Home Mobil 4 Penyebab Ban Mobil Tidak Awet Dan Cepat Aus

4 Penyebab Ban Mobil Tidak Awet Dan Cepat Aus

0 1053

Penyebab Ban Mobil Cepat Aus, Dari sekian banyak komponen pada kendaraan, ban menjadi salah satu komponen terpenting yang harus selalu diperhatikan. Di samping berfungsi sebagai penggerak kendaraan, ban juga memiliki peran penting untuk menjaga keselamatan pengguna ketika berkendara. Itulah mengapa banyak pihak yang selalu mengingatkan pemilik mobil baru maupun sepeda motor agar selalu memberikan perhatian lebih pada ban.

“Ban merupakan faktor paling penting dikendaraan. Bayangkan bobot berat kendaraan hanya ditopang oleh 4 ban kecil,” jelas Andry Adam, yang menjabat sebagai Sales Training Manager PT Goodyear Indonesia Tbk.

Sama halnya dengan komponen lain, ban juga bisa mengalami beberapa permasalahan. Hal ini biasanya terjadi seiring pemakaian mobil dalam rentang waktu tertentu. Salah satu masalah yang dihadapi oleh pemilik adalah ban yang sudah aus.

Untuk hal ini, Andry mengatakan bahwa ada empat hal yang dapat menyebabkan ban mobil menjadi aus dan tidak layak untuk dipakai. Akan tetapi hal tersebut masih dapat dikontrol untuk meminimalisir dampaknya. Berikut adalah empat penyebab ban mobil aus :

Penyebab Ban Mobil Cepat Aus 2

1. Kecepatan

Sebelum berkendara dengan mobil, Anda harus memperhatikan simbol kecepatan pada ban mobil. Hal ini biasanya kerap diabaikan oleh pengendara. Perlu Anda ketahui, mobil yang melesat terlalu kencang tetapi tidak diimbangi dengan spesifikasi ban yang sesuai akan membuat umur ban menjadi lebih pendek dari penggunaan normal.

Berikut adalah daftar simbol dan kecepatan maksimal pada ban mobil :

  • Simbol M Kecepatan maksimal 130 km/jam.
  • Simbol N Kecepatan maksimal 140 km/jam.
  • Simbol P Kecepatan maksimal 150 km/jam.
  • Simbol Q Kecepatan maksimal 160 km/jam.
  • Simbol R Kecepatan maksimal 170 km/jam.
  • Simbol S Kecepatan maksimal 180 km/jam.
  • Simbol T Kecepatan maksimal 190 km/jam.
  • Simbol U Kecepatan maksimal 200 km/jam.
  • Simbol H Kecepatan maksimal 210 km/jam.
  • Simbol V Kecepatan maksimal 240 km/jam.
  • Simbol W Kecepatan maksimal 270 km/jam.
  • Simbol Y Kecepatan maksimal 300 km/jam.
  • Simbol ZR Kecepatan maksimal Above 240 km/jam.

2. Keadaan mekanisme kendaraan

Selain hal di atas, melakukan rotasi pada ban adalah hal yang sering diabaikan oleh pemilik kendaraan. Melakukan rotasi perlu dilakukan karena ban cenderung mengalami aus yang tidak merata. Maka dari itu Anda sangat dianjurkan untuk melakukan spooring.

Mengingat setir kemudi cenderung berbelok ke satu arah, lakukan spooring saat mobil sudah menempuh jarak sejauh 10.000 km. Ada beberapa teknik rotasi ban yang bisa Anda lakukan, antara lain :

Untuk mobil berpenggerak roda belakang dan 4 roda, Anda dapat melakukan rotasi dengan cara memindahkan ban depan kiri ke bagian belakang kanan dan ban depan kanan diputar ke belakang kiri.

Berikutnya adalah cara rotasi ban untuk mobil berpenggerak roda depan. Untuk melakukannya Anda dapat memindahkan ban belakang kanan ke bagian kiri depan. Sedangkan ban belakang kiri dilepas dan diletakkan di ban kanan depan. Selain itu Anda juga bisa memindah ban depan kanan ke kanan belakang, dan ban depan kiri ditaruh di bagian kiri belakang.

3. Kebiasaan mengemudi

Cara pengemudi berkendara di jalanan juga dapat mempengaruhi kondisi ban mobil. Jika gaya berkendara Anda agresif, maka bisa dipastikan ban mobil Anda menjadi cepat Aus. Contohnya melakukan start yang cepat dan melakukan pengereman mendadak. Di samping itu kebiasaan lain seperti membelokkan mobil dengan cepat, kebiasaan melintas di antara aspal dan tanah, serta melalui lubang atau halangan lainnya juga dapat membuat ban cepat aus.

4. Tekanan angin

Memeriksa tekanan angin ban juga menjadi salah satu hal paling mudah yang sering disepelekan oleh pemilik kendaraan. Tekanan angin yang tidak sesuai tentu akan mempengaruhi kondisi ban, bahkan dapat membuat perjalanan Anda terganggu. Oleh karena itu jangan pernah mengabaikan tekanan angin pada ban mobil Anda. Memeriksa tekanan angin tidaklah sulit, sebab pabrikan mobil telah menyertakan patokan tekanan angin yang tepat di dalam kabin atau balik pintu. Baca juga, Tips Memilih Ban Mobil Dengan Tepat, Tips Merawat Ban Mobil dan Cara Mengganti Ban Mobil.

Source: penyebab satu ban lebih aus dari ban lain, 

Sekarang INDONESIAUTOSBLOG.com bisa dibuka melalui perangkat mobile di http://m.indonesiautosblog.com untuk akses lebih mudah dan ringan dari ponsel dan dapatkan berita menarik tentang dunia otomotif di beranda Facebook Anda klik disini!

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Jika kamu memiliki pertanyaan atau tanggapan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar kamu disini

Leave a Reply