Home Mobil Bensin Premium Dan Pertamax Ternyata Tidak Boleh Dicampur!

Bensin Premium Dan Pertamax Ternyata Tidak Boleh Dicampur!

0 1553

Mencampur Ganti-Ganti Bensin Premium Dan Pertamax. Harga bahan bakar yang tidak menentu dan cenderung naik membuat banyak pengendara motor berpikir keras untuk mencari jalan keluarnya. Alhasil ada pengendara motor baru yang kerap berganti bahan bakar pada kendaraannya. Salah satu alasannya adalah perbedaan harga yang cukup tipis antara bensin RON 88 (Premium), dengan bensin RON 92 (Pertamax) maupun RON 95 (Pertamax Plus).

Selain itu, langkah berganti-ganti bahan bakar dilatarbekalangi oleh kondisi keuangan pemilik kendaraan ataupun hanya sekedar coba-coba. Biasanya jika kondisi uang sedang baik, para pemilik akan membeli bahan bakar dengan RON tinggi, namun jika kondisi keuangan tidak cukup baik, maka bensin RON rendah menjadi pilihan alternatifnya.

Akan tetapi, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk berganti-ganti bahan bakar untuk kendaraan. Dilansir oleh AstraWorld, Kamis (02/04/2015), ada baiknya jika Anda menggunakan bahan bakar yang cocok dengan spesifikasi mesin mobil.

Untuk mengetahui hal tersebut, Anda dapat membacanya di buku manual pemilik kendaraan. Terlepas dari perbedaan harganya, bensin dengan RON 92 dan 95 mempunyai kualitas yang lebih unggul bila dibandingkan dengan bensin RON 88.

Bensin RON 92 dan 95 memiliki oktan yang lebih tinggi. Dengan demikian ada dampak positif untuk mesin kendaraan, seperti tenaga yang lebih responsif, ruang bakar lebih bersih dan gas buang yang memiliki tingkat emisi rendah. Di samping oktan, kandungan aditif paa masing-masin jenis turut menentukan kualitasnya.

Dampak Mencampur Premium dan Pertamax 2

Bensin dengan RON 92 dan 95 memiliki zat aditif yang bertugas sebagai pembersih kerak di rang bakar. Sementara bensin RON 88 masih meninggalkan kerak di ruang bakar. Perlu diingat, mencampur bensn RON 88 dengan bensin RON 92 maupun 95 dapat menyebabkan aditif tersebut tidak bisa berfungsi secara aktif.

Perbedaan oktan dan zat aditif yang terkandung di dalam tiap jenis bahan bakar dapat menurunkan kualitas bahan bakar yang lebih bagus apabila bercampur di tangki bahan bakar kendaraan.

Biasanya, menggunakan campuran bahan bakar bensin dengan RON 88 dan bensin RON 92 atau 95 akan menghasilkan bahan bakar berkualitas lebih baik daripada menggunakan bensin RON 88 saja. Namun, hal tersebut justru membuat aditif yang ada di bensin RON 92 dan 95 menjadi tidak berfungsi secara aktif.

Oleh karena itu, akan lebih baik jika Anda menggunakan bensin RON 92 atau 95 yang tidak dicampur dengan bahan bakar RON lebih rendah. Akan tetapi, jika Anda terpaksa harus mencampur bensin lantaran ketersediaan stok di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), disarankan untuk mengisi tangki seperlunya saja dengan bensin yang tersedia. Setidaknya jumlah bahan bakar yang terisi di dalam tangki kendaraan Anda cukup bagi Anda untuk menemukan SPBU lain. Setelah itu, isi kembali tangki bahan bakar dengan bensin yang sesuai spesifikasi mesin. Hal ini bertujuan untuk menjaga performa mesin agar tetap bekerja dengan maksimal.

Sebagai tambahan informasi, berikut akan diuraikan secara singkat mengenai perbedaan Premium, Pertamax dan Pertamax 95.

Premium

Bahan bakar minyak (BBM) ini berjenis distilat berwarna kekuningan yang jernih dengan tambahan pewarna dye. Bahan bakar ini memiliki nilai oktan atau Research Octane Number (RON) paling rendah. Selain itu NOx dan Cox yang dihasilkan cukup banyak.

Pertamax

Bahan bakar jenis ini diolah dengan menambahkan zat aditif. Pertamax dianjurkan untuk kendaraan yang diproduksi setelah tahun 1990, tak terkecuali bagi kendaraan yang telah mengadopsi teknologi setara fuel injection dan catalytic converters. BBM yang memiliki nilai oktan ini tidak memiliki timbal.

Pertamax Plus

BBM jenis ini juga memiliki zat aditif sama seperti halnya Pertamax. Bahan bakar ini telah memenuhi standar performa International World Wide Fuel Charter (IWWFC). Sesuai untuk kendaraan dengan kompresi minimal 10,5, dengan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), Turbochargers dan catalytic converters.

Source: motor yang cocok pakai pertamax turbo, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply