Home Motor Tangki Bensin Jarang Diisi Penuh Bisa Berkarat?

Tangki Bensin Jarang Diisi Penuh Bisa Berkarat?

0 102

Tangki Bensin, Kendaraan bermotor punya banyak komponen. Baik yang terlihat dengan mudah ataupun tidak. Salah satu contohnya adalah tangki bensin. Karena berfungsi untuk menampung bahan bakar kendaraan, maka tangki BBM ini patut untuk dijaga kebersihannya. Sebab jika kotor tentu akan mengganggu performa kendaraan.

Salah satu yang bisa dilakukan oleh pemilik untuk menjaga kebersihan tangki bensin adalah dengan mengisi bahan bakar berkualitas tinggi atau sesuai dengan kompresi mesin. Hanya saja hal tersebut tidak selalu menjamin tangki selalu dalam keadaan bersih. Karena ada kebiasaan yang membuat tangki bensin bermasalah, seperti berkarat.

Kebiasaan membiarkan tangki dalam keadaan kosong atau jarang mengisi bensin penuh bisa menyebabkan dinding bagian dalam tangki berkarat. Akan tetapi efek tersebut terjadi dalam jangka waktu yang lama. Demikian menurut penuturan Endro Sutarno, Technical Training PT Astra Honda Motor (AHM), dilansir dari kumparanOTO.

“Efeknya lama, ada prosesnya dulu. Jadi kalau isi bensin enggak sampai penuh tapi sering beli dan dipakai terus motornya enggak bikin (tangki) berkarat,” ungkapnya.

Membiarkan tangki bensin berkarat dapat mengakibatkan kerugian. Seperti komposisi bahan bakar yang terkontaminasi dengan air. Sehingga membuat gejala brebet, kerak karat yang terkumpul di filter bensin membuat asupan bahan bakar berkurang sampai kebocoran tangki karena karat yang membuat keropos.

Lebih jelasnya kerak karat pada dinding tangki bisa terjatuh. Bila dibiarkan maka akan menumpuk pada saringan yang ada di dalam tangki. Hal ini membuat suplai bahan bakar ke karburator atau injeksi terhambat.

Baca juga: 3 Tips Motor Matic Irit Bensin

Di samping itu, jika lolos dari saingan yang ada di dalam tangki maka kerak karat bisa masuk ke dalam karburator atau injeksi. Selanjutnya mesin kendaraan menjadi sulit dihidupkan karena tertumpuk kotoran. Bila sudah seperti itu, maka perlu dilakukan pembongkaran untuk membersihkannya.

Pada sepeda motor berjenis sport yang mempunyai tangki di bagian atas, sering dijumpai karat menyebabkan lapisan tangki bocor. Jika sudah bocor, maka sulit untuk diperbaiki. Solusi satu-satunya adalah dengan mengganti tangki tersebut.

Padahal biaya penggantian tangki terebut cukup mahal. Misalnya untuk Honda CBFR150R biaya penggantian tangki baru bisa mencapai Rp 1,5 jutaan sampai Rp 2 juta. Sedangkan penggantian full bisa menghabiskan dana Rp 2-3 jutaan.

Maka dari itu, agar hal tersebut tidak terjadi Endro mengatakan sepeda motor sudah semestinya mendapat perawatan. Tidak harus isi bensin full tank terus, yang terpenting motor dirawat dengan tepat dan benar.

Hanya saja tidak ada salahnya menjaga kondisi tangki bahan bakar selalu penuh. Hal ini akan mencegah adanya udara yang terperangkap. Selain itu juga mencegah kepanikan ketika sisa bensin menipis.

Source:

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply