Home Kawasaki Modifikasi Kawasaki Ninja 250 Tampilan Khas Moge Premium

Modifikasi Kawasaki Ninja 250 Tampilan Khas Moge Premium

Modifikasi Motor Sport Kawasaki Ninja 250, Motor sport besutan Kawasaki yang berjuluk Ninja 250 kerap menjadi sasaran modifikasi oleh pemiliknya. Beragam aliran modifikasi, seperti plug and play gaya moge, kustom ekstrem hingga ubahan sederhana berbekal aksesori mudah dijumpai. Sedangkan Haryanto, punggawa SBM Sport Bikers di Serang, Banten memadukan ketiga aliran tersebut yang diterapkan pada Ninja 250 miliknya.

Body tunggangannya diubah total, dengan penggunaan aksesori yang menjadi fokus utama. Berbagai sentuhan modifikasi yang dilakukan membuat tampilan motor sport ini semakin gahar dan gagah.

“Jangan setengah-setengah. Semua harus total, termasuk memilih peranti yang dipakai hingga pemilihan tampang. Apa yang saya lakukan ini juga agar dunia modifikasi di Provinsi Banten semakin bergairah,” Kata Haryanto.

Modifikasi Kawasaki Ninja 250 2

Bagian bodi telah direncanakan matang-matang agar Kawasaki Ninja 250 ini memancarkan aura moge premium. Warna kuning solid polos tampak membalut bodi motor ini. Tambahan aksen silver dan warna hitam yang melekat pada rangka semakin membuat motor ini kian mempesona.

Lengan ayun motor ini menggunakan milik Kawasaki ZX-6R sehingga memperkuat nuansa motor gede. Sedangkan bagian pelek mengadopsi dari Kawasaki R6 yang berukuran 3,5 x 17 di depan dan 5,5 x 17 di belakang. Bagian ban depan menggunakan Bridgestone Battlax BT090 120/60 dan belakang 180/60. Disematkan pula kaliper rem Honda CBR600 yang terletak di ban depan.

Berbagai aksesori turut dibenamkan pada Ninja 250 ini untuk menunjang tampilannya. Seperti tameng angin, lampu sein, spion spsorty dari Rizoma, pijakan kaki dan spakbor belakang. Knalpot menggunakan milik Suzuki GSX-R750 agar tampak lebih garang.

Source: ninja 250 terbaru 2016, kawasaki ninja 250 modifikasi, kawasaki ninja 250 fi 2016, kawasaki ninja 250 2015, kawasaki ninja 250r 2016, 

Dendy Santoso, pria lulusan sekolah jurnalistik di Jakarta, menekuni wartawan fotografi sejak 2005 di kantor berita nasional. Dendy lalu bergabung sebagai fotografer majalah otomotif internasional berbahasa Indonesia pada 2010.

Leave a Reply