Home Authors Posts by Dias Mahendra

Dias Mahendra

3827 POSTS 0 COMMENTS
Pemuda berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri ini selalu berusaha untuk membahagiakan orang tuanya. Tipe orang pekerja keras dan pantang mundur sebelum mendapatkan apa yg diinginkan. Salam Roda Dua!

0 78

Datsun Go Matic, Ada beberapa pemain di pasar low cost green car (LCGC). Di antaranya Daihatsu, Datsun, Honda, Suzuki dan Toyota. Masing-masing menawarkan mobil LCGC dengan harga yang terjangkau dan fitur yang mumpuni. Hanya saja Datsun mempunyai satu kekurangan yang membuatnya sedikit kalah saing dari kompetitor.

Datsun Go dan Go+ yang dipasarkan di Tanah Air hingga saat ini masih mengandalkan transmisi manual. Tentu saja ini menjadi catatan tersendiri bagi konsumen yang tinggal di daerah perkotaan dengan lalu lintas yang padat. Di sisi lain masyarakat saat ini cenderung menyukai mobil matic karena dinilai lebih mudah dari mobil manual.

Datsun Indonesia tengah dinanti oleh masyarakat untuk menawarkan mobil andalannya dengan transmisi matic. Jika Anda salah satu orang yang menunggu kehadiran, ada kabar baik yang perlu Anda ketahui.

Menurut laporan laman Tempo, salah satu sales dealer mobil Datsun di Jakarta Timur menawarkan Datsun Go dan Go+ melalui aplikasi chatting WhatsaApp dengan down payment (DP) Rp 7 juta. Calon konsumen juga mendapat hadiah langsung berupa voucher gratis senilai Rp 6 juta.

Tidak berhenti sampai di situ, ia juga menawarkan pemesanan varian Datsun Go dan Go+ dengan transmisi matic alias otomatis. “Matic pesan Oktober, dapatnya Januari 2018. Harga lebih mahal Rp 15 juta, pak,” tulis sales tersebut.

Lantas bagaimana dengan tanggapan pihak Nissan Motor Indonesia (NMI) mengenai informasi tersebut?

Sayangnya pihak NMI tidak bersedia untuk berkomentar banyak. Hana Maharani, Head of Communication Nissan Motor Indonesia (NMI) mengatakan dirinya akan mengecek ke internal terlebih dahulu. “Kayaknya untuk yang matik itu informasinya ngga akurat,” jawabnya melalui aplikasi pesan singkat.

Rumor mengenai akan hadirnya mobil Datsun bertransmisi matic sebenarnya bukan baru pertama kali ini mencuat. Isu tersebut sudah muncul sejak awal 2017. Saat itu Indriani Hadiwidjaja, mantan Head of Datsun Indonesia mengatakan ingin segera menambah line up mobil Datsun, termasuk versi otomatis.

Untuk diketahui, Datsun terakhir kali memberikan penyegaran terhadap mobil andalannya pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 yang berlangsung Agustus kemarin. Datsun Go dan Go+ T-Ultimate sama-sama mendapat sentuhan ubahan ringan.

Baca juga: Komparasi Sigra & Calya vs Datsun GO+ Panca

Di sisi luar, Datsun membenamkan spion elektrik dengan lampu sein. Sedangkan sektor kaki-kaki tampil menarik dengan pelek alloy berdiameter 15 inci. Lalu untuk sisi interior tak kalah manis dengan seat cover berwarna hitam.

Selain itu mobil LCGC Datsun ini juga dilengkapi dengan electric power steering, speed sensitive, sensor parkir hingga power window. Di Indonesia, harga Datsun Go Series ini mencapai Rp 126 juta sampai dengan Rp 135 juta on the road Jakarta.

Di samping itu Datsun juga menghadirkan Go PI. Mobil ini pada dasarkan mengusung basis Go T-Active dan dimodifikasi dengan bekerjasama Tomy Airbrush. PI sendiri merupakan singkatan dari Persatuan Indonesia.

Datsun Go PI merupakan model edisi terbatas. Di Tanah Air model ini hanya ada 5 unit saja. Keistimewaannya terletak pada pola batik di bagian bodi mobil dengan ditambah dominasi warna merah. Selain itu di bagian interior dipermanis dengan jok kulit sintetis.

Lalu di sisi eksterior tampak signature grill dengan sentuhan aksen merah dan badge edisi khusus. Harga mobil Datsun ini mencapai Rp 148,4 juta OTR Jakarta. Jika ingin versi standar, calon konsumen perlu mengeluarkan Rp 114,4 juta untuk Datsun Go. Sedangkan harga Datsun Go+ mencapai Rp 104,8 juta.

Kehadiran Datsun Go matic nantinya bisa membuat penjualan mobil Datsun di Indonesia semakin kuat. Setidaknya Datsun kembali menjadi lawan yang sepadan bagi rivalnya.

0 156

Honda Forza 150cc, Di Indonesia, Yamaha NMAX masih merajai penjualan motor matic bongsor. Kondisi ini menjadi ancaman bagi Honda PCX yang sebenarnya lebih dulu hadir. Ada satu kendala yang membuat motor matic bongsor buatan Honda kalah saing dengan NMAX.

Motor Honda ini masih didatangkan utuh atau completely Build Up (CBU) dari Vietnam. Hal inilah yang membuat harga Honda PCX di Indonesia menjadi lebih mahal. Berbeda dengan Yamaha NMAX yang diproduksi lokal sehingga harganya bisa ditekan di angka Rp 20 jutaan.

Saat ini yang ditunggu oleh masyarakat Tanah Air adalah langkah Honda selanjutnya untuk menjegal popularitas Yamaha NMAX. Sebenarnya ada beberapa kemungkinan yang bisa dipilih oleh Astra Honda Motor (AHM).

Salah satunya adalah dengan memproduksi Honda PCX secara lokal, seperti NMAX. Dengan opsi ini harapannya harga motor matic itu menjadi lebih terjangkau dibandingkan versi CBU. Selain itu masih ada kemungkinan lainnya. Yakni dengan mendatangkan Honda Forza.

Beberapa waktu lalu tersiar kabar bahwa AHM mempunyai rencana untuk menghadirkan Forza di Indonesia. Hanya saja hingga saat ini belum ada informasi mengenai motor matic apa yang akan dipilih Honda untuk berhadapan dengan NMAX.

Akan tetapi ada angin segar yang datang dari pihak AHM. Thomas Wijaya, Marketing Director PT AHM mengatakan bahwa Honda PCX lokal atau Forza termasuk yang sedang difnialisasi.

“Itu (Honda PCX lokal atau Forza) memang termasuk yang sedang difinalisasi. Tunggu informasinya lebih lanjut,” ujarnya, dikutip dari Liputan6.

Dalam kesempatan berbincang dengan wartawan di Yogyakarta, Honda mulai memberikan tanda model apa yang cocok untuk menjadi penantang NMAX. Thomas melempar pertanyaan mana yang lebih menarik untuk dijual di Indonesia, apakah PCX lokal atau Forza.

Baca juga: Detail Spesifikasi Honda PCX 150

“Menurut teman-teman, market lebih suka desain yang sporty dengan garis-garis tegas seperti Yamaha NMAX dan Honda Forza atau desain bulat-bulan seperti Honda PCX?” tanya Thomas.

Menurut kami, Honda Forza lebih menarik untuk ditawarkan kepada masyarakat. Sebab seperti yang diketahui konsumen roda dua di Tanah Air cenderung suka dengan motor berpenampilan sporty. Karakter inilah yang terdapat pada Honda Forza.

Kapan Meluncur?

Setelah meraba-raba motor baru yang akan dihadirkan Honda, pertanyaan berikutnya adalah kapan skutik bongsor itu meluncur. Thomas mengungkapkan pihaknya saat ini terus melakukan studi terkait motor matic tersebut. Sayangnya belum dapat diketahui kapan motor itu akan dirilis.

“Meluncur tahun depan? Tunggu saja. Mudah-mudahan, karena kita sudah finalisasi, kita fokus tahun ini untuk tadi yang awal (Honda CRF150),” jelasnya.

Ada alasan khusus mengapa AHM ingin memperkuat posisinya di segmen skutik gambot. Disebutkan bahwa AHM melihat segmen skutik premium ini semakin berkembang. Di sisi lain penjualan Honda Vario 150 cc tidak terganggu dengan hadirnya motor matic berbodi besar itu.

Kita tunggu saja kabar berikutnya dari Honda. Akankah PCX lokal yang hadir atau justru Honda Forza 150cc.

0 93

Suzuki Grand Vitara Bekas, Sport Utility Vehicle (SUV) menjadi idola baru di pasar mobil. Tidak hanya di mancanegara, mobil bertubuh bongsor ini juga terbilang cukup laris di Tanah Air. Alhasil model-model baru bermunculan di pasaran.

Hanya saja kebanyakan mobil SUV dibanderol dengan harga yang relatif lebih tinggi. Hal ini membuat sebagian masyarakat belum bisa untuk membelinya. Akan tetapi jangan khawatir, bila Anda sedang mencari SUV silakan pertimbangkan untuk membeli Suzuki Grand Vitara bekas.

Salah satu mobil andalan Suzuki ini masih cukup menarik untuk dibeli, meskipun sudah berumur. Mari berkenalan lebih dekat dengan mobil Suzuki ini.

Sejarah Singkat

Grand Vitara hadir untuk menggantikan Vitara 4×4 generasi pertama dan Vitara XL-7 bermesin V6 di tahun 2006. Saat pertama kali hadir, mobil ini mengusung fitur yang lebih mumpuni dibanding model sebelumnya. Begitu pula dengan desainnya yang tergolong lebih modern.

Suzuki menyematkan fitur Traction Control dan Hill Start Assist pada Grand Vitara. Selain itu mobil ini juga dibekali suspensi McPherson strut di depan dan Multi Link di belakang. Lalu sistem pengereman sudah dilengkapi dengan ABS dan EBD. Tawaran fitur ini membuat Suzuki Grand Vitara mempunyai performa lebih baik.

Kehadiran mobil ini rupanya sempat membuat orang bingung. Menurut informasi dari Otomotifnet, tidak sedikit yang tidak terlalu paham apa perbedaan Grand Vitara dan Escudo.

Awalnya Vitara selalu mengusung gardan ganda dengan penggerak roda 4×4. Sementara Escudo merupakan versi 2WD dari Vitara. Sementara sisi fitur dan mesin tidak ada perbedaan mencolok.

Sementara Grand Vitara yang dipasarkan di Indonesia hadir dengan format 2WD dengan pilihan transmisi manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan. Saat hadir di tahun 2006, mobil yang punya nama lain Grand Escudo ini mengandalkan dapur pacu J20A, 4 silinder berkapasitas 2.000 cc.

Baca juga: Pilihan SUV Bekas 2016 Harga Rp 200 Jutaan

Sedangkan di tahun 2009 Suzuki Grand Vitara mengandalkan mesin J24B, 4 silinder segaris dengan kapasitas sebesar 2.400 cc. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi 5-percepatan manual dan matic 4-percepatan.

Di tahun 2009, Suzuki memperbarui fitur yang ada pada Grand Vitara. Mobil ini mengusung rem cakram untuk semua roda. Lalu lampu depan juga sudah memakai HID.

Kelebihan dan Kekurangan

Suzuki Grand Vitara bekas mempunyai beberapa kelebihan dan juga kekurangan. Keunggulan yang dimiliki mobil SUV ini adalah mesin dan suspensi yang tangguh. Selain itu sistem pengereman juga tergolong bagus.

Belum lagi desainnya yang dinamis dan masih cukup menarik. Di pasaran, harga mobil bekas ini juga cukup terjangkau. Fitur interior yang ditawarkan juga cukup lengkap.

Hanya saja konsumsi bahan bakar Grand Vitara terbilang boros. Selain itu mobil ini juga tidak dilengkapi dengan varian penggerak 4×4. Part atau komponen mobil ini juga cukup mahal. Selain itu harga unit baru Suzuki Grand Vitara mahal, yakni mencapai Rp 360,650 juta.

Permasalahan

Suzuki Grand Vitara termasuk mobil yang tidak terlalu banyak mengalami masalah. Hal ini disampaikan oleh Doddy Suviyanto, anggota Suzuki Jip Indonesia (SJI). Akan tetapi hal tersebut juga tergantung bagaimana perawatannya.

Yang menjadi permasalahan khas dari mobil ini adalah harga onderdil yang sedikit mahal. Tidak hanya itu, Doddy mengatakan khusus untuk Grand Vitara lansiran tahun 2009 yang sudah memakai rem cakram belakang, pengait rem tangan yang menjadi satu dengan rem cakram terbilang ringkih. Komponen ini sering patah, padahal part penggantinya cukup susah dicari saat ini.

Tips Membeli

Jika berminat untuk membeli Suzuki Grand Vitara bekas, jangan lupa untuk memperhatikan jam terbangnya. Semakin sering mobil ini dipakai maka kemungkinan adanya permasalahan pada sektor kaki-kaki semakin besar. Maka dari itu periksa komponen kaki-kaki dan juga sistem pengereman.

Selain itu jangan lupa untuk mengecek kabel dan kelistrikannya, seperti ruang mesin. “Jika kabelnya sudah semerawut dan banyak ‘cantolan’ untuk relay, sebaiknya jangan dibeli,” kata Doddy.

 

Begitu juga dengan kabel di belakang dan bawah dasbor. Kabel di bagian tersebut rawan korslet. Maka dari itu periksa dengan cermat bagian bawah mobil untuk memeriksa kondisinya. Pastikan kondisi kaki-kaki dan sasis masih baik.

Perlu diketahui, Suzuki Grand Vitara mengandalkan sasis dan bodi dengan warna senada. Jika di pasar mobil bekas Anda menjumpai Grand Vitara seken dengan warna sasis yang berbeda dari warna bodi maka Anda perlu mempertanyakannya apakah ganti warna atau ganti sasis.

Harga

Di pasaran harga Suzuki Grand Vitara bekas bervariasi. Umumnya Grand Vitara 2.0 tahun 2006 dibanderol sekitar Rp 60 jutaan sampai dengan Rp 115 jutaan. Jika ingin yang lebih muda, maka opsinya adalah membeli model keluaran tahun 2009-2012. Di pasar mobil bekas harganya berkisar Rp 120 jutaan sampai Rp 250 jutaan.

Tentu saja harga mobil bekas ini tergantung dari kondisi dan kota asalnya. Sebelum memutuskan pergi ke showroom mobil bekas, jangan lupa untuk memeriksa seberapa besar pajak kendaraan yang harus dibayar oleh pemilik Grand Vitara.

Untuk Suzuki Grand Vitara bekas tahun 2006-2011, besaran PKB-nya mencapai Rp 5,5 juta sampai Rp 6 juta per tahun. Sedangkan untuk unit yang lebih baru mencapai di atas Rp 6 juta hingga Rp 8 jutaan.

Jika ingin membeli mobil SUV dengan harga terjangkau, Suzuki Grand Vitara bekas bisa menjadi solusinya. Selain mempunyai harga yang ramah di kantong, mobil ini mempunyai desain yang terbilang masih menarik. Hanya saja Anda perlu memastikan bahwa komponen mobil incaran Anda terbebas dari masalah dan mempertimbangkan soal onderdil.

0 64

Motor BMW, Menjelang bergantinya tahun, BMW Motorrad Indonesia masih punya kejutan menarik untuk masyarakat. Pabrikan motor asal Jerman ini berencana menghadirkan dua motor baru dalam waktu dekat. Motor itu adalah R nineT Urban GS dan K1600B Bagger.

Rencananya motor itu akan diluncurkan akhir bulan Oktober nanti. Joe Frans, CEO Maxindo Motor mengatakan pihaknya akan meluncurkan dua produk itu pada 24 Oktober mendatang. Melirik spesifikasinya, dua motor gede ini mengandalkan mesin di atas 1.000 cc.

Lantas apa keistimewaan dari motor BMW ini? Mari kita lihat detail singkat dua motor baru BMW ini.

BMW R nineT Urban GS

BMW R nineT Urban GS mengandalkan mesin boxer berkapasitas 1.170 cc. Tenaga puncak mesin ini diklaim mencapai 111,5 PS pada putaran 7.750 rpm dengan torsi 116 Nm pada 6.000 rpm. BMW mengombinasikan mesin ini dengan transmisi manual 6-percepatan.

Motor ini tampil dengan desain yang cukup unik. BMW mendesainnya layaknya motor jadul. Desain motor yang masuk jajaran R nineT ini terinspirasi dari motor petualang legendaris BMW R 80 GS yang pernah dua kali meraih kemenangan di ajang Paris-Dakkar di tahun 1981 dan 1983.

Baca juga: 3 Konsep Modifikasi BMW G310R

Maka dari itu jangan heran bila ada kemiripan di antara kedua motor ini. Persamaan itu terlihat di bagian tangki yang dibalut warna putih dengan perpaduan grafis biru di sisinya. Selain itu jok motor ini tampil mencolok dengan warna merah.

“BMW R nineT Urban GS setia pada desain masa lalu, tapi di saat bersamaan juga menunjukkan rasa hormat terhadap teknologi modern. Motor ini menggendong mesin dan sistem elektrik andal milik BMW RnineT,” tulis BMW Motorrad Inggris dalam laman resminya, dilansir dari Oto.

Motor gede ini ditawarkan dalam dua varian, yakni standar dan X. Untuk soal fitur, R nineT Urban GS mengusung fitur keselamatan yang memadai. Ada anti-lock braking system (ABS) yang menjadi kelengkapan standar. Selain itu juga ada tambahan fitur automatic stability control (ASC) untuk varian tertinggi.

Sementara varian standar mengusung pelek palang dengan ban yang lebih cocok dipakai berkendara dalam kota. Lalu khusus varian X mengusung fitur yang cocok untuk dipakai berpetualang.

BMW menyematkan pelek jari-jari, pemanas stang, indikator LED hingga opsi ban off-road. Berbekal tambahan fitur tersebut, harga BMW R nineT Urban GS menjadi lebih tinggi dari varian standar.

BMW K1600 Bagger

Lain halnya dengan R nineT Urban GS, motor yang satu ini mengusung gaya American cruiser. Moge ini cocok dipakai di jalan beraspal dan untuk perjalanan jauh. Di sektor performa, BMW K1600 Bagger mengandalkan dapur pacu berkapasitas 1.649 cc dengan konfigurasi 6-silinder segaris. Mesin ini diklaim bisa menghasilkan tenaga sebesar 160,43 PS pada 7.750 rpm dengan torsi 175 Nm pada 5.250 rpm.

Tidak hanya itu, motor BMW ini juga dilengkapi Dynamic ESA sebagai kelengkapan standar. Di dalam fitur itu terdapat dua pilihan berkendara, yakni road dan cruise. Untuk mode standar menawarkan kenyamanan bantingan suspensi dengan kemampuan traksi maksimal di berbagai permukaan jalan.

Sementara untuk mode cruise cocok dipakai bersantai, khususnya ketika berkendara dengan kecepatan rendah. Juga ada fitur shift assistant pro sebagai opsi yang membuat pengendara dapat melakukan perpindahan gigi tanpa perlu menekan tuas kopling.

“K1600B sangat mudah diajak bermanuver karena adanya reverse assist feature. Bisa diaktifkan dengan menekan tombol di sebelah kiri. Kemudian tekan tombol starter untuk melakukan pergerakan (mundur),” tulis BMW Motorrad Global.

Bila ingin membeli motor BMW ini, silakan nantikan kehadirannya akhir bulan ini.

0 67

Toyota Etios Valco, Toyota Astra Motor (TAM) saat ini menjadi yang terdepan untuk urusan penjualan mobil di Indonesia. Beberapa mobil yang ditawarkan sukses menjadi incaran banyak orang. Akan tetapi ada pula mobil Toyota yang kurang laku di pasaran.

Salah satunya adalah Toyota Etios Valco. Di Indonesia, mobil ini berhadapan dengan Honda Brio dan Suzuki Ignis yang sama-sama menghuni segmen city car. Sayangnya berbekal nama Toyota yang cukup baik di mata masyarakat saja tidak cukup bagi mobil ini untuk berhadapan dengan dua rivalnya.

Menurut Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) distribusi dari diler ke pabrik (wholesales) Etios Valco hanya mencapai 612 unit sepanjang Januari hingga September 2017. Angka penjualan tersebut menurun tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang bisa mencapai 3.009 unit.

Penurunan penjualan Etios Valco ini diyakini bukan tanpa sebab. Menurut Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT TAM, sejak kehadiran Agya bermesin 1,2 liter, konsumen mulai beralih ke mobil LCGC itu daripada memilih Etios Valco.

“Saat masuk ke market, kami melihat kebutuhan, Toyota Etios Valco secara model enggak jelek dan bagus,” ungkap Soerjopranoto, sebagaimana dilansir dari Kumparan.

Menurutnya ada satu kekurangan yang ada pada Toyota Etios Valco. Mobil perkotaan ini tidak mempunyai varian matik. Alhasil konsumen yang tinggal di kota-kota besar beralih memilih Agya 1.2 liter matik.

Bila Anda menanti kehadiran Toyota Etios Valco varian matic, ada kabar bagus. Soerjopranoto mengungkapkan pihaknya akan mencoba untuk melakukan studi untuk menghadirkan Etios Valco matic.

“Nanti saya coba studi deh otomatisnya,” jelasnya.

Baca juga: Pilih Toyota Agya 2017 Atau MPV Bekas?

Untuk diketahui, Etios Valco yang dijual di Tanah Air saat ini mengandalkan mesin seri 3 NR-FE berkapasitas 1.197 cc, empat silinder, 16 katup, DOHC. Mesin ini dapat mengeluarkan tenaga sebesar 80 PS pada putaran mesin 5.600 rpm dengan torsi puncak 10,6 kgm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda melalui transmisi manual 5-percepatan.

Jika melirik negara lain, Brasil merupakan salah satu negara yang juga memasarkan mobil ini. Hanya saja di sana Toyota menghadirkan Etios Valco bermesin 1,3 liter 16 katup empat silinder. Tneaganya sedikit lebih besar, yakni 98 dk dengan torsi 13,1 kgm. Untuk transmisinya memakai otomatis 4-percepatan.

Yamaha XMAX 250 Indonesia, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menarik perhatian pecinta motor Tanah Air dengan menghadirkan skuter matik MAXI. Salah satu pendatang barunya adalah Yamaha XMAX 250. Beberapa waktu lalu YIMM membuka pemesanan motor barunya ini via online. Hanya saja inden online itu sudah ditutup.

Kabar baiknya, YIMM berencana untuk kembali membuka pemesanan motor Yamaha ini. Jika Anda berminat untuk membeli motor matic tersebut jangan lewatkan kesempatan ini. Melalui akun Twitter resminya, YIMM memberikan informasi akan kembali membuka order online Yamaha XMAX.

Pemesanan online ini akan dibuka pada 10 November mendatang. Bila calon konsumen berminat untuk melakukan order online, silakan mengunjungi situs resmi www.yamaha-motor.co.id

Motor matic saudara Yamaha NMAX ini punya beberapa keunggulan. Yamaha XMAX 250 Indonesia dibekali dengan fitur-fitur yang bahkan tidak ada di motor sport 250 cc seperti Honda CBR250RR, Kawasaki Ninja 250 dan Yamaha R25. Itulah mengapa skuter matik bongsor ini laris di pasaran.

Salah satu tawaran dari motor berlogo tiga garputala ini bagasi yang lebih luas. Tidak hanya itu, Yamaha XMAX 250 juga dilengkapi dengan fitur keyless yang disebut Smart Key System (SKS) fitur ini sebelumnya sudah hadir di Aerox 155 VVA.

Dengan fitur ini, mesin XMAX 250 bisa menyala tanpa anak kunci. Pengendara cukup memasukkan anak kunci di dalam saku. Dari jarak 120 cm ke depan dan belakang, serta 100 cm ke samping anak kunci tersebut akan terbaca oleh receiver. Maka kenop kontak dapat diaktifkan.

Motor Yamaha ini juga punya fitur penunjang keselamatan yang diberi nama Traction Control System (TCS). Cara kerja fitur ini, awalnya ECU akan memantau kecepatan kedua roda. Selain itu ECU ini juga akan membaca putaran mesin, hingga sistem injeksi.

Baca juga: Cara Pemesanan Yamaha XMAX 250

Bila terdeteksi adanya perbedaan kecepatan karena selip, maka TCS langsung bekerja mengurangi tenaga ke roda. Untuk mengurangi tenaga ECU memundurkan ignition timing dan mengurangi semprotan bensin.

Menariknya fitur TCS ini bisa diaktifkan maupun dinonaktifkan. Caranya adalah dengan menekan dan tahan tombol di setang kanan. Indikator aktif atau mati akan ditampilkan pada layar spidometer dengan tanda TCS ON atau OFF.

Melirik bagian dasbor, Yamaha Xmax dilengkapi multifunction speedometer perpaduan analog dan LCD berukuran besar. Terdapat Multi Information Display (MID) yang menyajikan informasi yang memadai untuk pengendara selama perjalanan. Di samping itu berkendara juga semakin nyaman dengan adanya windshield dan handlebars.

Melihat dapur pacunya, XMAX 250 dipersenjatai dengan mesin 4-tak satu silinder berkapasitas 250 cc, SOHC, berpendingin cairan. Mesin ini sudah dilengkapi dengan teknologi Blue Core dan Forged Piston & DiASil Cylinder. Tenaga maksimum dari mesin ini 16,8 kW pada putaran 7.000 rpm dengan torsi puncak 24,4 Nm pada putaran mesin 5.500 rpm.

Kapasitas bagasi motor Yamaha ini lapang, yakni mencapai 13 liter. Sehingga motor matic ini cocok untuk dipakai touring atau perjalanan jarak jauh. Bagasi ini dapat memuat hingga 2 helm full face berukuran XL. Tidak hanya itu, juga terdapat lampu LED pada bagasi ekstra luas ini.

Di samping itu juga terdapat fitur Electric Power Socket di bagasi depan. Fungsinya untuk memudahkan pengendara mengisi daya smartphone miliknya selama perjalanan.

Agar keselamatan pengendara terjamin, Yamaha XMAX Indonesia dilengkapi dengan rem cakram ganda yang diklaim memiliki cengkraman yang kuat dan kokoh. Juga tersedia fitur Anti-Lock Brake System (ABS) supaya pengereman dapat dilakukan lebih maksimal.

Di sektor roda, Yamaha XMAX 250 Indonesia mengusung ban tubeless wide tire berukuran 120/70-15 di bagian depan dan 140/70-14 di belakang.

0 73

Sunroof Mobil, Mobil baru yang beredar di pasaran saat ini dilengkapi dengan jajaran fitur yang menarik. Mulai dari fitur hiburan, keamanan, keselamatan hingga fitur yang dapat membuat tampilan mobil terlihat mewah. Fitur yang biasa ditemui pada mobil mewah adalah sunroof.

Belakangan ini pabrikan mobil berlomba-lomba untuk menghadirkan mobil lengkap dengan fitur sunroof. Tujuannya supaya mobil buatannya terlihat lebih berkelas dan menarik hati konsumen. Hanya saja ada hal yang perlu diperhatikan.

Sebuah majalah asal Amerika, Consumer Report baru-baru ini melakukan sebuah penelitian terhadap kasus sunroof yang meledak. Rupanya bagian atap yang menggunakan pelapis kaca berpotensi pecah dan mengeluarkan suara seperti ledakan pada ban mobil. Dari hasil penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, tercatat setiap satu bulan sekali ada sunroof yang meledak secara tiba-tiba.

Meski begitu angka tersebut masih tergolong kecil dibandingkan dengan meledaknya ban di jalanan. Hanya saja berdasarkan data yang ada, dalam 22 tahun belakangan ada sekitar 859 laporan mengenai sunroof mobil yang meledak. Meledaknya kaca ini dikarenakan standar kualitas dan bahan material yang dipakai tidak sesuai dengan regulasi dan perubahan industri.

Tidak hanya itu, menurut laman Motor1, berdasarkan penelitian Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya nasional atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), pedoman keselamatan untuk sunroof saat ini tidak sesuai dengan perkembangan dan penerapan atap panorama yang lebih besar.

Tidak hanya disebabkan karena kualitas, ada pula yang berpendapat kaca sunroof lebar juga rentan meledak. Di sisi lain juga ada yang mengatakan sunroof pecah karena terkena lemparan bebatuan kecil atau proyektil di jalanan.

Menurut data NHTSA, laporan mengenai sunroof yang hancur sudah mulai terjadi sejak 1995. Hanya saja jumlah laporannya tidak banyak. Lalu pada tahun 2014 ada lonjakan laporan. Sepanjang tahun 2014 ada 187 kasus mengenai sunroof meledak.

Baca juga: Tips Menghindari Pencurian Kaca Spion Mobil

Dari tahun 1995 hinga 2017 hampir semua merek pernah mengalami pecah sunroof. Dari beberapa merek yang ada, KIA dan Hyundai menjadi yang paling banyak dilaporkan. Untuk mobil KIA, Sorento menjadi mdoel yang cukup diselidiki oleh NHTSA. Sebab kaca yang meledak pada mobil tersebut bisa menyebabkan pengemudi dan penumpang terluka.

0 74

Ban Mobil, Mobil mempunyai banyak komponen penting. Salah satunya adalah ban. Singkatnya ban merupakan komponen yang memungkinkan mobil bisa berjalan. Tanpa adanya karet bulat ini, maka kendaraan akan sulit atau bahkan tidak dapat dijalankan.

Sama seperti bagian lainnya, ban mobil juga membutuhkan perhatian tersendiri. Sebab ban bisa saja mengalami masalah saat mobil dipakai. Yang lebih parah masalah tersebut dapat membahayakan keselamatan pengguna. Permasalahan yang lazim dialami oleh pemilik mobil adalah pecah ban.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan ban mobil pecah di jalan. Untuk mengetahuinya silakan simak uraian berikut, sebagaimana dilansir dari Otomotifnet.

Tekanan Ban

Penyebab pertama ban pecah adalah tekanan angin ban yang kurang atau di bawah standar yang direkomendasikan oleh pabrikan. Ban akan pecah jika kekurangan angin lantaran bidang kontak dengan jalan menjadi tidak optimal.

Untuk diketahui, optimalnya seluruh permukaan ban terkena jalan. Bila tekanan angin pada ban kurang, maka bisa membuat ban menjadi panas. Saat ban semakin mengembang, kawat baja tidak dapat menahan pengembangan pemuaiannya. Alhasil ban mobil menjadi pecah.

Ada Benda Keras

Benda keras seperti batu atau pecahan kaca bisa saja terselip di sela kembangan ban. Hal ini bisa menjadi permasalahan tersendiri bagi pengguna mobil. Saat mobil berjalan, bagian yang terselip benda tajam seperti dipalu berulang-ulang. Hal inilah yang membuat ban mobil bisa pecah.

Lubang di Jalan

Selain adanya benda keras, lubang di jalan juga bisa membuat ban pecah. Jika benturan cukup kuat, maka bisa membuat ban sobek. Maka dari itu alangkah baiknya Anda menghindari untuk menerjang lubang di jalan.

Baca juga: Penyebab Ban Mobil Tidak Awet Dan Cepat Aus

Beban Berlebih

Penyebab terakhir ban mobil pecah adalah beban yang berlebihan (overload). Masing-masing ban mempunyai toleransi bobot. Contohnya, jika indeks beban 70, maka ban tersebut mempunyai kemampuan menahan beban hingga 335 kg.

Bila dikali 4 maka beban yang bisa ditanggung 1.340 kg. Jika berat kosong mobil mencapai 1.075 kg, maka sisa beban yang bisa ditampung adalah 255 kg.

Apabila mobil dipaksa membawa beban 375 kg secara terus menerus, maka kondisi dinding ban menjadi mudah retak. Bahkan lapisan ban luar juga akan terkelupas. Kondisi ini akan semakin parah bila tekanan angin ban di bawah standar.

0 60

Motor China, Berbicara soal sepeda motor, ada beberapa pabrikan ternama yang sudah lama memproduksi motor. Mulai dari merek Jepang hingga Eropa. Selain kedua wilayah tersebut, China sebenarnya juga menjadi negara pembuat kendaraan bermotor yang beberapa kali sukses mencuri perhatian banyak orang.

Produk asal Negeri Tirai Bambu biasanya terkenal dengan harga yang terjangkau. Tidak hanya itu saja, pabrikan motor maupun mobil di sana juga tampak piawai dalam membuat kloning produk yang sudah ada di pasaran. Salah satu kasus yang sempat membuat heboh adalah kembaran Range Rover asal China.

Rupanya tidak berhenti sampai di situ, kini giliran kendaraan roda dua yang menjadi korbannya. Salah satu pabrikan motor asal Tiongkok, Loncin baru saja menghadirkan Loncin HR7. Melihat tampilannya, mungkin Anda bisa menebak motor mana yang dijadikan sasaran kloning.

Motor ini mempunyai desain seperti Honda CB500F. Tidak hanya sebatas tampilannya saja, rupanya spesifikasi yang diusung juga cukup mirip dengan motor Honda itu.

Motor China ini mengusung desain naked sport. Beberapa bagian di bodi membuatnya terlihat agresif karena mengusung desain dengan lekukan tajam. Untuk sektor dapur pacunya juga mirip. Loncin HR7 mengandalkan mesin berkapasitas 471 cc. Mesin ini dapat mengeluarkan tenaga sebesar 47 hp pada putaran mesin 8.500 rpm dengan torsi 323 lb-ft pada 7.000 rpm.

Baca juga: Spesifikasi dan Harga Honda CB500F

Sebagai pembanding, Honda CB500F dibekali dengan mesin 500 cc, 8 valve, DOHC dengan pendingin cairan. Tenaga yang dihasilkan mesin ini diklaim mencapai 37,1 kW pada 8.500 rpm dengan torsi 44,5 Nm pada 7.000 rpm. Rasio kompresi motor ini 10,7:1. Sementara konsumsi bahan bakarnya mencapai 26,8 km/liter.

Meski begitu motor ini dilengkapi dengan tambahan fitur lain yang tidak terdapat pada Honda CB500F. Contohnya adalah sistem pengereman depan yang memakai double disk brake. Pada CB500F pengereman depannya masih mengandalkan single disk.

Tidak hanya itu, motor sport naked ini juga dilengkapi dengan sensor keamanan dan fitur Anti-lock Brake System (ABS). Fitur lain yang bisa ditemui pada HR7 adalah peredam kejut upside down. Sedangkan Honda CB500F masih mengusung suspensi depan teleskopik. Sementara suspensi belakang sama-sama mengandalkan monoshock.

Bagaimana, berminat untuk membeli motor China kembaran Honda CB500F ini?

0 113

Mobil Terlaris, Sepanjang tahun ini sudah ada beberapa mobil baru yang masuk pasar otomotif Tanah Air. Mulai dari versi facelift hingga produk yang benar-benar baru. Setelah 9 bulan berlalu, bagaimana penjualan mobil di Indonesia? Model apa saja yang menjadi mobil terlaris saat ini?

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil dari pabrik ke dealer (wholesales) di bulan September justru mengalami penurunan. Adapun penurunan tersebut mencapai 9,9 persen dari bulan sebelumnya, yakni mencapai 87.645 unit. Turun signifikan dibanding bulan Agustus 2017 yang penjualannya menembus angka 97.256 unit.

Beberapa mobil terpantau mengalami penurunan penjualan. Akan tetapi mobil-mobil tersebut tetap berhasil masuk dalam daftar 20 besar mobil terlaris saat ini.

Secara keseluruhan Toyota tampak masih dominan. Tiga mobil Toyota berhasil bertengger di atas. Pada bulan September kemarin Toyota Avanza masih memimpin dengan total penjualan 8.083 unit. Hanya saja angka penjualan ini lebih kecil dari bulan sebelumnya yang bisa menembus 10.212 unit.

Disusul Toyota Calya yang membukukan penjualan 5.174 unit. Penjualan mobil LCGC ini juga menurun dari bulan sebelumnya yang mencapai 5.992 unit. Masih model MPV, Toyota Kijang Innova menduduki peringkat ketiga dengan meraih angka penjualan 4.977 unit.

Baca juga: Diskon Mobil LCGC Akhir Tahun

Di posisi keempat ada Daihatsu Sigra. MPV murah saudara Calya ini berhasil terjual 3.878 unit sepanjang bulan kemarin. Disusul oleh Honda Brio Satya di peringkat kelima yang membukukan penjualan 3.559 unit.

Lantas bagaimana dengan beberapa mobil baru yang masuk di Tanah Air?

Ada beberapa mobil yang tergolong pemain baru namun berhasil masuk dalam daftar 20 mobil terlaris. Salah satunya adalah Toyota Sienta yang berada di urutan ke-15. MPV pintu geser ini meraih penjualan 1.612 unit.

Kemudian juga ada Suzuki Ignis yang berada di peringkat 18 dengan penjualan 1.412 unit sepanjang September 2017. Ignis menjadi mobil kedua Suzuki yang masuk dalam daftar setelah Suzuki Ertiga yang berada di urutan 9 dengan penjualan 2.713 unit.

Tidak hanya itu, Wuling Confero rupanya juga berhasil masuk dalam daftar 20 besar. Mobil asal China yang merupakan pemain baru di pasar low MPV ini menorehkan penjualan 1.391 unit sehingga membuatnya berhasil berada di peringkat 19.

Sayangnya Mitsubishi Xpander belum berhasil masuk daftar. Pada penjualan September 2017 MPV Mitsubishi ini mengantongi penjualan sebesar 1.096 unit yang membuatnya berada di urutan ke-21.

Daftar Mobil Terlaris September 2017

No.ModelPenjualan
1Toyota Avanza 8.083 unit
2Toyota Calya5.174 unit
3Toyota Kijang Innova 4.977 unit
4Daihatsu Sigra 3.878 unit
5Honda Brio Satya 3.559 unit
6Daihatsu Xenia 3.115 unit
7Honda HR-V 2.864 unit
8Daihatsu Ayla 2.561 unit
9Suzuki Ertiga 2.713 unit
10Honda BR-V 2.471 unit
11Pajero Sport 2.328 unit
12Toyota Fortuner 2.040 unit
13Honda Mobilio 2.031 unit
14Honda CR-V 1.713 unit
15Toyota Sienta 1.612 unit
16Toyota Agya 1.496 unit
17Toyota Rush 1.441 unit
18Suzuki Ignis 1.412 unit
19Wuling Confero 1.391 unit
20Honda Jazz 1.173 unit