Home Motor Tips Berkendara Melewati Genangan Air

Tips Berkendara Melewati Genangan Air

0 96

Tips Berkendara, Musim hujan sudah tiba. Ini tandanya para pengendara, baik sepeda motor maupun mobil perlu melakukan persiapan yang baik supaya perjalanan tetap aman. Sebab di musim hujan ini banyak sekali hal yang bisa dijumpai oleh pengguna kendaraan, terutama pengendara motor. Seperti jalanan yang tergenang air.

Munculnya genangan air merupakan salah satu tantangan yang kerap ditemui oleh pengendara. Melewati genangan air juga tidak boleh sembarangan. Sebab salah-salah komponen motor justru terendam air. Selain itu lubang-lubang di jalanan juga bisa tertutup oleh genangan. Sehingga bisa membahayakan pengendara.

“Makanya kalau lihat ada genangan air, kurangi kecepatan secara berkala, kalau perlu berhenti dulu” ujar Sony Susmana, Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengutip dari laman kumparanOTO.

Selain itu adanya genangan air juga bisa membuat jalanan licin. Hal ini juga patut diwaspadai oleh pengendara dengan mengurangi laju kecepatan kendaraan. Tujuannya adalah untuk mencegah aquaplaning yang membuat pengendara motor terjatuh.

Di samping itu, jika kondisi jalanan yang tergenang air cukup panjang, pengendara disarankan untuk memantau terlebih dahulu kondisinya apakah genangan air di depan semakin dalam. Caranya dengan melihat trotoar ataupun pengendara motor lain yang melalui genangan tersebut.

Baca juga: Tips Aman Berkendara Motor Saat Hujan

“Kalau mau dilihat dari segi safety, maksimal tinggi genangan yang bisa dilalui itu 1/2 dari diameter velg,” ungkap Sonny.

Sonny mengatakan bagian yang paling harus dihindari terendam adalah filter utara. Bila menaati aturan ketinggian maksimal, maka filter udara motor tidak akan terendam air.

Bila kondisi genangan dipastikan bisa untuk dilalui motor, maka usahakan untuk berkendara dengan kecepatan rendah atau maksimal 20-25 km/jam. Tujuannya agar ban motor bisa menapak dengan sempurna di jalan.

Di samping itu juga pastikan posisi berkendara siaga dengan posisi tangan sedikit ditekuk. Tujuannya untuk menghadapi jalanan bergelombang maupun lubang yang tidak terlihat. Sonny juga mengingatkan para pengendara untuk tidak pernah mengangkat kaki agar tidak terkena cipratan air.

Alasannya, titik berat motor akan berubah ketika pengendara mengangkat kaki. Sehingga pengendara bisa oleng di jalan.

Source:

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply