Home Auto News Nissan Serena e-Power Akan Susul Leaf ke Indonesia?

Nissan Serena e-Power Akan Susul Leaf ke Indonesia?

0 133

Nissan Serena, Salah satu pabrikan otomotif ternama asal Jepang, Nissan memaparkan rencana jangka menengahnya yang tengah diupayakan tercapai pada 2022. Disebutkan bahwa target Nissan adalah meniagakan mobil listriknya. Nantinya satu dari empat model Nissan di Asia Oceania, termasuk Indonesia adalah mobil listrik alias electric vehicle (EV).

Salah satu mobil baru yang disiapkan Nissan untuk mewujudkan rencana tersebut adalah Nissan Leaf. Ke depannya Nissan Leaf akan ditemani mobil listrik lain berteknologi e-Power.

“Elektrifikasi bagi Nissan bukan hanya Leaf. Kami juga punya teknologi e-Power. Teknologi ini sudah kami perluas ke Serena di Jepang. Indonesia juga punya Serena. Anda dapat membayangkan kami punya kemampuan untuk membuat Serena dan e-Power jadi lebih baik,” kata Yutaka Sanada, Regional Senior Vice President and Head of Asia & Oceania, Nissan Motor Co, melansir dari laman Oto.

Sanada mengatakan e-Power mudah untuk disematkan pada mobil konvensional yang sudah ada. Teknologi ini sangat masuk akal untuk memperluas jangkauan pasar mobil listrik. Masyarakat yang khawatir dengan infrastruktur atau ketersediaan sarana pengecasan bias mengisi mobil listriknya dengan bensin.

Untuk diketahui, e-Power memang teknologi kendaraan listrik. Motor elektrik menjadi sistem yang bertugas menggerakkan roda, sedangkan baterai menjadi sumber energi listriknya. Akan tetapi pengisi daya tetap mesin konvensional berbahan bakar bensin.

Jadi karakter berkendara mobil listrik dengan tenaganya yang instan hingga moda pengisian baterai, secara regeneratif tetap ada. Tanpa kekhawatiran mencolokkan soket ke pengisi daya. Bayangkan, seperti membawa generator bensin di mobil.

Baca juga: Mobil Listrik Nissan Leaf Hadir di Indonesia 2020 Mendatang

Solusi ini dinilai strategis, sebab pembangunan infrastruktur di Indonesia juga membutuhkan waktu. Sampai saat ini stasiun pengisian kendaraan listrik masih terbatas sekali. Meskipun ada yang dibangun di beberapa instansi seperti PLN, Pertamina dan lain sebagainya, jumlah maupun formatnya masih belum akomodatif.

“Kami sedang mempertimbangkan dengan seksama, mempelajari potensinya secara menyeluruh, dan memperhitungkan waktu yang tepat membawa teknologi e-Power ini ke Indonesia,” ungkap Sanada.

e-Power, elektrik murni yang ada di Leaf, maupun hybrid konvensional seperti yang saat ini digunakan X-Trail, merupakan bagian dari masterplan Nissan untuk mewujudkan satu dari empat kendaraan berbasis listrik.

Sementara itu Singapura menjadi Negara pertama yang mendapatkan model e-Power. Teknologi ini hadir pada Nissan Serena. Kehadiran Nissan Serena e-Power bias jadi bersamaan dengan dirilisnya Nissan Leaf yang rencananya rilis tahun 2020. Atau bisa juga tahun selanjutnya. Memperbanyak jajaran kendaraan listrik menjadi strategi utama bila Nissan ingin meningkatkan populasi produknya.

“Kami percaya e-POWER merupakan langkah paling pragmatis menuju elektrifikasi. Selain memperkenalkan mobilitasi yang terelektrifikasi, Nissan berupaya membuatnya lebih mudah diakses melalui lokalisasi dan perakitan komponen kendaraan listrik di pasar-pasar utama di Asia Tenggara,” pungkas Sanada.

Source:

Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Leave a Reply