Home Auto News Honda PCX Electric Tidak Dijual Tapi Disewakan, Ini Alasannya

Honda PCX Electric Tidak Dijual Tapi Disewakan, Ini Alasannya

0 155

Honda PCX Electric, PT Astra Honda Motor (AHM) selaku agen pemegang merek (APM) Honda di Indonesia baru saja menghadirkan motor baru. Motor itu tidak lain adalah Honda PCX Electric. Hanya saja ada keunikan di balik motor Honda terbaru ini.

PCX Electric tidak dijual di Tanah Air, melainkan disewakan. Tidak hanya itu saja, motor ini juga hanya disewakan kepada perusahaan, bukan untuk konsumen pribadi. Ada alasan tersendiri mengenai hal ini. Salah satunya adalah terkait regulasi kendaraan listrik yang tak kunjung selesai. Alhasil pabrikan belum bisa merilisnya sebagai barang dagangan.

Seperti yang diketahui, sampai saat ini pemerintah masih menyusun regulasi lintas kementerian. Janjinya awal tahun ini selesai. Hanya saja juga ada faktor lain di samping regulasi yang belum siap.

Pihak Honda Motor Company (HMC) menilai kendaraan listrik, khususnya roda dua kurang visible secara ekonomi. Harga baterainya masih terlalu tinggi. Padahal di sisi lain untuk menawarkan daya jelajah yang unggul, baterai berkapasitas besar dan memiliki durabilitas harus disiapkan oleh pabrikan.

Sebab motor listrik dipakai di lingkungan yang beragam. Begitu juga dengan daya jelajahnya. Baterai ditargetkan memiliki kemampuan minimal memberikan tenaga listrik untuk motor konsumen saat berkomuter.

Untuk diketahui, Honda PCX Electric dalam sekali isi dapat menjangkau 69 km. tentu jauh lebih rendah dari Honda PCX bermesin konvensional yang dapat melesat hingga lebih dari 200 km dari sekali pengisian penuh bahan bakar.

Baca juga: Spesifikasi Honda PCX Electric 2019 Indonesia

Baterai Lithium Ion memang menjadi komponen yang sangat mahal. Saat ini Honda sendiri masih mengandalkan vendor Panasonic Panasonic untuk menyuplai komponen tersebut. Atas dasar itulah Honda PCX Electric hadir di Indonesia sebagai motor sewaan.

“Baterai berupa Mobile Power Pack dengan memberikan pilihan mode pengisian daya paling nyaman untuk pengendaranya, baik secara on board maupun off board. Terkait dengan baterai ini, untuk tahap awal kami memilih metode pengelolaan motor untuk ditawarkan kepada kalangan terbatas dan tertentu saja,” jelas Toshiyuki Inuma, Presiden Direktur PT Astra Honda Motor (AHM), melansir dari laman Oto.

Maka dari itu menawarkan Honda PCX Electric sebagai kendaraan sewaan merupakan langkah yang tepat. Sebab jika dijual harga motor Honda ini pasti akan sangat mahal. Sementara itu, menurut informasi dari pihak AHM, disebutkan bila nantinya motor matic Honda bertenaga listrik ini dijual, baterai tidak termasuk yang dimiliki konsumen.

Nantinya baterai tersebut akan menjadi benda dengan status pinjaman dari AHM. Pada setiap PCX akan dipinjamkan dua buah baterai dan bisa dengan mudah ditukar di gerai-gerai pengisian atau diisi sendiri dayanya.

Source:

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply