Home Authors Posts by Mahendra

Mahendra

4670 POSTS 0 COMMENTS
Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

Lambretta V125, Setelah cukup lama membuat publik penasaran, akhirnya Lambretta hadir di Indonesia. PT Skuter Motor Indonesia (SMI) yang menjadi distributor resmi Lambretta menghadirkan dua model sebagai langkah awal. Yakni Lambretta V125 dan Lambretta V200. Kedua motor ini akan menjadi pilihan baru di segmen skuter matik premium.

“Adanya demand yang kuat dari lambretthusiast Indonesia serta magnitude dari brand Lambretta adalah dua alasan utama PT SMI akhirnya memutuskan membawa Lambretta kembali mengaspal ke Indonesia,” kata Ade Sulistioputra, CEO PT Brum Brum yang merupakan induk perusahaan PT SMI, dikutip dari detikOto.

Ade menambahkan Lambretta tidak hanya sebatas brand skuter saja, namun juga sebuah brand lifestyle. “Lebih dari sekedar brand skuter biasa, Lambretta adalah sebuah brand lifestyle yang memiliki daya tarik tersendiri, legacy serta semangat untuk berinovasi tiada henti,” lanjutnya.

Rencananya Lambretta Indonesia juga akan hadir di acara pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Di pameran itu nantinya pengunjung bisa mengetahui lebih lanjut mengenai warna yang tersedia untuk dua motor Lambretta terbaru ini.

Sebagai informasi, Lambretta V200 Speciao memiliki tiga pilihan warna. Antara lain black high gloss, white high gloss, dan red high gloss. Sedangkan Lambretta V125 Speciao memiliki opsi warna orange super gloss, blue mint super gloss, dan grey super gloss.

Dua skuter Lambretta ini sudah hadir lebih dulu di Thailand. Di sana harga Lambretta V200 2019 mencapai Rp 43,5 jutaan atau 99.500 baht. Sedangkan V125 2019 dipatok 86.900 baht atau sekitar Rp 38 jutaan. Lantas berapa harga motor ini di Indonesia?

Baca juga: Spesifikasi Lambretta V125 Special yang akan Hadir di Indonesia

Di Tanah Air harga Lambretta V200 mencapai Rp 52,5 juta on the road Jakarta. Lalu harga Lambretta V125 mencapai Rp 44,5 juta. Untuk diketahui, dua motor baru ini diimpor utuh dari Vietnam. Bagi yang berminat sudah bisa melakukan pemesanan. Rencananya motor ini siap mengaspal pada Agustus 2019 mendatang.

Kehadiran Lambretta sudah pasti akan bersinggungan dengan Vespa yang selama ini melenggang tanpa lawan berarti. Persaingan kedua merek skuter legendaris asal Italia ini bisa menjadi sesuatu yang menarik bagi para pecinta skuter.

0 40

Wuling Confero S, Wuling Motors Indonesia tidak hanya menghadirkan Cortez CT saja, namun juga Confero S ACT. Mobil MPV ini menawarkan opsi transmisi lain yang bisa menjadi pilihan menarik bagi konsumen di Tanah Air. Sistem perpindahan gigi menjadi daya tarik utama dari mobil baru ini.

Pasalnya transmisi yang dipakai bukan otomatis konvensional, CVT maupun AMT (Automated Manual Transmission) seperti yang disematkan pada Cortez. Wuling menyebutnya ACT atau Automatic Clutch Transmission.

Transmisi ini menggunakan tuas model perpindahan manual, namun tidak ada pedal kopling. Sehingga Anda tidak perlu menginjak pedal kopling lagi, namun tetap memindahkan gigi seperti mobil bertransmisi manual. Inilah yang menjadi keunikan dari transmisi baru Confero S.

Untuk diketahui, teknologi transmisi ini sebenarnya sudah ada sejak lama. Kategorinya masuk dalam semi-otomatis, sama seperti AMT maupun dual-clutch. Transmisi semacam ini pernah dijumpai pada mobil premium buatan Porsche dan Mercedes-Benz.

Akan tetapi kepopuleran transmisi otomatis torque converter dan CVT membuat transmisi ini kurang diminati. Padahal teknologi E-Clutch ini memiliki kelebihan tersendiri.

Lebih lanjut, struktur transmisi utama adalah manual dengan 6 tingkat percepatan. Sama halnya dengan transmisi AMT, terdapat aktuator hidrolis untuk menggerakkan kopling tanpa perlu menginjak pedal. Perbedaan utama dengan Confero adalah tidak adanya modul untuk memindahkan gigi secara otomatis. Jadi pengemudi perlu mengerakkan tuas seperti transmisi manual biasa.

Bagi yang terbiasa mengemudikan mobil dengan transmisi manual, sistem ini tentunya memberi rasa nyaman dan mudah untuk dioperasikan. Karena tidak perlu menginjak kopling, maka kaki kiri tidak akan mudah lelah. Khususnya saat kondisi jalanan macet.

Baca juga: Spesifikasi Wuling Cortez CT Bermesin Turbo

Proses perpindahan gigi mirip dengan motor bebek tanpa kopling. Akan tetapi tidak perlu melepas atau mengendurkan pedal gas. Pengemudi hanya perlu terus menginjak gas lalu memindahkan tuas untuk mengubah gigi. Semua proses terjadi dengan halus, bahkan lebih mulus dari girboks manual.

Teknologi E-Clutch lansiran Schaeffler terbilang pintar. Seolah sensor sudah membaca saat tangan pengemudi menyentuh tuas transmisi. Kopling aktif seketika untuk proses perpindahan gigi. Saat pengemudi menggerakkan tuas, kpling berfungsi dan gigi dapat berpindah. Komponen yang lebih sederhana, diklaim lebih murah dalam hal perawatan. Seperti mobil manual saja, mengganti kampas kopling dan oli transmisi.

Di pasar Cina, E-Clutch Management System pertama kali diaplikasikan pada Wuling Hong Guang S3. Performa dan daya tahannya diklaim sudah teruji lewat pengetesan di dataran tinggi, kondisi suhu panas hingga dingin.

Varian Confero S ACT tidak hanya mendapat pilihan transmisi baru saja. Ada perbedaan lain di sisi interior. Wuling membalutnya serba hitam mulai dari dashboard hingga jok kulit sintetis. Selain itu Wuling juga menambahkan beberapa fitur baru, seperti electric adjustable foldable mirror driver seat height adjuster dan emergency stop signal.

Hanya saja harga Wuling Confero S ACT belum dirilis. Wuling Motors akan mengumumkannya saat acara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019. Bagaimana, tertarik untuk merasakan sensasi transmisi baru Wuling Confero S ACT ini?

0 32

Wuling Cortez, Kehadiran Almaz tak lantas membuat pabrikan mobil asal Negeri Tirai Bambu, Wuling berpuas diri. Kini Wuling Motors kembali meluncurkan mobil terbarunya. Mobil ini adalah Wuling Cortez CT.

Sebelumnya Cortez sudah dirilis di Indonesia, lalu apa yang baru dari Cortez CT?

Daya tarik dari mobil keluarga ini adalah hadirnya mesin turbo. Jantung pacu ini diambil dari Wuling Almaz dengan beberapa penyesuaian.

Melihat sisi eksteriornya, Wuling Cortez CT tampil sama persis dengan yang sudah hadir di Indonesia. Yang membedakan hanyalah dapur pacunya saja. Sisi luar terdapat sedikit perbedaan di sisi grille dan tambahan emblem Turbo di bagian belakang.

Sementara untuk sisi interior Wuling menyematkan kulit putih di beberapa bagian yang membuat kabin mobil ini menjadi lebih mewah. Konfigurasi kursinya 7-seater dengan baris kedua yang memakai captain seat yang turut menunjang sisi kemewahan. Untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna kursi baris depan dapat diatur secara elektronik.

Wuling menyematkan mesin 4-silinder berkapasitas 1,5 liter dengan turbocharger buatan Honeywell.

Mesin ini dapat mengeluarkan tenaga hingga sebesar 140 hp pada putaran 5.200 rpm. Sedangkan torsi puncaknya mencapai 250 Nm pada rentang 1.600 – 3.600 rpm. Mesin ini dipadukan dengan transmisi CVT 8-percepatan dan sistem penggerak roda depan.

Baca juga: Detail Wuling Almaz 2019, SUV Pertama Wuling

Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors Indonesia menjelaskan platform power transmisi Cortez CT merupakan pengembangan dari mesin Almaz, lantaran karakteristik Cortez CT berbeda dengan Almaz.

Mesin tersebut dikembangkan menyesuaikan karakteristik Cortez CT. Engine transmisi CVT sama dengan Almaz. Akan tetapi terdapat perbedaan dalam hal tunning, kompensasi bobot kendaraan, body dan suspensi untuk karakter pengendalian.

Untuk perangkat penghenti laju Wuling Cortez CT memanfaatkan rem cakram di setiap roda yang memiliki ukuran 16 inci. Selain itu juga hadir fitur ABS, EBD dan BA untuk memaksimalkan fungsi pengereman mobil.

Lalu untuk fitur keselamatan hadir rem parkir elektrik dengan Auto Hold. Fitur Automatic Vehicle Holding (AVH) pada mobil ini cukup menarik perhatian. Fitur ini diketahui bekerja saat mobil direm.

Ketika berada di jalan menanjak dan mobil dihentikan, fitur tersebut otomatis membuat mobil mengunci di posisi tersebut hingga kaki terangkat dari pedal rem. Fitur AVH akan nonaktif kembali setelah pengemudi menginjak pedal gas.

Juga disertakan fitur hill hold control, traction control system, electronic stability control dan dua airbag di depan ditambah airbag samping untuk baris depan. Fitur lain dari mobil MPV ini adalah tire pressure monitoring system (TPMS) yang tujuannya untuk memonitor kondisi angin pada ban.

Selain itu juga terdapat pengingat sabuk keselamatan, dua sensor di depan, empat sensor parkir belakang, kamera parkir mundur, ISOFIX, immobilizer dan alarm antimaling. Sementara untuk urusan performa dan pengendalian Wuling Cortez CT dilengkapi dengan suspensi depan MacPherson Strut dan suspensi independen di belakang.

Masih ada tawaran fitur lainnya. Cortez CT sudah dilengkapi dengan fitur smart key (keyless) dan tombol untuk menghidupkan maupun mematikan mesin. Dari remote itu pengguna juga dapat membuka semua jendela (untuk membuang hawa panas saat parkir lama), pintu belakang dan juga sun roof. Wuling juga menyematkan penyejuk kabin otomatis (climate control) dengan pengatur digital).

Sedangkan fitur penunjang hiburan ada layar sentuh berukuran 8 inci dengan dukungan banyak konektivitas. Ada port USB, Bluetooth, SD card dan Mirror Link. Juga terdapat sistem navigasi yang hadir sebagai sistem bawaan. Sistem audio dapat diakses lewat tombol palang kemudi yang aman dan praktis.

Mobil ini juga dilengkapi dengan port USB di baris 1 ampai 3 untuk mengisi daya gadget penumpang.

Walaupun sudah resmi dirilis, belum diumumkan berapa harga Wuling Cortez CT. Akan tetapi diprediksi harga mobil Wuling terbaru ini tidak sampai Rp 300 juta. Sebagai informasi tambahan, harga Wuling Cortez L Lux Plus I-AMT yang menjadi varian tertinggi sebelumnya dipatok Rp 266 juta. Informasi harga resmi Cortez CT rencananya akan diumuman pada IIMS 2019 mendatang.

0 32

Gesits, Banyak yang menanti-nanti kehadiran motor listrik karya anak bangsa, Gesits. Motor ini sebenarnya sudah cukup lama diperkenalkan, hanya saja masih dalam wujud prototipe. Dan kabar baiknya Gesits versi produksi siap dirilis dalam waktu dekat.

Motor baru ini akan diperkenalkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019. Informasi ini disampaikan langsung oleh Harun Sjech, CEO PT Gesits Technologies Indo (GTI).

“Jadi sebelumnya kami tidak pernah bilang produksi, dalam publikasi kita selalu bicara prototipe. Nanti saat IIMS goal kita akan memperkenalkan, bukan prototipe lagi tapi versi produksi. Kita akan official commercial launch di IIMS,” ujar Harun, dikutip dari KompasOtomotif.

Ia menerangkan sebelum-sebelumnya kabar mengenai produksi Gesits tidak pernah dipublikasikan lantaran masih dalam tahap prototipe riset. Termasuk Gesits yang dicoba oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Bahkan bodi pun baru selesai di awal tahun lalu, sehingga tahap finalisasi baru bisa dilakukan sekarang dan menjadi model prototipe versi siap produksi. Harun mengatakan bahwa di IIMS 2019 mendatang akan diinformasikan lebih lanjut mengenai detail dari sisi spesifikasi motor listrik Gesits ini. Tak terkecuali soal harga motor listrik Gesits.

“Kita akan keluarkan harganya berapa, kapan bisa dipesan, kapan bisa mendapatkan produknya, lalu spesifikasi juga sudah final semua. Konsumen yang tertarik dengan Gesits pun sudah bisa melakukan pemesanan saat IIMS nanti,” kata Harun.

Tidak berhenti sampai di situ, Harun juga mengklaim tidak akan ada masalah mengenai kelengkapan administrasi kendaraan seperti Surat Tanda Nomor Kendaran (STNK). Ia memastikan STNK Gesits akan keluar saat motor tersebut sudah resmi dijual ke konsumen.

Baca juga: Brosur Spesifikasi Motor Listrik Gesits Bocor

“Soal STNK itu normal biasa, seperti motor biasa saja, karena sekarang ini kan kita pararel, kita juga sedang homologasi, leasing sudah ada beberapa, nanti kita bahas saat auto show karena itu berkaitan dengan dengan harga,” jelasnya.

Kehadiran Gesits sebelumnya sempat beberapa kali meleset. Kepastian kehadiran motor listrik nasional ini di ajang otomotif internasional yang akan berlangsung pekan depan bisa jadi sekaligus memanfaatkan momentum di tengah rencana pemerintah yang mulai menggaungkan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) kendaraan listrik di Indonesia. Di samping itu pemerintah juga akan menggenjot produksi dan populasi kendaraan listrik.

Mohammad Nasir, Menteri Riset Tenologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) menerangkan bahwa produksi motor listrik Gesits sudah dimulai bulan ini dengan kapasitas produksi hingga 5.000 unit per bulan.

“Mulai April ini sudah mulai produksi massal. Mei sudah mulai pemasaran. Setiap bulan produksinya 5.000 motor listrik. Kapasitas produksi dalam satu tahun sekitar 60 ribu motor listrik,” ungkapnya, melansir dari laman Okezone.

Mengenai sistem pengisian baterai dapat dilakukan di beberapa SPBU Pertamina yang sudah dilengkapi dengan fasilitas recharging. Untuk mengisi baterai hingga penuh memerlukan waktu pengisian selama 3 jam.

“Dengan pengisian sekira setengah jam Gesits bisa menempuh jarak 3 kilometer, dalam kondisi baterai penuh sepeda motor bisa menempuh jarak hingga 100 kilometer,” paparnya.

0 48

Honda Jazz, Honda punya banyak mobil andalan yang tersebar di berbagai segmen. Untuk segmen hatchback, Honda memiliki Jazz yang sudah hadir sejak lama. Eksistensi mobil ini tetap baik hingga detik ini. Salah satu rivalnya yang juga tak boleh diremehkan adalah Toyota Yaris.

Agar tidak kalah saing, maka sudah sepatutnya mobil Honda yang satu ini mendapat perhatian. Seperti memberikan pembaruan secara berkala. Untuk diketahui, Honda Jazz terakhir mendapat penyegaran pada 2017 dan kini sudah masuk generasi ketiga. Beredar rumor bahwa Jazz terbaru generasi keempat tengah disiapkan. Kabarnya Jazz terbaru ini akan dihadirkan pada 2020 mendatang.

Tidak berhenti sampai di situ, rumor mengenai Honda Jazz terbaru ini semakin diperkuat dengan munculnya beberapa gambar pada September tahun lalu. Tampak bahwa mobil Honda ini tengah diuji di sebuah jalan, lengkap dengan kamuflasenya.

Walaupun seluruh bodi dibalut kamuflase, terlihat jelas bahwa Honda Jazz terbaru ini mempunyai dimensi yang lebih lebar. Selain itu tampilannya juga lebih sporty dari model yang beredar saat ini.

Informasi lain berhembus dari Carscoops, di mana seorang ahli olah foto digital asal Brasil, Kleber Silva mencoba menerka seperti apa tampilan terbaru Honda Jazz ini dalam foto render. Dengan keahliannya ia menggambarkan Jazz generasi keempat mempunyai tampilan seperti mobil Honda yang beredar saat ini.

Di sisi depan wajah mobil ini tampak mirip dengan Mobilio dan Brio, terutama di bagian lampu depan dan grille. Sedangkan untuk sisi bumper tampak mempertahankan ciri khas garis desain Honda Jazz.

Lalu bagian samping tampak masih sama dengan model yang ada saat ini. Mobil Honda ini tetap dipermanis dengan garis desain lama. Sementara untuk bagian belakang terlihat mirip dengan Honda CR-V, termasuk pada lampu belakang yang berbentuk horizontal.

Baca juga: Spyshot Honda Jazz Terbaru, Apa yang Baru?

Informasi menarik lainnya ada di sektor performa. Kabarnya Honda Jazz terbaru akan mengandalkan mesin berkapasitas 1,0 liter turbocharger. Selain itu juga beredar rumor bahwa mobil ini juga akan ditawarkan dalam versi hybrid seperti yang dipakai pada Honda Insight, serta mesin full elektrik.

Walaupun foto yang beredar hanya sebatas hasil rekayasa digital saja, bisa jadi Jazz terbaru nanti memiliki tampilan seperti foto render tersebut. Atau bisa jadi sisi depannya tampak mirip dengan Brio terbaru yang beredar di pasaran saat ini.

0 48

Toyota C-HR Hybrid, Bertepatan dengan peringatan Hari Bumi, PT Toyota Astra Motor (TAM) menghadirkan mobil baru di Indonesia. Mobil ini adalah Toyota C-HR Hybrid. Mobil Toyota terbaru ini diperkenalkan di Jakarta dan sudah dapat dipesan oleh konsumen.

Jika berminat, harga Toyota C-HR Hybrid ini Rp 523 juta dan sudah berstatus on the road DKI Jakarta. Banderol harga ini lebih tinggi Rp 30 jutaan dari C-HR konvensional yang sudah lebih dulu hadir sejak tahun lalu.

Yoshihiro Nakata, Presiden Direktur PT TAM mengatakan peluncuran Toyota C-HR Hybrid ini merupakan salah satu komitmen perusahaan untuk mendukung kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

“Toyota global sudah lama berkomitmen untuk mendukung lingkungan hidup dengan mobil-mobil berteknologi tinggi, mulai dari hybrid, plug-in hybrid, hidrogen, hingga kendaraan listrik baterai (BEV),” ujarnya, mengutip dari KompasOtomotif.

Nakata menambahkan, di Indonesia Toyota sudah memperkenalkan model hybrid sejak 2009 lewat Toyota Prius. Lalu dilanjutkan dengan kehadiran Toyota Camry Hybrid pada 2012 dan Toyota Alphard di tahun 2015. Selain itu Toyota juga menghadirkan teknologi hybrid pada Lexus.

Sejak 2009 hingga awal 2019 penjualan mobil hybrid Toyota di Indonesia sudah menembus angka 1.800 unit.

Dari segi desain, Toyota C-HR Hybrid rupanya sedikit berbeda dari versi konensional. Ada ubahan di sisi desain velg, lampu utama hingga rear combi lamp. Sentuhan revisi ini dilakukan supaya C-HR Hybrid lebih stylish.

Untuk diketahui, Toyota C-HR Hybrid merupakan kendaraan yang memanfaatkan teknologi Toyota Hybrid dengan dua motor penggerak, yakni Internal Combution Engine (ICE) dan motor listrik. Kehadiran Toyota C-HR versi hybrid ini dapat menjadi pilihan baru para penggemar SUV berbasis crossover yang juga mempunyai kepedulian terhadap lingkungan.

Melirik dapur pacunya, Toyota C-HR Hybrid mengandalkan mesin 2ZR-FXE yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 100 PS. Mesin ini ditemani dengan motor listrik bertenaga 36 PS. Karena berstatus sebagai kendaraan elektrifikasi ramah lingkungan, konsumsi BBM mobil Toyota ini diklaim lebih efisien 62 persen dari varian konvensional. Sehingga emisi CO2-nya diklaim lebih rendah 60 persen dari model bensin.

“Menghitungnya sederhana, untuk konsumsi bahan bakar 1:13 untuk mobil bensin dan 1:20 untuk mobil hybrid,” ungkap Direktur Pemasaran PT TAM Anton Jimmy Suwandy.

Diharapkan kehadiran Toyota C-HR Hybrid ini dapat mendorong pertumbuhan pasar kendaran elektrifikasi untuk mendukung kebijakan pemerintah mengembangkan industri kendaraan elektrifikasi di Indonesia lewat program low carbon emission vehicle (LCEV).

“Selain melengkapi line up Toyota, kami berharap kehadiran C-HR Hybrid ini berdampak positif terhadap pengembangan pasar dan industri kendaraan listrik di sektor otomotif nasional seperti yang direncanakan pemerintah,” terang Nakata, mengutip dari laman BeritaSatu.

0 63

Lexus LM, Setelah sempat membuat pecinta roda empat penasaran, akhirnya Lexus LM menunjukkan jati dirinya. Mobil baru Lexus ini diperkenalkan di Shanghai Motor Sport. Melihat tampilannya, sudah dapat ditebak bahwa mobil Lexus ini mengusung basis yang sama dengan Toyota Alphard dan Vellfire.

Tidak berhenti sampai di situ, mobil yang ditujukan untuk pasar Cina dan beberapa negara di kawasan Asia ini memiliki ruang personal kelas bisnis dengan nuansa yang eksklusif di bagian penumpang. Lexus LM terlihat sengaja diciptakan untuk dikendarai menggunakan sopir, sehingga penumpang di belakang bisa fokus pada urusannya, baik bisnis maupun bersantai di perjalanan.

Melihat sisi eksterior, Lexus LM tampil mewah dan elegan dengan grille besar lengkap dengan logo Lexus. Grille ini dibalut dengan warna krom dan ditemani lampu dua tingkat dan lampu siang hari DRL seperti mata panah menunjuk ke grille. Di samping itu aksen krom juga terdapat di sisi samping.

Ornamen seperti mata panah yang tajam juga menjadi sorotan di tampilan samping obil ini. Terdapat pilihan warna hitam dan putih kristal untuk eksterior Lexus LM. Di samping itu juga terdapat unsur krom yang juga tersedia di buritan dan tailgate, dengan lampu belakang LED yang terinspirasi dari desain signature manufaktur.

Jika melihat saudaranya, Alphard dan Vellfire menawarkan opsi Royal Lounge untuk beberapa pasar di Asia. Sementara Lexus LM menawarkan kosep Royal Lounge sebagai standar. Dengan kata lain kabin belakang hanya diisi dua kursi besar yang diklaim sangat nyaman, bahkan menyamai tawaran dari sofa mahal.

Pada Alphard interiornya dapat diisi hingga empat orang penumpang. Sementara pada MPV Lexus terbaru ini hanya diisi dua saja. Dengan begitu kabinnya bisa dikatakan sangat lega.

Tidak jauh berbeda dengan mobil mewah lain yang beredar di pasaran, kabin penupang Lexus LM ditawarkan untuk ruang personal. Terdapat layar 26 inci untuk menonton video maupun fungsi televisi. Di samping itu juga terdapat lemari pendingin atau kulkas, tempat menyimpan payung dan konsol tengah terhubung kursi dengan panel kontrol yang berfungsi sebagai pusat komando banyak fungsi.

Baca juga: Spesifikasi dan Harga Lexus LX 570 Sport 2019

Lewat panel kontrol tersebut pengguna dapat mengatur infotainment, audio premium lansiran Mark Levinson, suhu penyejuk kabin, hingga posisi kursi maupun fitur relaksasi. Kursi Lexus LM ini memang dapat direbahkan untuk kenyamanan sehingga penumpang bisa beristirahat selama perjalanan. Plus adanya fungsi pijat yang terintegrasi pada kursi tersebut.

Tidak hanya itu, masih ada tawaran lain yang tak kalah menarik. Seperti hadirnya sunroof, tirai atau sun shade di setiap kaca samping untuk menambah kenyamanan dan kemewahan, serta konfigurasi interior optimal. Diklaim detailnya sangat baik dengan beberapa bagian dibalut kulit dan dijahit sehingga aura mewahnya menjadi lebih kuat.

Perpaduan warna baru untuk ornamen kabin, disebut Gin-Sui-Boku (tinta silver) jadi inspirasinya. Bagi pengguna yang memerlukan kursi lebih banyak, Lexus juga menawarkan opsi lima kursi di kabin layaknya Alphard dan Vellfire (7-seater).

Melirik performanya, Lexus LM 350 dan LM 300h akan ditawarkan dalam dua pilihan penggerak, yakni roda depan atau empat roda AWD. Untuk LM 350 mengandalkan mesin bensin V6 berkapasitas 3,5 liter. Lalu Lexus LM 300h yang merupakan versi hybrid dipersenjatai dengan dapur pacu 4-silinder berkapasitas 2,5 liter Atkinson.

Tidak hanya itu, Lexus juga membenamkan teknologi peredam kejut swing valve pada mobil MPV terbarunya ini. Teknologi ini pertama kali hadir pada Lexus ES.

Sayangnya belum ada informasi harga Lexus LM. Saat ini mobil baru tersebut baru diumumkan untuk pasar Cina. Beberapa negara di Asia juga berkesempatan memasarkan Lexus LM ini.

Belum diketahui bagaimana peluang kehadiran Lexus LM di Indonesia. Akan tetapi bisa saja mobil ini hadir di Tanah Air. Mengingat konsumen MPV, termasuk Toyota Alphard cukup besar di sini. Kita tunggu saja informasi selanjutnya dari Lexus.

Mesin Yamaha, Pabrikan roda dua saling berlomba untuk menghadirkan produk yang menarik perhatian banyak orang. Tidak hanya mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan banyak orang, pabrikan motor biasanya juga menghadirkan produk yang inovatif. Misalnya menghadirkan motor baru dengan dukungan teknologi canggih, atau motor dengan mesin bertenaga buas.

Hal ini juga dilakukan oleh salah satu merek motor ternama asal Jepang, Yamaha. Pabrikan roda dua berlogo tiga garputala ini diketahui sedang mengembangkan mesin baru. Menariknya mesin ini dilengkapi dengan peranti turbocharger. Konon mesin baru Yamaha ini akan disematkan pada jajaran motor sportnya.

Menurut informasi dari Paultan, mesin itu akan dibenamkan pada Yamaha MT-07. Motor ini sendiri menjadi moge Yamaha terlaris di Negeri Jiran,Malaysia. Kepastian rumor tersebut semakin dipertegas dengan beredarnya gambar paten di dunia maya.

Pada gambar tersebut tampak mesin dua silinder dengan turbocharger yang dikombinasikan dengan header exhaust. Jika gambar ini benar-benar bersumber dari Yamaha, maka bisa dipastikan performa MT-07 akan lebih besar dari yang beredar di pasaran saat ini.

Untuk model terbarunya memakai mesin berkpasitas 689 cc dengan pendingin cairan dan crossplane dua silinder. Tenaga yang dihembuskan bisa mencapai 73,7 hp pada putaran mesin 9.000 rpm. Sedangkan torsi maksimumnya bisa menembus angka 68 Nm pada 6.500 rpm.

Dengan tambahan peranti turbocharger, maka gejala turbolag akan berkurang sehingga bisa menambah kekuatan motor. Tidak hanya itu, pemakaian turbocharger dapat memaksimalkan efisiensi mesin dengan memakai gas buang untuk meningkatkan tenaga.

Untuk diketahui, turbocharger pada sepeda motor bukanlah hal yang baru. Sebab teknologi ini pernah hadir di Jepang pada tahun 1980-an. Awalnya teknologi tersebut dihadirkan untuk mengatasi daya motor yang cenderung kecil pada mesin kecil.

Selain itu juga untuk mengurangi berat atau kelambatan (turbolag). Akan tetapi setelah standar emisi Euro 5 diberlakukan, tepanya pada 2020, pabrikan perlu mencari cara untuk mendapat mesin dengan tenaga yang lebih baik pada motor buatannya tanpa melanggar hukum.

Maka dari itu penggunaan perangkat turbocharger menjadi hal yang menarik untuk diterapkan dan terus dikembangkan hingga saat ini. Sehingga menjadi teknologi pada mesin kendaraan yang populer untuk menambah daya atau kekuatan pada motor maupun mobil, meski kapasitas mesin tidak terlalu besar.

Yamaha berharap dengan adanya turbocharger kubikasi mesin akan mengecil yang menghemat konsumsi bensin sekaligus mendongkrak tenaganya. Kelebihan lainnya dengan ukuran mesin yang lebih kecil maka emisi gas buang juga lebih ramah lingkungan berkat adanya catalytic converter yang lebih besar lantaran adanya ruang tambahan.

Yamaha Lexi, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) tampaknya tak menyia-nyiakan popularitas jajaran MAXI Yamaha miliknya. Beberapa model hadir di pasaran untuk memikat konsumen. Tidak hanya itu, pembaruan juga diberikan supaya konsumen tidak jenuh.

Hal ini juga berlaku untuk Yamaha Lexi. Sebelumnya motor Yamaha ini sudah mendapat warna baru dan juga tambahan fitur Anti-lock Braking System (ABS). dan di tahun 2019 ini motor matic adik Yamaha NMAX itu mendapat pembaruan lagi berupa penyematan emblem warna gold 3D. Alhasil tampilan motor ini menjadi lebih elegan dari sebelumnya.

Melihat tampangnya, Yamaha Lexi mewarisi ciri khas bodi MAXI Yamaha dengan sentuhan desain elegan dan luxury. Motor ini diklaim menjadi model pertama di kategori MAXI Yamaha yang memiliki ruang kaki datar dan lega. Keunggulan ini membuat pengguna bisa lebih mudah dalam mengendarainya.

Di samping itu motor matic Yamaha ini juga dipermanis dengan emblem gold 3D yang diletakkan di body samping motor. Tambahan emblem baru ini bisa ditemui pada Lexi standar dan terinspirasi dari emblem gold 3D NMAX Matte Black.

“Kenapa emblem gold di NMax tidak ada di Lexi, makanya kita perkenalkan ini. Konsumen juga ingin yang lebih dan lebih, dan harganya juga tidak naik,” ungkap Dyonisius Beti, Executie Vice President PT YIMM, mengutip dari Liputan6.

Emblem gold 3D ini diklaim menambah kesan elegan pada Yamaha Lexi. Tidak hanya itu, emblem ini juga diklaim membuat tampilan motor lebih atraktif dan mudah menarik perhatian.

Baca juga: Yamaha FreeGo vs Lexi, Mana yang Menarik?

”Tampilan motor merupakan salah satu faktor penting buat konsumen untuk membeli sepeda motor. Saat ini motor sudah dianggap mewakili identitas diri penggunanya dan tampilan motor yang dapat terlihat langsung oleh orang lain yang menilainya. Makin digemarinya Lexi oleh konsumen membuat kami memberikan sesuatu yang baru buat tampilannya yaitu emblem gold 3D ini. Perubahan ini diharapkan dapat makin menarik minat konsumen yang menginginkan skutik unggulan seperti Lexi,” ujar Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT YIMM, sebagaimana dilansir dari laman resmi Yamaha.

Untuk tambahan, Yamaha Lexi telah mendapat sejumlah penghargaan. Beberapa di antaranya adalah Bike of The Year 2018 dan Best of Medium Skutik 125 2019. Jika tertarik untuk membelinya, harga Yamaha Lexi 2019 ini mencapai Rp 20,71 juta on the road Jakarta.

0 40

Motor Kymco, Motor matic entry level masih menjadi pilihan banyak konsumen di Indonesia. Akan tetapi motor ini bukanlah satu-satunya primadona, juga ada motor matic premium yang diminati banyak orang. Tren ini diawali dengan hadirnya Yamaha NMAX beberapa tahun silam.

Dengan tawaran harga yang cukup masuk akal, motor Yamaha itu berhasil menjadi idola baru para pecinta roda dua. Meski harganya di atas Rp 20 jutaan, tetap membuat penjualan NMAX melejit. Bukan tanpa alasan memang. Skuter matik premium ini dipilih lantaran lebih praktis dari motor sport. Selain itu skutik bongsor ini juga dapat membawa banyak barang.

Meski memiliki peminat yang cukup tinggi, sejauh ini hanya ada dua pemain utama. Yakni Yamaha NMAX dan juga Honda PCX. Akan tetapi ke depannya akan ada pemain baru yang siap menggerus popularitas kedua motor tersebut.

Kymco, produsen motor asal Taiwan berencana menghadirkan motor matic yang akan menantang NMAX dan PCX. Hal ini disampaikan langsung oleh President Director PT Smart Motor Indonesia.

“Tahun depan kami akan coba punya produk di area seperti itu,” ujar Neo Chen, President Director PT Smart Motor Indonesia, mengutip dari laman detikOto.

Akan tetapi Neo menjelaskan bahwa motor baru yang akan dihadirkan Kymco tidak mirip seperti model yang sudah ada saat ini. “Kami nggak bakal desain sama seperti NMAX atau PCX. Karena kalau kalau kami lihat dari pihak kustomer. PCX dan NMAX itu nggak nyaman. Sebab di bagian dek ada tulang (tidak rata). Mungkin untuk kaum cowok masih oke, tapi kalau untuk perempuan itu pasti kurang nyaman ya,” ungkapnya.

“Kalau skutik 150 cc mungkin nggak perlu seperti itu. Kalau misal desain itu di bawahnya rata itu pasti lebih bagus dan lebih fungsional. Misalnya kayak di Lexi,” tambah Neo.

Untuk diketahui, sejauh ini Kymco memiliki 5 model motor yang beredar di Indonesia dan sudah diproduksi secara CKD. Kelima motor itu adalah Exciting 400i, Downtown 250i, K XCT 200i, Racing King, dan Like 150i.

Model baru yang akan dirilis kabarnya adalah Kymco Like 150i. Motor matic ini akan hadir di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019.

Kymco Like 150i ini diklaim telah dilengkapi dengan fitur modern dengan standar Eropa. Salah satu yang menjadi tawaran menarik dari motor matic kembaran Vespa ini adalah hadirnya fitur Kymco Noodoe. Fitur ini dapat menampilkan navigasi GPS, notifikasi smartphone hingga waktu dan cuaca. Tidak hanya itu, speedometer motor ini dapat dikustomisasi sesuai keinginan.

Tidak hanya itu, dashboard cerdas ini juga dapat membantu pengguna untuk mengingat posisi motor saat diparkir. Selain itu juga dapat menyapa pengguna dengan gambar favorit yang ditentukan saat startup. Keamanan tetap menjadi prioritas dari fitur ini, sehingga informasi dan tampilan tertentu hanya tersedia saat motor berhenti.

Selain itu motor matic dengan desain klasik ini mengandalkan konstruksi rangka berbahan baja. Sehingga rangka motor ini lebih kuat. Juga hadir fitur ABS baik di roda depan maupun belakang.

Motor ini disebutkan akan hadir di IIMS 2019 dengan harga spesial. Chandra Permana, Public Relation PT Smart Motor Indonesia mengatakan harga Kymco Like 150i ini akan mencapai Rp 28,8 juta.

Untuk dapur pacunya Kymco membenamkan mesin 4 stroke, 4 valve, SOHC berkapasitas 149,8 cc, silinder tunggal dengan pendingin cairan. Mesin ini dapat mengeluarkan tenaga sebesar 9,9 kW pada putaran 8.500 rpm dengan torsi punca 10,2 Nm pada 6.500 rpm. Motor ini akan dipasarkan dalam lima pilihan warna. Antara lain Pearly White [ NH193PA ], Mat Silver Crystal, Bright Red , Deep Blue dan Plain Grey.

Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut seputar Kymco Like 150i ini? Kita tunggu kehadirannya di IIMS 2019 yang akan berlangsung sebentar lagi.