Lamborghini Urus Hadir di Indonesia, Berapa Harganya?

Loading...

Lamborghini Urus, Indonesia kedatangan mobil eksotis baru. Mobil tersebut tidak lain adalah SUV pertama dari salah satu pabrikan motor asal Italia, Lamborghini Urus. Berapa harga mobil baru ini?

Loading...

Harga Lamborghini Urus mencapai Rp 8,5 miliar off the road. Banderol tersebut setara dengan harga 34 unit Mitsubishi Xpander Ultimate yang dijual di Indonesia dengan harga Rp 250 juta on the road. Peluncuran Lamborghini Urus di Indonesia sekaligus menandai setahun perkenalan SUV ini di Italia pada Desember 2017 lalu.

Hanya saja walaupun baru saja dirilis, pemesanan unit Urus tahun ini sudah ditutup. David M. Pangemanan, CRM and Sales Executive Lamborghini Jakarta menerangkan sudah menerima pemesanan Lamborghini Urus sebanyak delapan unit. Sedangkan pemesanan berikutnya akan dibuka kembali pada tahun depan.

Berstatus sebagai SUV premium, Lamborghini Urus tidak memiliki banyak pesaing. Mobil Lamborghini ini hanya berhadapan dengan Bentley Bentayga dan Maserati Levante. Meski selevel, rupanya tenaga Lamborghini Urus lebih buas.

Super SUV ini dipersenjatai dengan mesin V8 twin-turbo berkapasitas 4,0 liter. Mesin yang menggunakan bensin dengan oktan minimum RON 95 itu dapat mengeluarkan tenaga hingga sebesar 650 hp pada putaran mesin 6.800 rpm. Sedangkan torsi puncaknya menembus angka 850 Nm pada putaran 2.250 rpm.

Tenaga tersebut diteruskan ke roda lewat transmisi otomatis 8-percepatan. Lamborghini menjanjikan kesenangan berkendara dengan mobil ini berkat hadirnya gearbox elektro-hidraulik yang ringan dan efisien. Sistem diatur untuk memberikan rasio gigi rendah yang sangat penek dan gigi tinggi yang lebih panjang.

Untuk itu Lamborghini Urus bisa berakselerasi kencang dalam waktu singkat. Perlu diketahui, akselerasi Lamborghini Urus dari 0-100 km/jam hanya dicapai dalam waktu 3,6 detik saja. Sedangkan untuk 0-200 km/jam memerlukan waktu 12,8 detik. Akan tetapi untuk alasan keamanan kecepatan maksimum super SUV ini dibatasi hanya sampai 305 km/jam.

Baca juga: Lamborghini Huracan Spyder, Mobil Berkelas untuk Konsumen Kelas Atas

Untuk mengimbangi performa mobil tersebut, Lamborghini menyematkan sistem pengereman yang tak kalah mumpuni. Lamborghini Urus diklaim bisa berhenti dari 100 km/jam sampai diam hanya dalam jarak 33,7 m.

Tidak cukup sampai di situ, Lamborghini juga membenamkan mode berkendara pada mobil ini. Tidak tanggung-tanggung, ada 6 mode pengendaraan yang bisa dimanfaatkan oleh pengemudi. Antara lain Strada, Sport, Corsa, Sabbia, Terra dan Neve. Atau dalam bahasa Inggris disebut Street, Sport, Track, Sand, Land (Off-Road) dan Snow.

Lamborghini mengklaim sistem penggerak four wheel drive Urus bisa memberikan dinamika berkendara yang aman dan sangat responsif di setiap permukaan jalan dan berbagai cuaca. Hal ini bisa diraih berkat central self-locking differential yang menyediakan kontrol dan kelincahan dalam semua kondisi berkendara, tak terkecuali jalan off road.

Torsi terbagi 40/60 pada as roda depan dan belakang sebagai standar. Lalu torsi maksimum yang disalurkan sebanyak 70% ke roda depan dan 87% ke roda belakang. Lamborghini Urus juga diklaim memiliki traksi yang lebih tinggi. Keunggulan-keunggulan itulah yang membuat Lamborghini percaya diri dan dapat menarik perhatian konsumen.

Tidak hanya mahal, konsumsi bahan bakar Lamborghini Urus ternyata juga menguras dompet. Salah satu instruktur Automobili Lamborghini mengatakan dalam keadaan normal konsumsi BBM Lamborghini Urus mencapai 17 liter setiap 100 km. keadaan normal yang dimaksud adalah mobil dipakai berkendara maksimum 80 km/jam di jalur yang tidak terlalu padat kendaraan.

“Bila pemakaian normal, kecepatan antara 40 km/jam sampai 80 km/jam konsumsi BBM rata-rata Urus adalah 17 liter/100 kilometer,” jelasnya, dikutip dari detikOto.

Saat dipakai melesat dari 100 km/jam sampai 160 km/jam, konsumsi bahan bakarnya mencapai 30 km per 100 km. Jadi hal tersebut tergantung dari pengemudi, ingin membawa mobil seperti apa.

Konsumsi bahan bakar Lamborghini Urus memang terbilang tinggi dibanding SUV lainnya. Apalagi bahan bakar yang disarankan untuk Urus minimum berkoktan 95. Akan tetapi hal tersebut juga terbayar lunas dengan performa maupun kemewahan yang ditawarkan SUV ini.

“Lagipula pemilik Lamborghini tidak pernah khawatir atau menghitung pengeluaran untuk konsumsi bensin lagi. Mereka memang sudah mengetahui hal ini dan ingin menikmati sebuah kendaraan yang berbeda,” pungkasnya.

Seperti jenis mobil premium pada umumnya, konsumen juga bisa melakukan personalisasi unit. Contohnya dengan memilih model pelek, kelir bodi hingga material premium untuk interiornya. Semua tersedia sebagai paket-paket yang ditawarkan Lamborghini Jakarta yang menjadi distributor resmi Urus. Bagaimana, Anda tertarik untuk membeli Lamborghini Urus ini?

Loading...