Home Motor Motor Matic Perhatikan Penyebab V-Belt Putus Bisa Kurangi Biaya Tambahan

Perhatikan Penyebab V-Belt Putus Bisa Kurangi Biaya Tambahan

0 6368

Pertanda Harus Ganti V-Belt Motor Matic. Saat ini skuter matik atau lebih dikenal dengan nama skutik semakin diminati masyarakat Tanah Air. Kemudahannya untuk dikendarai dan dimensinya yang tidak terlalu besar membuat skutik banyak disukai oleh konsumen kendaraan roda dua.

Akan tetapi terlepas dari itu semua, ada beberapa permasalahan yang kerap dijumpai oleh pengguna skutik saat berkendara di jalan. Salah satunya adalah komponen v-belt skutik yang tiba-tiba putus di tengah jalan. Mungkin beberapa pemilik skutik, baik merek Honda, Suzuki, Yamaha ataupun merek lain pernah mengalaminya. Namun Anda tidak perlu khawatir, permasalahan ini dapat dicegah sejak dini. Lantas, bagaimana caranya agar v-belt skutik tidak putus?

“Penyebab v-belt putus awalnya karena sudah retak-retak tapi sang pemilik enggak tahu. Hal ini enggak bakal terjadi kalau CVT sering dicek maupun dibersihkan secara rutin,” terang Yuli Santoso, Kepala Mekanik Suzuki Dewi Sartika di Jl. Dewi Sartika, Jakarta Timur.

Perlu Anda ketahui, v-belt yang putus tidak hanya menyebabkan skutik tidak dapat berjalan saja, namun juga membuat roller peyang dan mengakibatkan rumah roller menjadi rusak. Alhasil Anda harus mengeluarkan biaya untuk menggantinya dengan yang baru.

“Namun ada saja yang tetap enggak mau ganti v-belt meski kita sudah diberi tahu kalau sudah retak dan harus segera diganti. Karena kalau dipaksa terus, sebulan hingga dua bulan pasti akan putus,” papar Syafrudin, Kepala Bengkel Honda Clara II yang berlokasi di Jl. Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

V-belt skutik yang kondisinya sudah retak namun tidak segera diganti akan justru akan merugikan pemilik kendaraan tersebut. Sebab pada akhirnya sang pemilik tidak hanya diharuskan untuk membeli v-belt baru, namun juga harus beli roller dan rumah roller baru.

Ciri-Ciri V-Belt Skutik Putus 2

V-belt putus biasanya disebabkan oleh kondisinya yang sudah retak akan tetapi tetap dipaksa untuk digunakan. Maka dari itu, alangkah baiknya untuk melakukan penggantian v-belt sesuai dengan anjuran buku panduan servis. Untuk skutik Honda, disarankan melakukan penggantian setiap menempuh 24.000 km. Sedangkan v-belt pada skutik Yamaha dan Suzuki diganti setiap 25.000 km.

“Namun jika sebelum mencapai jarak tersebut, kadang kondisinya sudah ada yang retak-retak. Kita selalu menganjurkan agar ganti baru,” tambah Syafrudin.

Yuli mengatakan, kondisi v-belt skutik akan terlihat saat dilakukan servis rutin. “Setiap servis rutin, biasanya kita sekaligus cek dan bersihkan CVT. Dari situlah kondisi V-belt sudah retak-retak atau belum akan ketahuan. Cara medeteksinya yakni V-belt dibalik, lalu ditekuk pada beberapa bagian. Kalau ada yang retak, pasti akan ketahuan,” jelasnya.

Saat v-belt putus di tengah jalan, biasanya akan membuat roller peyang bahkan yang paling parah dapat rontok lantaran menghantam rumah roller cukup keras. Hal ini dapat terjadi karena bebannya berkurang lantaran sudah tidak lagi memutar v-belt. Dan pada akhirnya pemilik harus menyiapkan dana sekitar Rp 70-80 ribuan untuk membeli satu paket roller baru.

Jika v-belt putus saat motor baru atau sudah lama tersebut dikendarai dalam kecepatan cukup tinggi, bukan tidak mungkin rumah roller menjadi rusak karena terhantam roller cukup keras. Mengganti rumah roller dengan yang baru juga memerlukan biaya tambahan. Contohnya, untuk rumah roller Yamaha Mio Anda akan dikenai biaya Rp 60 ribuan.

Agar hal semacam itu tidak terjadi, maka lakukanlah tindakan pencegahan sejak dini dengan melakukan pengecekean dan servis rutin CVT. “Minimal dua kali tune up (servis ringan), sekali cek dan bersihin CVT,” kata Andi Saputra, Service Advisor Yamaha Putera Pos Pengumben. Baca juga artikel lain mengenai tips tentang v-belt ini, Cara Merawat Timing Belt Mobil Agar Awet & Tips Perpanjang Usia V-Belt.

Source: ciri ciri v belt rusak, ciri ciri v belt harus diganti, tanda tanda v belt harus ganti, ciri v belt rusak, ciri ciri v belt mio rusak, ciri v belt aus, ciri v belt mio rusak, gejala v belt rusak, ciri ciri panbel rusak, ciri ciri v belt mau putus, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply