat hingga Istana Cipanas di Cianjur, Jawa Barat.

Kelebihan lain yang ditawarkan skuter listrik ini adalah kecepatan maksimumnya yang bisa menembus angka 100 km/jam. Itu artinya motor ini memiliki performa layaknya motor konvensional bermesin 125 cc.

Komponen Lokal 87 Persen

Harga yang cukup terjangkau dari motor listrik GESITS ini juga didukung oleh kolaborasi dengan beberapa produsen yang ada di Indonesia. Beberapa komponen skuter ini dibuat oleh produsen lokal. Seperti motor listrik yang akan dibuat di PT Pindad.

Sementara komponen panel instrumen akan disuplai Institut Teknologi Bandung (ITB). Lalu proses daur ulang baterai rencananya akan dilakukan oleh Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS).

“Lokal konten untuk motor listrik GESITS mencapai 87 persen saat ini. Ketika sudah diproduksi 50 ribu unit, harapannya lokal kontennya menjadi 100 persen,” ungkap Tumiyana, selaku Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk.

Nantinya secara keseluruhan komponen terebut akan dirangkai menjadi satu kesatuan di pabrik WIKON yang berlokasi di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Di pabrik tersebut kapasitas produksinya mencapai 50 ribu unit per tahun.

Mendapat Respon Positif

Statusnya yang merupakan karya anak bangsa, desain yang memikat dan harga jual yang cukup terjangkau rupanya membuat banyak pihak tertarik untuk memilikinya. Zaki mengklaim bahwa motor listrik GESITS itu sudah mendapat respon positif dari masyarakat Tanah Air. Bahkan sudah banyak yang memesan skuter listrik terbaru itu.

“Kalau dari sisi pasar kita sudah ada preorder. Sampai 30.000 unit. Ini belum publish harga kan,” jelasnya, dikutip dari KompasOtomotif. Bahkan Presiden Jokowi juga berminat dan ingin memesan sebanyak 100 unit.

Untuk produksi massal GESITS direncanakan dilakukan pada awal tahun depan. Tepatnya pada Januari 2019.

Source:

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply