Home Auto News Spesifikasi Honda PCX Elektrik yang Resmi Dijual

Spesifikasi Honda PCX Elektrik yang Resmi Dijual

Honda PCX, Akhirnya prinsipal Honda remi memasarkan PCX Elektrik atau listrik. Menurut informasi yang dirilis oleh pabrikan motor asal Jepang itu, Honda PCX Elektrik mempunyai performa khas skuter besar dengan pendongkrak tenaga baru, motor listrik. Motor Honda terbaru ini akan dijual lebih dulu di Jepang, baru kemudian di Asia Tenggara.

Walaupun sudah mengumumkan bahwa motor ini resmi dijual untuk konsumen korporat dan masyarakat, sayangnya belum ada informasi mengenai harga. Padahal sebenarnya informasi harga Honda PCX Elektrik menjadi hal yang penting untuk mengedukasi masyarakat. Seperti yang diketahui, masyarakat kini mulai menaruh perhatian terhadap kendaraan yang ramah lingkungan.

“PCX Elektrik dibangun berdasarkan PCX yang populer berkat desain stylish dan dengan sumber tenaga yang ramah lingkungan. Didukung unit daya listrik kompak yang baru dikembangkan. Konstruksi motor listrik dengan Interior Permanent Magnet (IPM), memungkinkan torsi padat sejak putaran rendah nan bertenaga dengan akselerasi yang lembut juga sanggup untuk menanjak,” tulis Honda Global dalam siaran resminya, dikutip dari Oto.

Sebelumnya belu banyak yang bisa diketahui tentang motor baru Honda ini. Akan tetapi kini Honda sudah mengungkapkan bagaimana spesifikasi teknis motor ini.

Honda PCX Elektrik mempunyai total tenaga 5,7 daya kuda. Output daya ini sebenarnya terbilang rendah dibandingkan dengan versi mesin 150 cc, bahkan juga termasuk 125 cc. Sebagai perbandingan, Honda PCX 150 yang hadir di Indonesia bisa mengeluarkan tenaga sebesar 14,7 PS. Akan tetapi jangan terburu memandang sebelah mata. Mari lihat bagaimana figur torsi.

Tenaga dan torsi motor ini dibantu dengan motor berkode EF01M yang mempunyai output standar 0,98 kw. Setelah diolah optimal, tenaga di atas dengan torsi mencapai 18 Nm/500 rpm bisa melontar begitu sigap. Hal tersebut menjadi keunggulan dari motor bertenaga listrik. Torsi yang dihasilkan bisa langsung besar dengan sangat singkat.

Perlu diketahui, Honda PCX Electric tidak memakai transmisi, hanya single speed. Jadi pengendara hanya perlu tarik gas saja untuk membuat motor berjalan.

Daya listrik diperoleh dari baterai lithium. Baterai ini bisa dikatakan multifungsi dan canggih. Dua baterai yang diberi nama Mobile Power Packs dapat diisi maksimal masing-masing dalam waktu 4 jam. Ini dengan metode melepas baterai dan mengisinya di peranti terpisah. Bila mencolokkan adaptor langsung ke motor, maka membutuhkan waktu hingga 6 jam untuk mengisi daya listrik.

Baca juga: Spesifikasi dan Harga Honda PCX Hybrid 2018

Dua Mobile Power Pack yang dibenamkan pada Honda PCX Elektrik mempunyai spesifikasi 50,4V/20/8 Ah. Dalam kondisi terisi penuh, Honda PCX Elektrik bisa melesat hingga 41 km dengan kecepatan 60 km/jam dan beban satu penumpang. Klaim tersebut juga dilaporkan ke Kementerian Transportasi Jepang.

Dikatakan multifungsi lantaran selain menggerakkan Honda PC, baterai tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain. saat dilepas baterai ini bisa dipakai untuk menghidupkan listrik di sebagian rumah, tenda maupun kendaraan lain yang memakai sistem serupa.

Untuk fiturnya, Honda PCX elektrik tidak jauh berbeda dengan dua tipe PCX yang ditawarkan di Indonesia, PCX dan PCX Hybrid. Desain bodi yang mewah dengan proporsi kombinasi motor perkotaan dan touring tersaji pada motor ini.

Motor Honda ini dibekali dengan lampu LED di seluruh bagian. Juga terdapat panel digital yang memuat informasi mengenai pengendaraan maupun pengecasan. Selain itu juga ada Smart key yang merupakan sebuah remot canggih pengganti kunci baja yang dipakai untuk menggunakan motor.

Tidak terdapat blok CVT maupun filter udara. Hanya ada sistem penggerak yang menyatu dengan swing arm yang juga sebagai dudukan suspensi maupun spakbor belakang.

Satu-satunya perbedaan antara Honda PCX Elektrik dan PCX standar adalah tidak adanya knalpot. Wajar, sebab motor ini tidak memakai mesin bensin lagi alias murni motor listrik. Sehingga Honda PCX listrik tidak membutuhkan penyaluran gas buang. Di samping itu bobot motor juga berbeda. Honda PCX Electric mempunyai bobot 144 kg, lebih berat dari versi bensin yang hanya 133 kg saja.

Honda PCX ini dijual dalam satu pilihan warna saja, yakni putih. Honda juga menambahkan aksentuasi candy blue di beberapa bagian.

Baca juga: Yamaha NMAX vs Honda PCX 2018

Di Jepang Honda PCX electric belum dijual secara umum, melainkan masih ditawarkan untuk korporasi dan konsumen terbatas. Menurut keterangan resmi ari lama Honda Jepang pabrikan menyewakan 250 unit PCX listrik secara eksklusif kepada perusahaan, pemilik usaha perorangan, kantor pemerintahan yang biasa sewanya tergantung peruntukan dan lamanya peminjaman.

Rencananya Honda PCX listrik ini juga akan menjadi kendaraan sewa bagi turis-turis di Jepang mulai awal tahun 2019 mendatang yang akan menerapkan sistem sharing platform. Hal ini bukan tanpa tujuan. Sebelum dijual untuk umum Honda ingin meriset secara komprehensif dan lebih jauh mengenai penerapan kendaraan roda dua listrik di wilayah metropolitan Jepang.

Mulai dari penerapan isi ulang daya oleh individual, durabilitas motor, performa baterai, sampai pengembangan bisnis apakah PCX listrik punya nilai guna yang bagus saat menjadi armada sharing platform di perkotaan.

Lantas apakah motor listrik Honda ini nantinya juga akan dijual di Indonesia. Sebenarnya pada jang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 kemarin Honda memperkenalkan motor listrik ini. Jika memperhatikan pernyataan Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran PT AHM saat IMOS kemarin, maka peluncurannya akan dilakukan tahun depan.

“Kami sedang mempersiapkan kehadirannya ditunggu saja nanti saatnya tiba akan kami informasikan,” ungkap Thomas sebagaimana dilansir dari laman kumparanOTO.

Era kendaraan listrik sudah semakin dekat. Sudah semestinya pabrikan motor di Indonesia mulai menaruh perhatian akan hal tersebut. Jika belum bisa memasarkan motor listrik, maka bisa dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai motor listrik.

Source:

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply